hariandiksi.com

LAMPUNG UTARA, (HD) – Gedung Pusiban Agung menjadi saksi bisu dimulainya babak baru dunia olahraga di Kabupaten Lampung Utara. Pada Jumat malam (13/02/2026), jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Utara masa bakti 2026-2030 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang khidmat dan penuh optimisme.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting daerah, termasuk Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., Wakil Bupati Romli, S.Kom., M.M., serta Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Ir. Taufik Hidayat, M.M., M.E.P. termasuk Pasipers 0412/LU Kapten Inf Sugiono yang mewakili Dandim.

Salah satu poin menarik dalam kepengurusan periode ini adalah kuatnya dukungan dari unsur TNI.

Kapten Inf Harpian Sari dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua IV, menunjukkan sinergi yang solid antara insan olahraga dan jajaran militer dalam membangun prestasi pemuda maupun pemudi.

Dandim 0412/LU yang diwakili oleh Pasipers Kapten Inf Sugiono memberikan dukungan moral. Kehadiran perwakilan Forkopimda lainnya, seperti dari Polres, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, hingga Kimal Lampung, menegaskan bahwa kemajuan olahraga adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen di Lampung Utara.

Di bawah kepemimpinan Ansori Sabak sebagai Ketua Umum, KONI Lampung Utara diperkuat oleh jajaran pengurus yang kompeten di bidangnya. Sesuai dengan struktur inti yang akan mengawal prestasi olahraga Lampung Utara empat tahun ke depan.

Selain pengurus harian, Dewan Penyantun diisi oleh tokoh-tokoh berpengaruh seperti Madri Daud, S.E., M.H., serta jajaran Dewan Kehormatan yang dihuni oleh sosok senior seperti Hi. Imam Suhada.

Dalam suasana yang hangat di Gedung Pusiban Agung Jalan Etshiko Siomi, Kelurahan Kelapa Tujuh, prosesi pelantikan berlangsung lancar. Sekitar 100 undangan yang hadir, termasuk tokoh masyarakat memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan yang dinilai inklusif dan progresif ini.

Kapten Inf Harpian Sari yang terpilih selaku Pengurus Wakil ketua IV, dalam menindaklanjuti arahan forkompinda, pelantikan ini, “kami akan segera menyesuaikan dengan pengurus lainnya yang baru dilantik agar dapat segera bekerja cepat, melakukan pembinaan atlet sejak dini, dan mengharumkan nama Lampung Utara di kancah provinsi maupun nasional”. “Pungkasnya”.

Kegiatan berakhir pada pukul 21.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif, menandai langkah awal bagi para pengurus untuk mulai babak baru mengejar prestasi.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat resmi melantik kepengurusan KONI Kabupaten Lampung Utara (Lampura) masa bakti 2026-2030. Pelantikan berlangsung di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi. Jum’at malam (13/02/2026).

Usai pembacaan surat keputusan, jajaran kepengurusan mengambil sumpah kemudian berlanjut pada sesi pelantikan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KONI Lampura, Ansyori Sabak mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan kepadanya dalam memimpin KONI hingga tahun 2030 mendatang. Dia akan menekankan penguatan manajemen, pembinaan atlet berkelanjutan, dan peningkatan prestasi olahraga daerah.

“Sinergi semua pihak sangat kami harapkan demi meningkatkan kualitas organisasi, terutama dalam hal peningkatan prestasi pada setiap cabor yang ada,” ungkapnya

Sementara Taufik Hidayat mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus KONI Lampura yang dilantik. Dirinya menegaskan pelantikan tersebut nukan hanya seremonial numun juga amanah komitmen dan tanggung jawab dalam membangun dan memajukan olahraga di Lampung Utara.

Taufik juga menekankan pentingnya sinergi, penguatan konsolidasi organisasi, dan peningkatan prestasi olahraga melalui pembinaan berjenjang.

