HARIANSIBER.COM|BARABAI-Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan Babinsa jajaran Kodim 1002/HST melaksanakan pendampingan panen padi warga binaan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1002-06/Barabai melaksanakan pendampingan panen raya padi milik bapak Tabrani dari Kelompok Tani Tiga Sekawan di desa Bakapas Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selasa (26/03/2024).

Kegiatan yang dilakukan oleh Serka Sudarwanto bersama 4 orang anggota Koramil Barabai merupakan salah satu upaya pembinaan wilayah yang dilakukan oleh Babinsa dalam mendukung tugas pokok satuan,”terang Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Rudi Hartono melalui sambungan seluler

Lebih lanjut Kapten Inf Rudi Hartono mengatakan, Pembinaan Teritorial oleh Babinsa dapat dilakukan dengan berbagai cara atau metode yang disebut dengan metode Binter,

“Cara yang tepat untuk melaksanakan Binter yaitu komunikasi sosial, dengan cara ini Babinsa dapat langsung berinteraksi dengan warga binaan, dalam melakukan pembinaan wilayah,

Komunikasi sosial dapat dilakukan dimana saja tergantung situasi kondisi dilapangan, Seperti para Babinsa Koramil Barabai sembari komsos juga membantu warga binaan panen padi, dan ini juga merupakan salah satu upaya Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan,”tuturnya

Sementara itu Tabrani pemilik lahan padi jenis Siam Madu seluas 1 hektare dari kelompok tani Tiga Sekawan sangat berterimakasih kepada Babinsa Koramil Barabai yang telah melaksanakan pendampingan dari penyiapan lahan, pembibitan, perawatan tanaman hingga saat ini musim panen, dan alhamdulillah hasil panen kali ini sangat memuaskan”.ucapnya

Sedangkan Abas Baseri.S.Pt, selaku Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Barabai menyampaikan berdasarkan hasil ubinan panen padi jenis siam maju, seluas 12 borongan dengan hasil 1,6 Ton, alhamdulillah ini merupakan hasil panen yang bagus”.tegasnya.

(pen1002hst|Budi).

Jakarta Selatan, HD– TOP BUMD Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD Terbaik di Indonesia termasuk BLUD dan Dinas yang terkait BUMD. Rabu (20/3/2024) Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo memperoleh Penghargaan TOP Pembina BUMD 2024 dalam ajang TOP BUMD Award 2024. Hal ini sangat membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Acara yang dilaksanakan di Dian Ballroom –Hotel Raffles Jakarta Lt. 11 Ciputra World – Jl. Prof. DR Satrio No.5 Kuningan, Jakarta Selatan. Dengan mengusung tema ”Penguatan Tata Kelola dalam membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.

Penghargaan tersebut antara lain diraih oleh Bupati Lamtim M Dawam Rahardjo sebagai TOP Pembina BUMD 2024.
Selanjutnya RSUD Sukadana Lampung Timur sebagai TOP BUMD Awards 2024 dengan kategori Bintang Empat.
Kemudian TOP CEO BUMD 2024 diberikan kepada Tony Adryansyah sebagai Direktur Utama PT BPRS ( Perseroda ).

Disampaikan Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo setelah menerima penghargaan, mengungkapkan “terimakasih kepada jajaran direksi dan staf PT BPRS Lampung Timur dan RSUD Sukadana, semoga kedepan pelayanan lebih maju lagi.

Bupati Dawam melanjutkan, penghargaan ini merupakan ketiga kalinya yang diterima secara berturut-turut, saya persembahkan untuk masyarakat Lampung Timur, sebagai upaya memperbaiki kinerja BUMD kita, dalam melayani masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran PT BPRS dan RSUD juga semua pihak yang telah turut andil bekerja keras sehingga mendapat penghargaan TOP BUMD Award 2024” ujar Dawam.
Dawam juga berhapan kedepan penghargaan ini dapat terus dipertahankan dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan penghargaan ini kita tidak akan berpuas diri tapi akan dijadikan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan prestasi dan pelayanan kepada masyarakat Lampung Timur,” kata Dawam.

