Tanggamus, HD – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus berhasil menangkap empat orang di Dusun Bandongan Pekon Talang Padang Kecamatan Talang Padang atas dugaan peredaran Narkotika jenis sabu.

Keempat tersangka diantaranya Andi Pramudito alias Grindil (38), Widi Eprindo (48), Febri Baruna (31) warga Pekon Talang Padang dan Saifi alias Cepi (42) warga Pekon Talang Raman, Talang Padang.

Dari penangkapan tersebut terungkap, Andi Pramudito alias Grindil merupakan diduga pengedar sabu kepada 3 pelaku lainnya dan diantara 3 pelaku juga terdapat pelaku yang menggunakan sabu secara bersama-sama.

Kasat Resnarkoba Polres Tanggamus, AKP Iwan Ricad, S.H., mengungkapkan, keempat pelaku ditangkap pada Selasa tanggal 30 Januari 2024, sekira pukul 03.30 WIB di wilayah Talang Padang.

“Keempatnya ditangkap tanpa perlawanan di 4 TKP berbeda, termasuk dalam pengembangan kasus,” kata AKP Iwan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si., Rabu 31 Januari 2024.

AKP Iwan Ricad menjelaskan, penangkapan bermula pihaknya mendapatkan informasi masyarakat di sebuah rumah di Pekon Talang Padang sering digunakan untuk transaksi Narkoba.

Penangkapan perdana dimulai dari tersangka Widi Aprindo dan dilakukan penggeledahan di temukan barang bukti Narkotika berupa 3 (tiga) buah plastik klip sisa pakai dan 1 (satu) buah alat hisap sabu/bong.

Pengakuan tersangka Widi Aprindo bahwa sebelumnya telah mendapat sabu-sabu dari tersangka Andi alias GRINDIL seharga Rp350 ribu dan sabu tersebut digunakan bersama tersangka Febri.

Atas pengakuan itu, pihaknya memburu tersangka Febri dan ia mengakui menggunakan sabu bersama dengan tersangka Widi menggunakan alat hisap sabu yang ditemukan di rumah Widi.

Saat penggeledahan di rumah Febri Baruna, turut diamankan barang bukti yang berhasil disita berupa plastik klip bekas pakai, pipa kaca/pirek bekas pakai, 2 pipet, alat hisap sabu/bong dan Handphone.

Tak berhenti disana, petugas melanjutkan pengembangan sehingga berhasil ditangkap diduga pengedar sabu bernama Andi Pramudito alias Grindil sedang bersama Saifi alias Cepi.

“Setelah itu dilakukan penggeledahan terhadap tersangka Andi dan Saifi berupa plastik klip berisi sabu dengan berat brutto 3.72 gram, 2 bundel plastik klip, plastik klip kosong, 2 pipet, uang sejumlah Rp500 ribu dan 2 unit Handphone serta 2 KTP dan plastik klip berisi sabu di dalam dompet kecil,” jelasnya.

Kasat mengungkapkan, dugaan sementara peran masing-masing pelaku diantaraya dua pembeli dan pengedar dan pihaknya terus melakukan pengembangan kasus tersebut.

“Kami terus melakukan pengembangan terhadap penyedia sabu diatas Andi, namun diduga pelaku tidak berada dikediaman, sehingga terus dilakukan pengejaran,” ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat pasal 112, 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. “Ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya. (Tomi)

TULANG BAWANG, HD– Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan patroli dialogis dengan sasaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Operasi Mantap Brata (OMB) Krakatau 2024.

Patroli dialogis ini berlangsung hari Jum’at (26/01/2024), pukul 10.00 WIB s/d selesai, di kantor sekretariat Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS), Kampung Menggala, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

“Personel kami yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Preventif OMB Krakatau 2024 menggelar patroli dialogis ke kantor sekretariat Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS), Kampung Menggala,” kata Kasat Samapta, AKP Samsul Bahri, S.A.P, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK.

Lanjutnya, kegiatan patroli dialogis ini sebagai bentuk kehadiran petugas Polri yang berseragam dinas di kantor sekretariat PPS guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang sedang beraktivitas terutama KPPS pada pelaksanaan OMB Krakatau 2024.

“Cara bertindak yang dilakukan oleh petugas kami yakni berdialog dengan petugas KPPS guna mendengarkan secara langsung terkait situasi kamtibmas yang ada di sekitar kantor sekretariat PPS, sehingga akan diperoleh informasi yang akurat,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

Kasat Samapta menambahkan, patroli dialogis yang dilakukan oleh petugasnya juga bertujuan untuk memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga kerukunan selama berlangsungnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang saat ini masih dalam tahap kampanye.