“Terimakasih kami ucapkan atas dukungan terhadap pemerintah daerah, tantangan semakin berat dan kompetitif, kita semua benar-benar harus serius dalam mempersiapkan atlet, terutama dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi tahun ini dan PON 2028,” tuturnya

“Kami juga berharap kepengurusan KONI mampu menyusun program kerja yang progresif serta dukungan kolaborasi yang kuat dari semua pihak, mulai pemerintah, pembina, pelatih hingga atlet,” sambung Taufik.

Bupati Lampura, Hamartoni Ahadis menyampaikan kepada kepengurusan KONI secepatnya melakukan konsolidasi internal, menyusun agenda jangka pendek, menengah dan panjang. Bupati meyakini Kabupaten Lampung Utara memiliki potensi atlet pada semua cabor yang dapat diunggulkan. Dia mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus fokus bahu membahu membantu ketua. Bupati juga menginformasikan bahwa pihaknya telah menyusun agenda kompetisi olahraga dalam merayakan HUT kabupaten Lampung Utara mendatang, terutama pada cabor-cabor unggulan.

“Selamat atas pelantikan pengurus KONI yang baru, pemerintah tidak akan meninggalkan olahraga,” ujar Bupati.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan Indonesia Sejahtera (LBH KIS) Kabupaten Lampung Utara resmi menerima SK Definitif dengan Sandra Lestari, S.H., selaku Ketua DPD, Himmatul Aliyah, S.H., selaku Sekretaris & Anisa Dwi Ismawati, S.H., selaku Bendahara DPD LBH KIS Kabupaten Lampung Utara. Acara serah terima tersebut berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 di Kantor DPP LBH KIS yang beralamat di Jl. Imam Bonjol 544A Kota Bandar Lampung dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP LBH KIS, Febrian Willy Atmaja, S.H., M.H., acara ini merupakan sebuah momentum penting yang menandai penguatan komitmen lembaga dalam memberikan pendampingan hukum di bidang kesehatan.

Penyerahan SK DPD LBH KIS tersebut menjadi tonggak awal bagi LBH KIS Kabupaten Lampung Utara untuk bergerak lebih aktif, terstruktur, dan profesional dalam menjalankan peran strategisnya di tengah masyarakat. Dengan legalitas yang telah dikukuhkan, lembaga ini menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan advokasi, edukasi, serta perlindungan hukum di sektor kesehatan.

Ketua DPD LBH KIS Kabupaten Lampung Utara, Sandra Lestari, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran lembaga ini bukan hanya sebagai pendamping hukum semata, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi masyarakat, tenaga kesehatan, serta institusi pelayanan kesehatan dalam menciptakan sistem kesehatan yang berkeadilan dan transparan.

“Kami hadir untuk memastikan hak-hak masyarakat dalam pelayanan kesehatan terlindungi. Di sisi lain, kami juga siap mendampingi tenaga kesehatan agar dapat menjalankan tugasnya sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dengan meningkatnya dinamika persoalan hukum di bidang kesehatan, mulai dari sengketa pelayanan medis hingga persoalan administrasi kesehatan, LBH KIS Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan yang profesional, objektif, dan berorientasi pada keadilan.

Ke depan, lembaga ini juga berencana menggelar berbagai kegiatan edukatif seperti sosialisasi hukum kesehatan, seminar, dan pelatihan bagi masyarakat serta tenaga kesehatan guna meningkatkan literasi hukum dan kesadaran akan hak dan kewajiban dalam pelayanan kesehatan.

