Bandar Lampung, (HD) – Ketua harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Lampung, Riza Mirhardi, S.H menerima laporan dari peserta Diklat Satgas Nasional gelombang III dari Ketua Pimpinan Daerah (PD) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Lampung, Darlian Pone, S.H, S.E, M.M didampingi oleh sejumlah pengurus PD AMPG Provinsi Lampung lainnya yang berlangsung di kantor DPD Partai Golkar Provinsi Lampung pada Kamis (11/12/2025).

Kegiatan Diklat Satgas Nasional gelombang III Pimpinan Pusat (PP) AMPG tahun 2025 yang telah digelar pada Jumat – Minggu, (5-7 Desember 2025) di Jakarta diikuti oleh sejumlah pengurus PD AMPG Provinsi Lampung diantaranya Ruli Yolanda, S.H yang juga sebagai Sekretaris PD AMPG Provinsi Lampung, Nasyaila Al-fathia, A.Md, Kep, Amir Syarifudin, A.Md.P, Rifaldi Herdi Pratama dan Rizky Bagas Alkhalia. Dari ke lima peserta tersebut Nasyaila Al Fathia didapuk menjadi peserta diklat terbaik kedua tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Riza Mirhardi berharap kepada kader-kader muda yang telah mengikuti dan menerima sejumlah materi dalam Diklat Satgas Nasional PP AMPG dapat memanfaatkan ilmu yang telah diterima secara positif.

“Alhamdulillah, saya ucapkan selamat kepada adik-adik yang telah mengikuti Diklat, semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi diri sendiri, Partai Golkar, bangsa dan negara”, kata Riza yang juga sebagai ketua pelaksana (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Politikus senior Partai Golkar Provinsi Lampung tersebut juga memberikan apresiasi kepada 5 kader muda yang telah mengikuti Diklat tersebut dan mampu menjaga nama baik Partai Golkar Provinsi Lampung.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada peserta diklat yang telah menyelesaikan dan mengikuti rangkaian acara dengan baik, dan kita terpilih sebagai peserta terbaik kedua tingkat nasional, ini merupakan prestasi yang luar biasa”, kata Riza.

Sementara, Darlian Pone juga mengucapkan terimakasih kepada para pengurus PD AMPG Provinsi Lampung yang telah mengikuti setiap sesi dalam acara diklat dan kembali dalam keadaan sehat.

“Terimakasih untuk rekan-rekan yang telah fokus mengikuti dan menerima materi-materi diklat dengan baik, semoga ini menjadi bekal organisasi kita yaitu PD AMPG Provinsi Lampung”, pungkas Darlian Pone.

Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut ditutup dengan penyerahan laporan secara tertulis dari peserta Diklat Satgas Nasional PP AMPG oleh Ruli Yolanda kepada Darlian Pone sebagai Ketua PD AMPG Provinsi Lampung yang kemudian diserahkan kepada Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Riza Mirhardi.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD)   — Sat Lantas Polres Lampung Utara kembali menunjukkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih tujuh penghargaan sekaligus pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polda Lampung tahun 2025 pada Rabu (10/12/25).

Penghargaan tersebut menjadi bukti meningkatnya kualitas pelayanan publik dan kinerja satuan dalam bidang lalu liatas.

Adapun penghargaan yang diraih meliputi Juara 3 Rayon A Samsat Lampung Utara atas capaian kecepatan pelaporan BBN II dan Rubetina.

Juara 1 kategori Polres Teraktif Penginputan Aplikasi E-Turjawali, Juara 1 Rayon A Samsat Lampung Utara atas capaian pemberian pajak tahunan melalui aplikasi E-Signal, mendukung transformasi digital layanan publik.

Juara 2 Rayon A Samsat Lampung Utara pada kategori pelayanan Satpas terbaik. Juara 3 kategori input SBTS Online teraktif di jajaran Polda Lampung.

Juara 2 kategori bidang Kamsel (Keamanan dan Keselamatan). Juara Umum 3 Fungsi Lalu Lintas sejajaran Polda Lampung.

Kasi Humas Polres Lampung Utara, AKP Budiarto, yang hadir mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, Sat Lantas Polres Lampung Utara berhasil membawa pulang tujuh penghargaan sekaligus. Ini merupakan bukti nyata dari kerja keras seluruh personel dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKP Budiarto.