“Pilihan boleh beda, tapi persatuan dan kesatuan itu yang paling utama karena setelah berakhirnya kontestasi Pemilu 2024 nanti, semua tetap bersaudara dan saling menghormati, serta saling menghargai satu sama lain. Kita semua adalah Indonesia,” imbuh AKP Samsul. (*)

OGAN ILIR, HD– Kepala Kepolisan Resort (Kapolres ) Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman S.H.,S.I.K.,M.Si mengajak insan pers (wartawan) yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir agar terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Kepolisian.

Hal itu disampaikan Kapolres ketika menggelar Coffee Morning di cafe KNA yang berada di jl.lintas Palembang prabumulih Km 32 kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir jumat (27/01/2024) pagi.

“Kegiatan coffee morning ini sebagai sarana komunikasi Polri dengan wartawan untuk lebih mempererat tali silaturrahmi dan menjalin sinergitas antara pihak Kepolisian dengan insan pers, sekaligus berdiskusi dalam rangka menciptakan pemilu damai tahun 2024″ kata AKBP Andi Baso Rahman saat silaturrahmi

Turut mendampingi Kapolres sejumlah Pejabat Utama, antara lain Kasat Reskrim AKP Suparto kasat narkoba dismin Haryadi kasat intelkam Yusup kasat lantas nofrizal .Kabag Ops..herman serta Kasi Humas

Acara silaturahmi ini dipandu oleh Kasi Humas AKP ….yang menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada rekan-rekan pers yang telah menyempatkan hadir dalam acara yang penuh keakraban ini, Kasi Humas juga menyampaikan apresiasi atas terciptanya hubungan yang baik selama ini antara Jajaran Polres Ogan Ilir dengan insan Pers se-Kabupaten Ogan Ilir

Yasandy ketua DPD IWO-I yang mewakili wartawan menyampaikan apresiasi kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Kapolres Ogan Ilir beserta jajarannya yang telah menggelar kegiatan ini guna menjalin dan membina hubungan baik dengan insan pers.

Saya perhatikan sudah beberapa kali pihak Kapolres silaturahmi dan kopi morning,Namun saya menilai sinergitas bukan bertambah malahan berkurang,karena disana disini kami pihak media sering miscomonikasi dikarenakan kurang komonikasi.

Saya juga memberikan masukan agar koordinasi lebih ditingkatkan dalam menciptakan pemilu damai,karena dg adanya koordinasi yang bersinambung maka kolaborasi akan tercipta.

Kolaborasi salah satu harapan kami dari media karena begitu pentingnya kalaboraai dapat melibatkan insan pers dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan pihak polres oi

“Saya selaku perwakilan wartawan di Ogan Ilir berharap semoga silaturahmi ini dapat terus terpelihara, sehingga sinergitas kedua profesi ini juga dapat terjalin dengan baik, jelasnya.

Selanjutnya, kata sambutan dari Kapolres yang diawali dengan perkenalan diri kepada insan pers yang hadir, dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada insan pers yang selama ini telah membantu mempublikasikan kinerja jajaran Polres Ogan Ilir

Kapolres juga mengajak insan pers untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, melalui pemberitaan yang menyejukkan serta mengedukasi masyarakat.

“Mari bersama kita wujudkan Kabupaten Ogan Ilir ke depan yang lebih baik dan semakin maju dengan pemberitaan yang menyejukan serta mengedukasi masyarakat,” ujar Kapolres.

Disamping itu, Kapolres Ogan Ilir juga menyatakan keterbukaannya dan siap bekerjasama dan bersinergi dengan insan pers serta saling mendukung untuk kebaikan.

Kapolres menyebutkan, kunci terpenting agar bisa terus terjalin diantaranya, selalu komunikasi dan koordinasi. Setelah itu harus ada kolaborasi dan sinergitas antara awak media dengan Polri.

Oleh sebab itu, Kapolres Ogan Ilir mengajak para wartawan ikut membantu Polri dalam hal ini Polres Ogan Ilir menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dengan memberitakan narasi yang positif dan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Karena karakter masyarakat kita cenderung lebih cepat merespon berita hoaks dibandingkan berita yang sifatnya berupa edukasi. Melalui kegiatan ini kami sangat berharap kepada rekan-rekan pers untuk terus bersinergi dalam memberitakan kegiatan Kepolisian sekaligus menangkal berita-berita hoax didunia maya dan juga menyajikan informasi kepada masyarakat yang sebenarnya juga yang tidak kalah pentingnya adalah kekompakan dari rekan-rekan wartawan bersama Humas Polres Ogan Ilir untuk terus dipertahankan,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, sejumlah awak media meminta pada Kapolres agar selalu bisa bersinergi, diantaranya menjalin komunikasi terutama ketika wartawan membutuhkan sebuah konfirmasi berita. Selain itu, wartawan juga siap mendukung program Polres Ogan Ilir demi menjaga situasi yang aman dan kondusif terlebih menjelang Pemilu 2024 ini.