Ditambahkan Direktur Utama, PT BPRS Lampung Timur Tony Adryansyah menjelaskan Penghargaan yang diraih adalah hasil dari kolaborasi yang solid antara pemerintah, BUMD, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami akan terus berinovasi dan berupaya untuk menjadi teladan dalam pengelolaan BUMD yang transparan, efisien, dan berdaya saing tinggi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan kami hingga saat ini,” kata Tony Adryansyah. (Setya N)

Pesisir Barat, HD – Pemerintah Pekon Sumber Agung, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, membagikan beras bantuan dari Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) sebanyak 3110 kilogram untuk 311 kepala keluarga (KK) di 8 dusun, Senin (4/3/2024).

Pembagian beras bantuan PMK itu dihadiri Kepala desa (Peratin) Zaili Dalam kesempatan itu, Peratin Zaili mengatakan, pembagian beras bantuan PMK ini merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat .

“Bantuan beras ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” dan di bagikan bantuan beras PMK ini akan didistribusikan kepada Warga pada 8 Dusun Pekon Sumber Agung secara langsung. “

Salah seorang penerima manfaat bantuan beras PMK, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah apa lagi dalam hitungan hari lagi menjelang bulan ramadan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan beras ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar

Bantuan beras ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. “Bantuan beras ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga saya menjelang bulan puasa nanti. Pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD –  Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Pemkab Pesibar, Drs. Zukri Amin, M.P., pimpin kegiatan High Level Meeting (HLM) Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah, di ruang rapat Bupati, Lantai 4 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (4/3/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., para Kabag, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Asisten II Zukri Amin mengatakan rakor TPID guna menjaga laju inflasi yang rendah dan stabil dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Sehingga perlu dilakukan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pengendalian inflasi untuk mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,5 + 1 persen,” ujar Asisten II Zukri Amin.

Asisten II Zukri Amin menjelaskan bahwa empat faktor utama yang menentukan inflasi yaitu 4K, diantaranya Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, Komunikasi efektif. “4K inilah yang perlu menjadi perhatian serius bersama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini,” ungkap Asisten II Zukri Amin.

Masih kata Asisten II Zukri Amin, pemerintah telah merumuskan enam upaya konkrit pengendalian inflasi yakni operasi pasar murah, Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pasar, kerjasama dengan daerah penghasil, gerakan menanam, bantuan transportasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk inflasi.

“Langkah dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini 1445 hijriah dalam rangka memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan adalah dengan melakukan sidak ke pasar, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa ramadhan dengan baik,” pungkas Asisten II Zukri Amin.

(Sony/red)

PPPesiair Barat, HD – Bupati Pesisir Barat (Pesibar) diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P., menghadiri kegiatan forum konsultasi publik Tahun 2024 untuk penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pesibar Tahun 2025, di Aula Sunset Beach Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (7/2/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Syaifullah, S.Pi., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Barat (Lambar), Nasrullah Arsyad, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan camat se-Pesibar.

Dalam sambutannya Asisten II Zukri Amin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan dalam proses penyusunan RKPD Pesibar Tahun 2025, dengan proses penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran dimulai satu tahun sebelum dilaksanakan.

“RKPD Tahun 2025 adalah tahun keempat dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, diharapkan pada tahun mendatang merupakan keberlanjutan dari pelaksanaan pembangunan Tahun 2025 dalam upaya pencapaian visi terwujudnya Pesibar yang amanah, maju, dan sejahtera,” tutur Asisten II Zukri Amin.

Dilanjutkan Asisten II Zukri Amin, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017, dimana proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan sehingga dapat tercipta sinkronisasi antara dokumen rancangan awal RKPD dengan rancangan awal Rencana Kerja (Renja) terkait dengan sinergitas antara perencanaan pembangunan nasional, provinsi, dan kabupaten, serta menjamin terpenuhinya pembangunan di masyarakat yang tepat sasaran.

“Oleh karena itu dalam kegiatan kali ini BPS Lambar akan memaparkan rancangan awal RKPD Tahun 2025 serta tinjauan ekonomi makro Pesibar Tahun 2025,” jelas Asisten II Zukri Amin.