“Atas nama Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi, terutama dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik di bidang lalu lintas,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Lampung Utara akan terus meningkatkan kinerja, khususnya di bidang pelayanan SIM, pajak kendaraan, hingga penerapan aplikasi digital berbasis kepolisian.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi pemicu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi di tahun mendatang,” tutup AKP Budiarto.

(Rizky A Sony)

Bandar Lampung, (HD) – Tujuh kepala Desa (Kades) dari Kecamatan Abung Pekurun melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung yang beralamat di jl. Wolter Monginsidi no 220, Bandar Lampung berkaitan dengan peningkatan dan pembangunan Jalan Inpres yang menghubungkan Desa Pekurun Udik hingga Desa Nyapah Banyu.

Pertemuan ini digelar sebagai upaya mempercepat realisasi perbaikan akses jalan yang selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat. Senin (24/11/2025)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung Mardiana, ST., MM, dan didampingi oleh Emeldi Fran Yuli Yandi, hadir pula kasatker-BPJN Toto Suharto, S.T.Msc, PPK 2.5 BPJN Lampung pada jalan Inpres ruas pekuruk Udik – Nyapah Banyu Guruh Samodra Aji, S.T., MT, Kepala Desa Pekurun Udik Amar Ma’ruf, S.Ag, kepala desa Nyapah Banyu Robet Tandi kusuma, kades sinar gunung Eef Sutanta, kades Ogan Jaya Hapy Sondia, kades Ogan campang Roby Iskandar, kades campang gijul Johan Wahyudi kades sumber tani Doni Aprizal.

Oplus_131072

Dalam pertemuan tersebut, Robet tandi kusuma mewakili kades yang hadir mengucapkan terimakasih atas terealisasinya program jalan Inpres ruas jalan Pekurun Udik – Nyapah Banyu sepanjang 4000 M melalui jalur aspirasi anggota DPR RI Drs. H. Tamanuri, M.M. dan anggota DPRD Provinsi Lampung Mardiana, S.T., M.T. ia juga menyampaikan permintaan kepada TPK program jalan Inpres untuk memperhatikan kualitas bangunan yang dilaksanakan.

Kasatker-BPJN Toto Suharto, ST., MSc, menyampaikan pentingnya memperhatikan Tonase kendaraan muatan barang maksimal 8 Ton setelah jalan itu diserahterimakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Anggota DPRD provinsi lampung Mardiana, S.T., M.T berharap kepada seluruh kepala desa yang hadir untuk terus memantau pelaksanaan program tersebut dan bekerjasama dengan pelaksanaan dilapangan, untuk menghasilkan hasil dan kualitas yang diinginkan bersama. Imbaunya

Di tempat terpisah Camat Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara , Darwis Setiabudi,. SE., M.M, mengapresiasikan program jalan Inpres ruas jalan Desa pekurun Udik menuju Enam Desa diatas dengan harapan kelancaran Transportasi masyarakat akan meningkatkan potensi desa dan kecamatan Abung Pekurun sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI , Drs. H. Tamanuri ,. M.M. dan Anggota DPRD Propinsi Lampung Mardiana,. S.T. M.T, atas terealisasi program ini melalui jalur ASPIRASI masyarakat. Imbau Nya.

(Rizky A Sony)

Bandar Lampung, —  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., menghadiri pembukaan Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 Se-Provinsi Lampung, yang digelar di Gedung Graha Mandala, Kota Bandar Lampung. Sabtu (8/11/2025)

Acara ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, pada Sabtu, 8 November 2025, dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”

FEST KREASI GTK 2025 merupakan ajang tahunan yang digagas oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, serta didukung oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi guru dan tenaga kependidikan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk menampilkan karya, inovasi, serta memperkuat kolaborasi dan profesionalisme di bidang pendidikan.

Festival yang berlangsung 8–10 November 2025 ini diikuti oleh 240 peserta kontingen dari kabupaten/kota dan dinas provinsi di luar panitia. Jika ditambah peserta dari Kota Bandar Lampung, total kehadiran mencapai lebih dari 1.000 orang.

Rangkaian acaranya meliputi lomba inovasi pembelajaran, pameran karya GTK kreatif, bincang pendidikan, hingga pertunjukan seni dan budaya yang mewarnai suasana Gedung Graha Mandala.