Penyerahan SK LBH KIS Kabupaten Lampung Utara ini diharapkan menjadi awal langkah besar bagi LBH KIS Kabupaten Lampung Utara untuk memperkuat peran advokasi hukum kesehatan serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, adil, dan bermartabat di Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA,  (HD)  – Personel Kodim 0412/Lampung Utara melalui jajaran Koramil 412-02/Sungkai Selatan kembali menunjukkan aksi nyata dalam membantu masyarakat melalui program rutin Jumat Berkah Kodim 0412/LU. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di wilayah Desa Labuhan Ratu Pasar, Kecamatan Sungkai Selatan, pada Jumat pagi (13/02/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh para anggota Koramil 412-02/SS. Kehadiran para prajurit di tengah pemukiman warga tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materiil, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam aksi sosial kali ini, Anggota Koramil 412-02/Sungkai Selatan menyisir berbagai dusun di Desa Labuhan Ratu Pasar untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sebanyak delapan warga penerima manfaat mendapatkan paket bantuan dengan penuh suka cita.

Adapun daftar warga yang menerima bantuan program Jumat Berkah kali ini adalah: Bapak Ratu (Dusun 1, RT 01) . , Ibu Ngatirah (Dusun 1, RT 01) . , Ibu Mulyani (Dusun 1, RT 01) . , Bapak Mantep (Dusun 2, RT 01) . , Ibu Sumirah (Dusun 2, RT 01) . , Bapak Komang (Dusun 6, RT 02) . , Ibu Sinem (Dusun 5, RT 02) . , Ibu Asmanah (Dusun 4, RT 01) . , Komitmen Pelayanan Masyarakat.

Perwakilan Anggota Koramil 412-02/Sungkai Selatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari komando atas Dandim, untuk senantiasa hadir menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat.

“Kegiatan Jumat Berkah ini adalah bentuk empati kami, keluarga besar Kodim 0412/Lampung Utara bersama Koramil 412-02/Sungkai Selatan, terhadap warga binaan. bantuan yang tidak seberapa ini semoga dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima,” ujar salah satu personel di lapangan.

Kegiatan terpantau berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Respon positif terpancar dari wajah para warga yang merasa terbantu dengan kehadiran aktif personel TNI di wilayah mereka.

(Rizky A Sony)

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Buay Bahuga, Rabu (11/02/2026). Kegiatan dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ixuan Akhmadi, S.Sos., M.M., sebagai forum strategis penyusunan prioritas pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Tema pembangunan Tahun 2027 yang diusung adalah “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan.” Tema ini dijabarkan ke dalam lima prioritas daerah, yakni peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal dan UMKM, peningkatan konektivitas infrastruktur, tata kelola pemerintahan berbasis digital, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Dalam forum tersebut juga disampaikan capaian Indeks Desa (ID) Tahun 2025 di Kecamatan Buay Bahuga. Rata-rata Nilai Indeks Desa mencapai 80,16, melampaui rata-rata kabupaten sebesar 77,67. Dari 10 kampung, 5 berstatus Mandiri dan 5 berstatus Maju, tanpa ada lagi kampung Berkembang maupun Tertinggal. Kampung Bumiharjo mencatat skor tertinggi 85,83, disusul Kampung Punjul Agung dengan 85,20.

Selain penguatan pembangunan, pemerintah kecamatan dan kampung diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi melalui normalisasi drainase, optimalisasi embung desa, serta peningkatan kewaspadaan terhadap banjir. Gerakan penghijauan di area kritis juga kembali ditekankan sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan.

Di tengah keterbatasan fiskal akibat penurunan Transfer ke Daerah sebesar Rp164 miliar pada Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten memprioritaskan belanja wajib dan pelayanan dasar, sekaligus terus mendorong peningkatan PAD dan sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk memastikan pembangunan tetap berjalan optimal menuju Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Way Tuba yang digelar pada Rabu (11/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan perencanaan pembangunan daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sekaligus pelaksanaan RPJMD Kabupaten Way Kanan Periode 2025–2029.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan menjadi forum strategis untuk menyepakati usulan prioritas pembangunan yang akan menentukan arah kemajuan Way Kanan lima tahun ke depan.

“Fondasi pembangunan yang kita letakkan hari ini akan menentukan wajah Way Kanan ke depan. Karena itu, setiap usulan harus fokus, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Ayu Asalasiyah.