Mengakhiri silaturahmi ini Kapolres Ogan Ilir beserta Pejabat Utama Polres Pasaman Barat melakukan foto bersama dengan seluruh wartawan yang hadir, kegiatan berakhir pada pukul 11.15 Wib dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman dan lancar. (Ardi)

TULANG BAWANG, HD– Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulang Bawang Reka Punnata, SH menghadiri pelantikan pengambilan sumpah janji Kelompok Penyelenggarara Pemungutan Suara (KPPS) tahun 2024 secara serentak dikecamatan menggala. Kegiatan berlangsung di Aula Islamic Center Menggala Kabupaten setempat. Kamis, (25/01/24).

Pelantikan KPPS serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Tulangbawang. Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota kpps sebanyak 9.148 orang. Yang diperuntukkan untuk  1.307 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tersebar di 151 Kampung/kelurahan dari 15 kecamatan se-kabupaten Tulang Bawang yang akan melayani daftar pemilih sebanyak 307.767 orang.

Dalam sambutanya Ketua KPU Kabupaten Tulang Bawang Reka Punnata menyampaikan, betapa pentingnya tugas dan tanggung jawab KPPS sebagai ujung tombak KPU dalam melaksanakan proses pemungutan serta penghitung surat suara.

KPPS bertugas menjaga hak konstitusi rakyat dalam melaksanakan proses demokrasi diretorial terbawah di wilayah kerja paling banyak 300 suara.

“KPPS adalah ujung tombak KPU dalam proses pemungutan dan penghitung surat suara,penjaga konstitusi rakyat dalam memilih pemimpin” ucapnya

Masih kata, Reka sapaan akrabnya, dirinya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh KPPS yang sudah dilantik.

“Selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar KPU Tulang Bawang dalam melaksanakan proses pemilihan umum secara serentak 14 Februari 2024 mendatang. Oleh karena itu, mari kita jaga baik marwah serta jagalah hak konstitusi pemilih, perkuat demokrasi kita wujudkan pemilu yang berkualitas, terbuka dan dapat dipercaya,” Tutur Reka Punnata dalam giat tersebut.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Menggala Saiful Ahmad, menyampaikan, Pelantikan KPPS hari ini secara serentak se- Indonesia.

“Untuk di Kecamatan Menggala sendiri sebanyak 1.043 orang telah dilantik. Pelantikan hari ini juga dilakukan oleh PPK Kecamatan dimasing-masing daerah, ” Ujarnya. (Jaya)

Hariandiksi.com |Tanggamus – Tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Kota Agung, dibackup Tim Unit 1 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana pengrusakan.

Pelaku, inisial TR (32), beralamat di Perumpuri Cinta Residence Block C 19, Kel/Desa Raja Basa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, dirinya kabur usai merusak pagar garasi di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Korban dalam kasus ini adalah David Ibrahim (29), warga Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, yang saat itu pagar garasinya di rusak tersangka tepatnya pada pada hari Sabtu, tanggal 21 Maret 2020, sekitar pukul 12.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, Iptu Muhammad Fajar Jihad Balman, S.Tr.K., S.I.K mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya bersama tim gabungan dalam melakukan penangkapan.

Kemudian, berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, diperoleh informasi bahwa pelaku berada di sekitar wilayah pasar Natar, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

“Atas hal itu, tim melakukan penangkapan tersangka pada dinihari tadi, Selasa, tanggal 23 Januari 2024, sekitar pukul 02.15 WIB,” kata Iptu Muhammad Fajar Jihad Balman mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si.

Kasat mengungkapkan, penangkapan tersangka melibatkan Tekab 308 Polres Tanggamus, Polsek Kota Agung dan Tim Unit 1 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung yang dipimpin oleh AKP Ferdo Elfianto, S.I.K., sehingga berhasil menangkap tersangka TR.

“Telah dilakukan interogasi terhadap tersangka, dan hasilnya membenarkan bahwa TR adalah pelaku yang terlibat dalam tindak pidana pengrusakan yang dilaporkan pada tanggal 21 Maret 2020,” ungkapnya.