Puncak acara akan digelar pada malam 9 November 2025, yaitu Malam Penganugerahan GTK Berprestasi, dengan penentuan tiga besar dari 40 kategori lomba. Pemenang juara pertama akan mewakili Provinsi Lampung ke ajang nasional di Jakarta.

Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat. Dalam momen istimewa tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memberikan hadiah umrah kepada enam orang peserta yang berhasil menjawab langsung pertanyaan yang beliau ajukan di hadapan ribuan peserta.

Kejutan ini disambut sorak gembira para peserta yang memadati aula acara. Selain hadiah umrah, Eva Dwiana juga menyiapkan sekitar 20 unit sepeda dan berbagai doorprize menarik lainnya sebagai bentuk apresiasi bagi para guru yang hadir.

“Guru adalah pahlawan sejati. Hadiah ini sebagai ungkapan terima kasih kami kepada para pendidik yang telah mencurahkan tenaga dan hati untuk mencerdaskan generasi bangsa,” ujar Eva Dwiana di sela-sela sambutannya.

Turut hadir memberikan dukungan penuh, Kadis Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., bersama Kabid Pembinaan Ketenagaan, Maryudi, S.E., serta Kasi Pembinaan Ketenagaan PAUD & PNF, Sutiawansyah Thohir, S.E.

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan di tingkat provinsi.

Dalam keterangannya, Kadis Sukatno menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat para guru Lampung Utara yang ikut berpartisipasi.

“FEST KREASI GTK ini wadah luar biasa untuk memotivasi para guru agar terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi. Kami bangga guru-guru Lampung Utara dapat tampil percaya diri dan berprestasi di tingkat provinsi,” ujar Sukatno.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Ketenagaan, Maryudi, S.E., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang berbagi inspirasi antarpendidik se-Lampung.

“Kegiatan ini mempererat silaturahmi dan membuka ruang kolaborasi antar-guru. Dari ajang seperti inilah lahir ide-ide baru untuk kemajuan pendidikan di daerah,” ungkap Maryudi.

Dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, FEST KREASI GTK 2025 menjadi simbol kolaborasi antar-daerah dalam membangun pendidikan yang unggul, kreatif, dan berkarakter.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan di Lampung, termasuk dari Kabupaten Lampung Utara, semakin termotivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Tim Pembangunan Zona Integritas Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung melaksanakan studi tiru ke Lapas Kelas IIA Kotabumi pada Selasa (04/11/2025) untuk mempelajari praktik baik dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Kegiatan disambut oleh jajaran pejabat struktural dan Tim ZI Lapas Kotabumi.

Ketua Tim ZI Lapas Kotabumi, Muhammad Daryoko, memaparkan strategi, inovasi, dan capaian kinerja yang telah dilaksanakan dalam penguatan pelayanan publik, tata laksana, serta kinerja petugas. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan peninjauan langsung ke area layanan seperti kunjungan, dapur, klinik, dan inovasi ZI.

Ketua Tim ZI Lapas Perempuan Bandar Lampung menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Lapas Kotabumi. “Melalui kegiatan studi tiru ini, kami ingin memperkaya wawasan dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas Perempuan Bandar Lampung menuju predikat WBK/WBBM,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antar-satker dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas di lingkungan Pemasyarakatan.

(Rizky A Sony)

Rayuan Gombal Modus Liciknya Oknum AF! Menipu CEO Berlian Hingga Ratusan Juta

 

*Bandar Lampung – (HD)* – Kasus dugaan penipuan berkedok investasi trading kembali mencuat di Bandar Lampung. Seorang CEO Berlian dan Emas yang bernama *Fitry Kurniaty* mengaku menjadi korban bujuk rayu *oknum AF*, yang diduga memaksanya untuk ikut investasi dengan janji manis “pasti untung tanpa risiko.”

FK mengungkapkan, awalnya dirinya *menolak keras ajakan AF* untuk bergabung. Namun, pelaku terus mendesak bahkan *datang ke rumah korban hingga pukul 1 dini hari* hanya demi mengejar “closing.”

“Dia sampai nangis-nangis, bilang gak bakal rugi. Katanya kalau uang saya hilang, dia yang ganti. Bahkan janji mau jadi asisten saya tanpa dibayar,” ungkap FK kepada wartawan.

Menurut FK, AF tidak pernah menjelaskan bagaimana sistem trading itu bekerja, apalagi risiko kerugiannya. “Saya pikir cuma kayak beli emas, kalau harga naik dijual, kalau turun ya simpan. Tapi ternyata bukan begitu,” ujarnya.