Untuk Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengusung tema pembangunan “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan.” Tema tersebut dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan daerah, yakni peningkatan kualitas SDM melalui pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan serta percepatan penurunan stunting; penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui hilirisasi pertanian dan pemberdayaan UMKM; peningkatan konektivitas dan infrastruktur wilayah; penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis digital hingga tingkat kampung; serta pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan dengan memperhatikan mitigasi bencana.

Secara khusus, Bupati menyampaikan evaluasi capaian pembangunan di Kecamatan Way Tuba berdasarkan data Indeks Desa (ID) Tahun 2025. Rata-rata Nilai Indeks Desa di Way Tuba berada pada angka 73,07, masih di bawah rata-rata kabupaten sebesar 77,67. Dari 14 kampung yang ada, 2 kampung berstatus Mandiri, yakni Kampung Bukit Gemuruh dan Bukit Harapan, 7 kampung berstatus Maju, dan masih terdapat 5 kampung berstatus Berkembang. Capaian tertinggi diraih Kampung Bukit Gemuruh dengan skor 86,61, disusul Kampung Bukit Harapan dengan skor 83,94.

Menurut Bupati, capaian tersebut patut diapresiasi namun juga menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Kita patut bersyukur sudah ada kampung yang berstatus Mandiri. Namun lima kampung yang masih Berkembang harus menjadi fokus perhatian bersama agar segera naik status. Pembangunan harus merata dan dirasakan seluruh masyarakat Way Tuba,” tegasnya.

Selain evaluasi capaian, Bupati juga memberikan arahan khusus terkait antisipasi bencana hidrometeorologi. Ia meminta camat dan seluruh kepala kampung menggerakkan aparatur serta masyarakat untuk bergotong royong melakukan normalisasi saluran drainase dan memastikan fungsi embung desa berjalan optimal guna mengurangi risiko banjir. Kewaspadaan terhadap potensi bencana perlu terus ditingkatkan demi melindungi keselamatan dan aset warga.

Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Gerakan penanaman pohon di area kritis perlu digalakkan kembali sebagai upaya menghadapi perubahan iklim.

“Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan. Kita ingin maju, tetapi tetap menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kondisi fiskal daerah yang masih bergantung sekitar 90 persen pada dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi. Pada Tahun 2026, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp164 miliar dibandingkan tahun sebelumnya akibat kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD). Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan memprioritaskan belanja wajib dan mengikat, termasuk gaji dan tunjangan ASN, pengangkatan PPPK Paruh Waktu, belanja mandatory pendidikan dan kesehatan, Alokasi Dana Kampung, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pusat melalui usulan program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Melalui Musrenbang Kecamatan Way Tuba ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk mendorong percepatan peningkatan status desa, memperkuat ketahanan wilayah, serta menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan menuju Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Way Kanan Periode 2025–2029 serta forum strategis dalam menyelaraskan prioritas pembangunan dari tingkat kampung hingga kabupaten.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Banjit, Selasa (10/02/2026), di Aula Kecamatan Banjit, yang dihadiri unsur perangkat daerah, Camat dan Kepala Kampung se-Kecamatan Banjit, serta tokoh masyarakat dan perwakilan unsur masyarakat lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Ayu menekankan pentingnya menjadikan data Indeks Desa (ID) sebagai dasar penyusunan program dan kegiatan. Berdasarkan pemutakhiran Tahun 2025, rata-rata Nilai ID Kecamatan Banjit tercatat sebesar 75,84, masih berada di bawah rata-rata Kabupaten Way Kanan yang mencapai 77,53. Dari 20 kampung, 1 kampung telah berstatus Mandiri, yaitu Kampung Argomulyo dengan skor 81,89, sementara 19 kampung lainnya masih berstatus Maju.

Menurut Bupati, capaian tersebut menunjukkan bahwa Banjit memiliki fondasi yang cukup kuat untuk naik kelas, namun tetap membutuhkan intervensi terarah agar seluruh kampung dapat mencapai status Mandiri.