Lanjutnya, tersangka kemudian dibawa ke Ditkrimum Polda Lampung dan diserahkan kepada personel Polsek Kota Agung untuk proses lebih lanjut.

Dijelaskan Kasat, kronologi kejadian pada tanggal 21 Maret 2020, menurut korban bahwa dirinya, mendapatkan teguran dari pelaku yang mengklaim bahwa posisi pagar tersebut salah.

Meskipun pelapor meminta klarifikasi dari ketua RT Anwar dan Anwar yang menyatakan bahwa lahan tersebut memang milik korban, namun pelaku tetap ngotot merusak pagar gerasi dengan menggunakan alat palu.

“Setelah sebelumnya menghampiri korban berkali-kali, akhirnya merusak pagar gerasi yang sedang dibangun oleh korban di lahan miliknya. Korban saat itu melapor ke Polsek Kota Agung,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini tersangka TR dalam proses pelimpahan tahap 2 tersangka dan barang bukti guna dilakukan proses peradilan dan rencana hari ini tersangka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tanggamus, sebab berkasnya telah lengkap. (Tomi)

“Atas perbuatannya, terangka sebagaimana dimaksud dalam pasal 406 KUHPidana, ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara,” tandasnya. (TOMI)

HARIANDIKSI.COM | LAMPUNG

Stigma “negeri para pembegal” yang melekat di Provinsi Lampung perlahan kini mulai reda. Tanah Lado kini menjadi tujuan wisata dari ribuan warga.

Hal ini bisa terlihat secara kasat mata dan jelas saat akhir pekan maupun musim liburan. Di jalan-jalan protokol, area parkir hotel, banyak kendaraan dengan plat nomor luar Lampung seperti BG, B, dan lainnya.

Kendaraan luar Lampung ini hilir mudik ke lokasi wisata dan tujuan kuliner untuk menikmati suasana liburan di Provinsi Lampung.

Salah seorang wisatawan asal Sumatera Selatan, Hendra Nasution mengaku selalu menanti momen liburan untuk pergi ke Lampung.

Menurutnya, akses ke Lampung dari Sumatera Selatan sangat mudah dijangkau dan cepat. “Lewat jalan tol cuma 4 jam,” katanya saat ditemui di Pantai Sari Ringgung, Senin (1/1/2024).

Hendra mengaku tidak memperdulikan stigma “begal” dan menyeramkan yang berkembang di kalangan publik.

Karena, dalam kenyataannya Hendra justru menjumpai hal sebaliknya.

“Nggak ada itu (takut) kami main ke Lampung. Warganya malah ramah dan akrab,” kata Hendra dalam dialek khas Sumatera Selatan.

Dia juga menepis anggapan Lampung rawan pembegalan. “Lampung aman kok. Kami sudah tiga kali wisata di sini, aman-aman saja,” katanya.

Hal senada dikatakan Alfi Widya Kusuma, warga Kalimantan yang berwisata bersama keluarganya saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Lampung.

Alfi yang sudah enam tahun tinggal di Lampung mengaku image menyeramkan hanya dikatakan orang yang melihat Lampung dari luar saja.

“Lampung gak semenakutkan itu, menurut aku gak semenyeramkan itu. So far di sini baik-baik aja,” kata dia.

Lebih dari itu, ia mengakui warga lokal Kota Bandar Lampung sangat ramah dan bersahabat terhadap masyarakat pendatang.

“Enak sih kotanya juga, ternyata gak seperti kata orang-orang yang keras banget gitu juga enggak,” tambahnya.

Kesan buruk dan image “begal” ini juga ditepis oleh Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika.

“Indikator rawan begal seperti apa, apakah ketika ada kejadian satu kali dapat disebut menjadi rawan? Faktanya, Lampung kini jadi tujuan wisata,” kata Helmy.

Helmy mengatakan kepolisian telah berupaya keras menjaga keamanan agar kejahatan jalanan bisa ditekan.

Namun, Helmy mengaku kepolisian tidak bisa bekerja sendirian untuk menjaga Lampung dari faktor-faktor lain.

Misalnya, ada beberapa jalan yang tidak memiliki lampu penerangan maupun jalan rusak. Kepolisian tidak mempunyai kapasitas untuk mengatasi hal itu.