Lebih jelas Asisten II Zukri Amin menerangkan beberapa poin yang harus menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan Pesibar Tahun 2025 terkait program, kegiatan, dan sub kegiatan oleh perangkat daerah yaitu, pencapaian visi dan misi RPJMD, pencapaian indikator kinerja Rencana Strategi (Renstra), pemenuhan belanja standar pelayanan minimal, dan pemenuhan mandatory spending dalam upaya sinergitas pencapaian program prioritas nasional dan provinsi

“Untuk itu dalam kegiatani ini diharapkan menjadi forum diskuksi antar pemangku kepentingan untuk memperkaya dan menyempurnakan rancangan awal RKPD Tahun 2025,” pungkas Asisten II Zukri Amin

(Tim/Sony)

Pesisir Barat, HD- Pj. Sekda Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Drs. Jon Edwar, M.Pd. menyerahkan secara simbolis Penyerahan Hadiah dan Penghargaan Lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Pedesaan dan Perkotaan Tahun 2023 kepada Kecamatan dan Pekon/Kelurahan, di Ruang Rapat Sekda, Lantai 3 Gedung A, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (30/1/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M. beserta Camat dan Peratin yang termasuk dalam penerima Hadiah dan Penghargaan.

Dalam laporannya, Kepala Bapenda, Tedi Zadmiko, mengatakan bahwa Kecamatan yang berhasil menerima penghargaan dalam kegiatan tersebut yaitu Kecamatan Pulau Pisang sebagai Kecamatan lunas PBB tercepat. “Dan Kecamatan Bangkunat sebagai Kecamatan dengan realisasi PBB terbesar,” ungkapnya

Masih dalam paparan Tedi, untuk ditingkat Pekon/Kelurahan, Kelurahan Pasar Kota Krui sebagai realisasi lunas terbesar I dan Pekon Seray sebagai realisasi lunas terbesar II untuk di Kecamatan Pesisi Tengah. Di Kecamatan Pesisir Selatan ada Pekon Tanjung Jati sebagai lunas tercepat dan Pekon Tulung Bamban sebagai lunas terbesar. “Di Kecamatan Lemong ada Pekon Bambang sebagai lunas tercepat dan Pekon Tanjung Jati sebagai lunas terbesar. Untuk Kecamatan Pesisir Utara ada Pekon Padang Rindu sebagai lunas tercepat dan Pekon Kerbang Langgar sebagai lunas terbesar,” jelas Tedi.

Tedi Zadmiko melanjutkan, untuk Kecamatan Karya Penggawa, Pekon Penggawa V Ulu sebagai lunas tercepat dan Pekon Penggawa V Tengah sebagai lunas terbesar. Selanjutnya di Kecamatan Pulau Pisang yaitu Pekon Labuhan sebagai lunas tercepat dan Pekon Suka Dana sebagai lunas terbesar. Untuk Kecamatan Way Krui yakni Pekon Gunung Kemala Timur sebagai lunas tercepat dan Pekon Labuhan Mandi sebagai lunas terbesar. “Di Kecamatan Krui Selatan ada Pekon Pemerihan sebagai lunas terbesar I dan Pekon Suka Jadi sebagai lunas terbesar II,” tambah Tedi.

Tedi menandaskan, di Kecamatan Ngambur, Pekon Ulok Mukti sebagai lunas terbesar I dan Pekon Mon sebagai lunas terbesar II. Berikutnya Kecamatan Ngaras yaitu Pekon Negeri Ratu Ngaras sebagai lunas tercepat dan Pekon Padang Dalam sebagai lunas terbesar. “Terakhir Kecamatan Bangkunat yaitu Pekon Pagar Bukit sebagai lunas tercepat dan Pekon Kota Jawa sebagai lunas terbesar,” tandasnya.

“Pemberian hadiah dan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Pesibar atas semangat pemerintahan kecamatan dan khususnya pemerintahan pekon dalam memungut realisasi PBB,” tutup Tedi.