“Evaluasi per dimensi menunjukkan peta kekuatan dan tantangan kita. Dimensi Layanan Dasar dengan skor rata-rata 133,11 dan Dimensi Ekonomi dengan skor rata-rata 107,26 sudah cukup kuat. Namun Dimensi Akuntabilitas masih menjadi tantangan utama dengan skor rata-rata 40,37, yang merupakan skor terendah dibandingkan dimensi lainnya,” tegas Bupati.

Berdasarkan evaluasi tersebut, Bupati Ayu memberikan tiga arahan khusus sebagai fokus perencanaan di Kecamatan Banjit.

Pertama, penguatan infrastruktur dan aksesibilitas. Bupati menegaskan agar usulan Musrenbang memprioritaskan perbaikan konektivitas jalan antar-kampung. Infrastruktur yang memadai menjadi prasyarat utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas akses layanan dasar, serta mendorong 19 kampung berstatus Maju agar dapat meningkat menjadi Mandiri.

Kedua, pengembangan dan hilirisasi komoditas unggulan. Dengan skor Dimensi Ekonomi yang relatif baik, Kecamatan Banjit sebagai sentra perkebunan kopi dan lada didorong untuk tidak berhenti pada produksi bahan mentah.

“Jangan cepat puas menjual bahan mentah. Lakukan hilirisasi komoditas dengan mengolah hasil panen menjadi produk kemasan siap jual. Ini akan meningkatkan nilai tukar petani secara signifikan,” ujar Bupati.

Ketiga, penguatan mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan. Mengingat kondisi topografi Banjit yang berada di dataran tinggi, potensi longsor dan bencana hidrometeorologi harus diantisipasi secara serius. Bupati menginstruksikan agar gerakan penghijauan diperkuat, khususnya di wilayah rawan longsor, serta memastikan sistem drainase kampung berfungsi optimal sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan.

Melalui penekanan pada capaian Indeks Desa dan pelaksanaan tiga arahan strategis tersebut, Musrenbang Kecamatan Banjit diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian usulan, tetapi benar-benar menghasilkan perencanaan yang berbasis data, terukur, dan berorientasi pada peningkatan status kampung menuju kemandirian.

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri serta membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Bahuga, Senin (09/02/2026) di Aula Kecamatan Bahuga.

Musrenbang ini merupakan bagian dari agenda tahunan perencanaan pembangunan daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027 serta pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2025-2029.

“Musrenbang Kecamatan adalah tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyusun dan menyepakati arah pembangunan yang akan Kita laksanakan pada tahun 2027”, ujar Bupati Ayu Asalasiyah.

Bupati menegaskan bahwa perencanaan yang disusun saat ini merupakan fondasi pembangunan Kabupaten Way Kanan dalam lima tahun kedepan. Untuk itu, seluruh usulan yang disepakati harus selaras dengan visi dan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Fondasi pembangunan yang Kita letakkan hari ini akan menentukan arah kemajuan Kabupaten Way Kanan dalam lima tahun ke depan, sehingga setiap usulan harus disusun secara matang dan bertanggungjawab”, tegas Bupati Ayu.

Dalam forum Musrenbang Kecamatan Bahuga, Bupati menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Way Kanan Tahun 2027 adalah “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan”. Tema ini menjadi acuan utama dalam penyusunan program dan kegiatan di tingkat Kecamatan dan Kampung.

“Tema pembangunan Tahun 2027 menegaskan komitmen Kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi lokal yang ditopang oleh infrastruktur dan layanan dasar yang berkelanjutan”, jelasnya.

Untuk mengimplementasikan tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menetapkan lima prioritas pembangunan daerah, yaitu:

  1. Peningkatan kualitas SDM melalui pemerataan pendidikan dan kesehatan serta percepatan penurunan stunting;
  2. Penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui hilirisasi produk pertanian dan pemberdayaan UMKM;
  3. Peningkatan kualitas infrastruktur wilayah;
  4. Penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis digital; serta
  5. Pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Lima prioritas pembangunan ini harus menjadi pedoman utama dalam penyusunan usulan program di tingkat kecamatan dan kampung agar pembangunan berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”, kata Bupati.