FK menuturkan, pada hari pertama dirinya diminta menyetor *Rp200 juta*, dan keesokan harinya kembali dipaksa *top up Rp150 juta*, yang ia dapatkan dari hasil *pinjam uang ke sana-sini tengah malam*.

“Kalau mau bukti, semua terekam CCTV. Waktu aktifasi pun bukan saya yang lakukan, tapi AF. Saya bahkan tidak tahu web apa yang dipakai,” jelasnya.

Lebih parah lagi, FK mengaku selama proses *zoom meeting* hanya bisa menjawab “iya” karena AF duduk di sampingnya sambil mengarahkan. “Saya lagi capek, belum mandi, disuruh ikut zoom. Mukanya aja kelihatan terpaksa,” kata FK.

Korban menegaskan dirinya sama sekali *tidak berniat ikut trading* dan tidak pernah memahami cara kerjanya. “Semua dipegang AF. Dia yang buka HP saya, dia yang aktifasi akun, bahkan katanya bisa langsung tarik tanpa jualan atau pajak. Semua itu bohong,” tambahnya.

Kini, FK mengaku telah mengumpulkan bukti berupa *rekaman CCTV dan percakapan* untuk melaporkan dugaan penipuan tersebut ke pihak berwajib. Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran agar masyarakat tidak mudah percaya dengan janji investasi cepat kaya.

“Dia jamin aman, gak akan rugi, tapi kenyataannya uang saya lenyap,” tutup FK dengan nada kecewa.

(Rizky A Sony/Tim)

Bandar Lampung, (HD) – Kasus dugaan penipuan investasi bodong kembali mengguncang publik! Seorang wanita berinisial *FK* menjadi korban bujuk rayu seorang wanita berinisial *AF*, yang diduga menggunakan berbagai cara manipulatif hingga membuat korban menyerahkan uang ratusan juta rupiah dengan dalih investasi trading.

Berdasarkan keterangan FK, awal mula kejadian bermula saat dirinya ditawari untuk bergabung ke sebuah perusahaan trading oleh AF. Dengan iming-iming tidak akan rugi dan jaminan keuntungan besar, FK akhirnya tergoda setelah didesak terus-menerus oleh pelaku.

“Saya sudah menolak berkali-kali, saya bilang tidak mau. Tapi dia terus datang ke rumah, bahkan sampai menangis-nangis minta saya ikut. Katanya nanti kalau rugi, dia siap jadi asisten saya,” ungkap FK saat memberikan keterangan.

Awalnya, FK mengaku belum pernah terlibat dalam dunia investasi seperti itu. Namun, bujuk rayu AF membuatnya akhirnya menanamkan dana hingga Rp350 juta.

“Pertama saya masuk Rp200 juta, lalu saya tambahkan lagi Rp150 juta. Awalnya masih ada Rp270 juta di akun, tapi beberapa hari kemudian uang saya tinggal Rp5 juta. Habis, lenyap begitu saja!” tutur FK dengan nada sedih.

FK mengaku kini sangat menyesal dan merasa dijebak. Ia menyebut bahwa niatnya hanya ingin membantu, bukan mencari keuntungan dari investasi tersebut.

“Saya niat bantu saja, tapi ternyata malah dijerumuskan. Saya rasa bukan saya saja yang jadi korban, banyak masyarakat lain bisa tertipu dengan cara seperti ini,” ujarnya.

Merasa dirugikan secara materi dan moral, FK kini berencana melapor ke pihak kepolisian dengan pendampingan Putri Maya Rumanti selaku kuasa Hukum Law Firm Puri & Partners yang juga Tim 911 Serta Paman Acong dari JMSI Pusat. Ia berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan pelaku AF bisa bertanggung jawab atas perbuatannya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada janji manis investasi tanpa izin resmi, terlebih jika dilakukan secara personal dengan bujuk rayu emosional.

Pihak kepolisian pun diharapkan segera menindaklanjuti laporan FK, mengingat modus seperti ini diduga sudah menjerat banyak korban lain.

(Rizky A sony)

Bandar Lampung, (HD) -Kasus dugaan penipuan berkedok kerja sama usaha pengelolaan gas LPG kembali mencuat di Provinsi Lampung. Sebanyak *10 orang korban* resmi melaporkan kasus tersebut ke *Polda Lampung*, pada Rabu, 9 Oktober 2025.

Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: *LP/B/722/X/2025/SPKT/POLDA LAMPUNG*, atas nama pelapor *Hendri Widianto*, warga Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam laporan yang diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung itu, pelapor bersama sejumlah korban mengaku mengalami kerugian besar setelah mengikuti kerja sama usaha yang dijanjikan oleh pihak terlapor. Modusnya, pelaku menawarkan kemitraan dengan iming-iming keuntungan dari penyaluran LPG 3 kg di beberapa wilayah Lampung.

Namun hingga batas waktu yang dijanjikan, hasil kerja sama maupun dana investasi para korban tak kunjung dikembalikan. Total kerugian ditaksir mencapai *ratusan juta rupiah*.

Dalam proses pelaporan, para korban *didampingi oleh Putri Maya Rumanti selaku kuasa Hukum Law Firm Puri & Partners yang juga Tim 911 serta Paman Acong dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat*, yang turut memberikan dukungan moral dan hukum agar kasus ini dapat ditangani secara profesional oleh pihak kepolisian. Kehadiran mereka juga menjadi bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan bermodus kerja sama usaha.

“Harapan kami, kasus ini segera ditindaklanjuti dan pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” ujar salah satu korban usai memberikan keterangan di Polda Lampung.

Saat ini, pihak kepolisian tengah memproses laporan tersebut untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

(Rizky A sony/Tim)

Lampung Utara – Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Lampung Utara meraih juara kedua kategori Mula dalam Lomba Polisi Cilik tingkat Polisi Daerah (Polda) Lampung di Gedung Graha Bhakti Pramuka, di Bandar Lampung sejak Rabu 17 September 2025 kemarin.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, perhelatan lomba Polisi Cilik yang digelar oleh Dit Lantas Polda Lampung merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-90 tahun yang jatuh pada tanggal 22 September 2025 mendatang.

“Alhamdulillah, hari ini Pocil binaan Polres Lampung Utara berhasil menjadi juara 2 kategori Mula,” kata Kapolres. Kamis (18/9/2025).

Lanjut Kapolres, penampilan dari 31 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) yang tergabung dalam tim Polisi Cilik Polres Lampung Utara ini, tidak terlepas dari dukungan dan support semua pihak, terutama keseriusan pelatih dan para Pocil.

“Saya sangat mengapresiasi penampilan para Pocil yang telah tampil maksimal dalam perlombaan tersebut. Selamat untuk anak-anak Pocil, semoga perlombaan ini menjadi motivasi bagi mereka,” ujarnya.

(Rizky A sony)

Bandar Lampung, (HD)  – Satreskrim Polres Pesisir Barat Lampung menyelidiki kasus dugaan penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia di Pekon Kebuayan, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (2/4/2025) sekira pukul 02.00 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya tindak pidana tersebut. Ia mengatakan kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh Satreskrim Polres Pesisir Barat.

“Korban berinisial FAP (20) sempat dilarikan ke puskesmas terdekat setelah dianiaya sejumlah orang tidak dikenal. Namun kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia di RS Handayani, Kabupaten Lampung Utara,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban FAP bersama rekannya R, RK, dan E mulanya menghadiri pesta di Pekon Kebuayan. Di lokasi tersebut, korban sempat bergabung dengan sejumlah rekannya, termasuk N dan AA.

Saat berada di area parkiran, korban didatangi seorang pria tidak dikenal mengenakan kaus abu-abu dan celana jeans panjang warna biru dongker. Pria tersebut sempat menanyakan identitas korban, namun setelah dijawab pelaku langsung memukul kepala korban.

“Beberapa orang lain yang belum diketahui identitasnya kemudian ikut melakukan pemukulan terhadap korban,” jelas Yuni.

Akibat dugaan tindak penganiayaan tersebut, korban sempat dibawa rekan-rekannya ke puskesmas dan dirujuk ke RS Handayani, Lampung Utara. Namun nyawanya tidak tertolong.

“Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan langkah selanjutnya akan dilakukan ekshumasi terhadap jenazah korban untuk kepentingan penyidikan,” tegas Yuni

Lanjutnya, Polda Lampung bersama Polres Pesisir Barat berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut. “Polisi tidak akan tinggal diam. Kami akan bekerja profesional, agar pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia bisa segera terungkap,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

(Rizky A sony)