Sementara Pj. Sekda Jon Edwar menambahkan pihaknya mengapresiasi upaya pemerintahan kecamatan dan pekon dalam hal pemungutan PBB. “Pemberian hadiah dan penghargaan ini sebagai pemberi semangat terhadap rekan-rekan di kecamatan dan pekon dalam hal pemungutan PBB,” ungkap Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar mengimbau agar masyarakat Pesibar terus meningkatkan ketaatannya dalam melunasi PBB sesuai dengan yang telah tertera yang dipastikan sudah sesuai aturan itu. Ketaatan dalam membayar PBB juga merupakan wujud dukungan dan partisipasi langsung masyarakat dalam pembangunan Pesibar kedepannya. “Realisasi PBB berpengaruh besar terhadap besaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang akan dikucurkan oleh Pemerintah pusat ke daerah,” tukas Pj. Sekda Jon Edwar

 

(Rizky)

LAMPUNG SELATAN, HD– Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meresmikan bantuan bedah rumah warga Kecamatan Rajabasa, yang program pemerintah daerah Lampung Selatan tahun 2024 yang bersumber dari CSR (Corporate Social Responsibility) dari ASDP. Giat berlangsung di salah satu penerima bantuan Asmoro (54) tahun warga Desa Kunjir Kecamatan Raja Basa Kabupaten setempat. Senin, (29/01/2024).

Peresmian program bedah rumah warga itu ditandai dengan penyerahan kunci secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang didampingi oleh anggota DPRD dan Sekretaris Daerah Thamrin beserta jajaran lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Nanang mengucapkan selamat kepada Asmuro yang telah mendapatkan bantuan bedah rumah semoga ini bermanfaat dan ini bentu keperdulian dari Pemerintah Daerah secara bertahap dalam mewujudkan rumah layak huni serta peningkatan tarap kesejahteraan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah selamat ya, semoga rumah ini bisa bermanfaat membawa keberkahan dan kesehatan untuk ibu dan keluarga,”ucap Nanang.

Nanang juga menyampaikan, dana bantuan bedah rumah ini merupakan program pemerintah daerah yang sumbernya berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR), yang merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kabupaten dengan para pihak perusahaan yang ada di Lampung Selatan.

“ini bersumber dari ASDP, Kita selalu berusaha, mengajak keterlibatan semua elemen termasuk para pihak perusahaan memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar salah satunya mensupport melalui pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem, peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lampung Selatan ini, “Paparnya.

Lebih lanjut ia sampaikan, atas upaya dan keterlibat semuanya diharapkan mampu percepatan
dalam menuntaskan rumah warga tidak layak huni di kabupaten yang kita cintai ini, ujar Nanang diakhir sambutannya.

Pada kesempatan itu penerima manfaat Asmuro juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Lampung Selatan dan semua pihak terkait atas bantuan dibangunnya rumahnya menjadi rumah permanen yang layak untuk ditempati bersama keluarga.

“saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada bapak Bupati dan semuanya yang telah memberikan bantuan bedah rumah pada kami, Alhamdulillah sekarang kami tidak khawatir robah lagi saat hujan,”kata Asmuro. (Red)

Tanggamus, HD – Beredar informasi parkiran motor di SDN2 Talang Padang, Tanggamus dan menimpa 5 siswi, sehingga mereka harus dilarikan ke rumah sakit guna penanganan medis.

Saat kejadian, kelima siswi itu yang sedang berada di area parkiran. Bahkan seorang pelajar dikabarkan di rujuk ke RS Mitra Husada, Jum’at (26/01/2024) pagi.

Peristiwa itu terjadi pada saat pelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu kegiatan menanam tanaman apotik hidup seperti laos, jahe, kunyit dan serai.

Dan tanaman tersebut dibawa oleh masing-masing siswa/i SDN 2 Talang Padang.

Kelalaian guru dan kepala sekolah menyebabkan murid terluka, menjadi perhatian khusus, sebab guru tidak memperhatikan ketika murid-muridnya belajar tapi ditempatkan dibawah parkiran bobrok berbahan kayu, beratap asbes telah yang berdiri belasan tahun tanpa memperhatikan keselamatan.