Bupati Ayu menyampaikan evaluasi capaian pembangunan Kecamatan Bahuga berdasarkan data Indeks Desa Tahun 2025. Rata-rata nilai Indeks Desa Kecamatan Bahuga mencapai 83,55, jauh di atas rata-rata Indeks Desa Kabupaten Way Kanan sebesar 77,53. Mayoritas Kampung telah berstatus Mandiri, dengan capaian tertinggi diraih Kampung Bumi Agung sebesar 90,07, disusul Kampung Bumi Agung Wates sebesar 88,97.

“Capaian Indeks Desa Kecamatan Bahuga ini patut Kita apresiasi karena menunjukkan hasil pembangunan yang positif dan berada di atas rata-rata Kabupaten”, ungkap Bupati.

Meski capaian Indeks Desa menunjukkan hasil yang baik, evaluasi per dimensi menunjukkan bahwa dimensi ekonomi dan layanan dasar telah sangat tinggi, sementara dimensi lingkungan dan aksesibilitas masih memerlukan perhatian dan intervensi lebih lanjut.

“Kita tidak boleh berpuas diri, karena masih terdapat tantangan pada dimensi lingkungan dan aksesibilitas yang harus menjadi fokus perhatian bersama”, lanjutnya.

Bupati Ayu Asalasiyah mengarahkan agar Kecamatan Bahuga tidak lagi hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah, melainkan mendorong inovasi hilirisasi komoditas dengan memanfaatkan Dana Desa dan program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Saya minta agar kampung-kampung di Kecamatan Bahuga mulai melakukan hilirisasi komoditas, tidak hanya menjual bahan mentah, sehingga nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani”, tegas Bupati.

Dalam rangka menghadapi curah hujan dan potensi bencana hidrometeorologi, Bupati mengintruksikan Aparatur Kampung dan masyarakat untuk proaktif bergotong royong melakukan normalisasi saluran drainase serta memastikan fungsi embung desa berjalan optimal guna meminimalkan risiko banjir yang dapat merusak lahan pertanian produktif.

“Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui gotong royong normalisasi drainase dan optimalisasi embung desa agar risiko banjir dapat Kita minimalkan”, ujar Bupati.

Sebagai bentuk antisipasi terhadap perubahan iklim, Bupati mengajak seluruh pihak untuk kembali menggalakkan gerakan penanaman pohon, khususnya di area kritis dan bantaran sungai, sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan lingkungan.

“Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan, sehingga gerakan penghijauan harus terus Kita galakkan”, karanya.

Dalam sambutannya, Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan masih sangat bergantung pada pendapatan transfer sebesar sekitar 90 persen dari Pemerintah Pusat dan Provinsi. Pada Tahun 2026, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp164 miliar dibandingkan Tahun 2025 akibat kebijakan efisien TKD yang bersumber dari DAK, DBH, DAU, dan Dana Desa sebagaimana tertuang dalam Surat Kementerian Keuangan Nomor: S-62/PK/2025.

“Kondisi fiskal daerah saat ini menuntut Kita untuk lebih selektif dan bijak dalam menyusun prioritas belanja pembangunan”, jelasnya.

Dengan berkurangnya dana transfer, Pemerintah Kabupaten Way Kanan memperioritaskan belanja wajib dan mengikat, seperti gaji dan tunjangan ASN termasuk PPPK Paruh Waktu, belanja operasional, belanja mandatory pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen, Alokasi Dana Kampung, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Pemerintah Daerah juga harus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

“Di tengah keterbatasan anggaran, Kita tetap berkomitmen menjaga pelayanan dasar masyarakat sekaligus mendorong kemandirian daerah melalui peningkatan PAD dan penguatan kerja sama lintas pemerintah”, pungkas Bupati.

Diketahui, pada Musrenbang tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Bidang Administrasi Umum, Inspektur Daerah Kabupaten, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas TPHP, Dinas Perkebunan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Perhubungan, Dinas PMPTSP, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, Camat Bahuga, para Kepala Kampung dan Aparatur Kampung, Tim Penggerak PKK Kecamatan Bahuga, Forum Anak Daerah, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2025–2029 yang digelar di Gedung Pusiban Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Rabu (11/02/2026).

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus tantangan, sehingga kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan semangat dan inovasi dalam membina atlet-atlet lokal agar dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam memajukan dunia olahraga. Menurutnya, KONI tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan koordinasi yang solid dengan Pemerintah Daerah maupun seluruh Pengurus Cabang Olahraga (Cabor).

“Hanya dengan visi yang selaras dan kerja sama yang padu, kita mampu menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif demi mengharumkan nama Bumi Ramik Ragom,” ujar Bupati Ayu.

Selain itu, perhatian besar juga diarahkan pada pembinaan usia dini. Bupati berharap KONI tidak bersifat pasif, melainkan aktif melakukan penjaringan bakat hingga ke pelosok kampung. Ia meyakini Way Kanan memiliki potensi atlet berbakat dengan semangat juang tinggi yang perlu ditemukan dan dibina secara sistematis.

“Tugas besar Saudara-saudaralah untuk menemukan, merangkul, dan memoles permata-permata tersembunyi tersebut melalui sistem pelatihan yang terukur, agar potensi mentah ini dapat bertransformasi menjadi prestasi gemilang di masa depan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan, lanjut Bupati, akan terus memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah, baik dalam penyediaan sarana maupun prasarana olahraga. Olahraga diharapkan tidak hanya menjadi hobi, tetapi tumbuh sebagai budaya yang membanggakan serta mampu mengangkat martabat daerah.

Pada kesempatan tersebut, Indra Septa Purnama, S.H., resmi dilantik sebagai Ketua KONI Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2025–2029, menggantikan Ketua sebelumnya, Ipda Agus Runcik.

Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, jajaran Pengurus KONI Kabupaten Way Kanan, para pelatih, serta atlet.

Lampung Utara, (HD) – Personel Polsek Kotabumi Utara melaksanakan pengecekan debit air Kali Way Merah serta menyalurkan bantuan sosial (baksos) kepada warga terdampak banjir di Dusun 1 RT 01 RW Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (12/2/2026) pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kotabumi Utara IPTU Hermanto, S.H., didampingi AIPDA Yazid P., S.H. (Kasium) dan AIPDA Mirza Rohmansyah (Kanit Intelkam).

Dalam pengecekan di lokasi, diketahui bahwa debit air Kali Way Merah masih berada di bawah badan Jalan Raya Prokimal Desa Sawojajar. Namun, sejumlah rumah warga yang memiliki pondasi rendah terdampak genangan air hingga ke halaman rumah dengan ketinggian sekitar 60 cm, dan di salah satu rumah masuk ke bagian dapur dengan ketinggian sekitar 10 cm.

Tercatat sebanyak 6 (enam) rumah warga terdampak banjir, dan 1 (satu) warga sementara mengungsi ke rumah keluarganya.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak, Polsek Kotabumi Utara menyalurkan bantuan sosial berupa 5 (lima) paket sembako yang masing-masing berisi beras 5 kg dan 1 dus mie instan kepada warga terdampak.

Kapolsek Kotabumi Utara IPTU Hermanto, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana alam.

“Sampai saat ini situasi masih aman dan terkendali. Tim siaga bencana Polsek Kotabumi Utara terus melakukan monitoring perkembangan debit air dan curah hujan guna mengantisipasi kenaikan air susulan,” ujarnya.

Polsek Kotabumi Utara juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar bantaran Kali Way Merah agar tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan.

(Rizky A Sony)