“Kalo informasinya, parkiran motor itu sudah lama tidak digunakan sebagai parkir kendaraan. Ya kasian anak-anak. Saya rasa, Kepala sekolah dan dewan guru harus bertanggungjawab,” kata warga setempat kepada Media

Hingga saat ini terus dihimpun informasi para korban maupun keterangan dari pihak sekolah. Pihak berwenang harus mengambil tindakan sehingga kejadian serupa tidak terulang.

(TOMI)

Tulang Bawang Barat, HD- Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Dra. Bayana, M.Si. turut serta bagikan langsung bingkisan dari Gerakan Berbagi (Geber) Tubaba untuk penduduk berisiko stunting di Tiyuh/Desa Margodadi, Kecamatan Tumijajar, pada Jumat (26/01/2024).

“Alhamdulillah, saya bersama rekan-rekan bisa turun langsung ikut kegiatan sosial dari Geber Tubaba hari ini. Di Tiyuh Margodadi ini, kita bagikan bingkisan dari para donatur untuk keluarga yang berisiko stunting,” ujarnya.

“Pemerintah mengapresiasi kegiatan ini, Geber Tubaba ikut bantu entaskan stunting di Tubaba. Kami optimis gerakan sosial ini jadi bentuk kolaborasi yang sangat baik untuk menjadi solusi percepatan penurunan stunting di wilayah kita,” lanjut Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Tubaab ini.

Sementara itu, Ketua Geber Tubaba, Dr. Risky Fany Ardiansyah mengatakan bahwa kegiatan kali ini tetap fokus pada pengentasan stunting.

“Stunting ini masalah masa depan bangsa, untuk itu kami masih fokus membantu masyarakat yang memiliki risiko stunting,” ungkap Risky yang juga menjabat Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tubaba.

Di Tiyuh Margodadi ini, lanjutnya, Geber membagikan bingkisan untuk 38 sasaran, dengan indikator diantaranya yakni tidak memiliki jamban atau sarana sanitasi dan sumber air minum yang layak, serta pasangan usia subur yang punya risiko stunting.

“Gerakan sosial ini akan terus berlanjut setiap hari Jumat, semoga sedekah kecil ini bisa menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus membagikan kebaikan. Mari kita sisihkan sebagian rezeki kita, Insyaa Allah sedekah tidak akan membuat kita miskin,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

PESISIR BARA, HD- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) memastikan luasan aset tanah Atar Labuay Pekon Pahmungan Kecamatan Pesisir Tengah sudah sesuai dengan luasan sebenarnya sesuai dengan luasan yang dihibahkan oleh dua nama penghibah.

Hal itu setelah sebelumnya terjadinya penghitungan yang tidak sinkron antara luasan tanah yang dihibahkan oleh Faisol Purnama seluas 26 Hektare dan Shafik Bakri seluas 10 Hektare dengan total luas tanah mencapai 36 Hektare, dengan luasan yang diukur oleh Kantor Pertanahan Pesibar yang hanya menemukan hasil pengukuran seluas 23 Hektare lebih.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Gunawan, M.Si., Kamis (25/1/2024), mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya menerjunkan Tim untuk melakukan kroscek dan pengukuran ulang terhadap aset tanah Atar Labuay, dengan membawa 15 nama pemilik awal tanah dimaksud.

“Hasilnya memang benar bahwa luasan total aset tanah Atar Labuay milik Pemkab Pesibar tersebut mencapai 36 Hektare,” ungkap Asisten III Gunawan.

Menurut Asisten III Gunawan, ketidaksesuaian tersebut disebabkan pada saat Kantor Pertanahan Pesibar melakukan pengukuran, tanah seluas 36 Hektare tersebut tidak terukur secara keseluruhan. “Dan setelah 15 nama pemilik awal dari total tanah seluas 36 Hektare menunjukkan secara langsung tiap titik dan sudutnya, sehingga disimpulkan benar bahwa tanah aset Atar Labuay milik Pemkab Pesibar yang merupakan hibah dari Faisol Purnama dan Shafik Bakri luas total mencapai 36 Hektare,” tandasnya.

“Langkah selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan segera disertifikatkan secara keseluruhan oleh Kantor Pertanahan Pesibar,” pungkas Asisten III Gunawan.

(Rizky)