“Jadi tentu saja, kita butuh bekerja sama. Tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Kita (kepolisian) tidak punya kewenangan memperbaiki jalan rusak atau memasang lampu,” katanya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | LAMPUNG

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung menetapkan komika berinisial AR (33) sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Komika AR diduga telah melakukan penodaan agama melalui materi stand up comedy-nya dalam acara “Desak Anies Baswedan” pada Kamis (7/12/2023) lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes) Umi Fadillah Astutik membenarkan komika AR itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan, 7 saksi dan 5 orang ahli, dinyatakan komika berinisial AR itu diduga telah melakukan penistaan agama,” kata Umi, Minggu (10/12/2023).

Umi juga mengatakan tersangka AR saat ini ditetapkan untuk ditahan di Mapolda Lampung untuk diproses lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus yang dilaporkan oleh tiga orang ini berawal saat tersangka AR menerima tawaran mengisi stand up comedy pada acara “Desak Anies Baswedan” di Kafe Bento, Kecamatan Sukarame.

AR yang saat itu dihubungi oleh Farhan ditawari honor sebesar Rp 1 juta untuk penampilannya dalam acara itu.

Pada hari kejadian, AR lalu menyampaikan materi stand up comedy-nya itu. Salah satu isi materi yang dilaporkan sebagai penistaan agama yaitu tentang nama Muhammad.

“Coba lu cek di penjara ya, ada berapa nama Muhammad, kayak penting aja nama muhammad itu sekarang ya, udah dipenjara semua”, kutipan materi stand up comedy ini terekam dalam video YouTube acara “Desak Anies” yang berdurasi 2 jam dan 2 menit.

Umi mengatakan, tersangka AR dikenakan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama subsider Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan.(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Lampung Selatan

Polda Lampung dan jajaran terjunkan ratusan personel mengamankan kegiatan kampanye calon anggota Dewan Perwakilan daerah (DPD), Calon Legislatif dan Capres/Cawapres yang berlangsung di puluhan lokasi yg tersebar di Provinsi Lampung pada Kamis (7/12/2023).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Umi Fadilah Astutik mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kegiatan kampanye yang dilakukan para kontestan pemilu dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Kabid menyebut kegiatan kampanye dihari kesepuluh masa kampanye ini berlangsung di beberapa wilayah Kabupaten Provinsi Lampung, salah satunya Kampanye Paslon Nomor 1 yang berlangsung di beberapa tempat Kota Bandar Lampung.

“Pengamanan ini bentuk nyata komitmen Polda Lampung dan jajaran dalam mendukung suksesnya proses demokrasi Pemilu 2024 yang sedang berjalan,” ujar Kabid Humas

Lebih lanjut ia ia mengimbau para kontestan, tim sukses dan relawan untuk melakukan kampanye yang santun tanpa menghina, menghasut, dan mengadu domba. Hal itu agar proses demokrasi yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan aman damai dan sejuk.

Ia juga menyampaikan, perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi, untuk itu ia meminta masyarakat untuk menjaga sikap toleransi dan persatuan yang selama ini sudah terbangun dengan baik.

“Mari kita sukseskan pesta demokrasi ini dengan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan dan mengganggu jalannya pesta demokrasi.” Tandasnya

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Bandar Lampung

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung kembali menangkap satu orang bawahan Fredy Pratama, gembong narkotika jaringan internasional yang kini jadi buruan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes) Umi Fadillah Astutik mengungkapkan, tersangka tersebut berinisial SR alias Black, warga Palembang, Sumatera Selatan.

Umi mengatakan tersangka SR ditangkap pada Rabu (8/11/2023) kemarin di Bandung, Jawa Barat setelah penyidik mengembangkan kasus jaringan Fredy Pratama.

“Tersangka merupakan salah satu jaringan FP (Fredy Pratama). Tersangka membawahi kurir sebanyak 12 orang,” kata Umi.

Dari penyelidikan, SR mendapatkan uang sebesar Rp 5 juta per kilogram yang berhasil diselundupkan. Umi menyebutkan, SR sudah meloloskan ratusan kilogram dengan 12 orang kurir itu.

Tetapi terkait jumlah kurir tersebut, Umi mengatakan ada kemungkinan bertambah lagi. Lantaran diduga SR masih berbelit-belit dalam memberikan keterangan.

“Masih didalami terkait jumlah kurir ini. Karena ada satu kurir yang diduga jaringannya atas nama Abdul Rahman, warga Palembang yang ditangkap di Medan pada Desember 2020 lalu,” kata Umi.

Dalam penangkapan itu, kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada Abdul Rahman

“Yang bersangkutan meninggal dunia dan baru diketahui telah enam kali lolos sebelum ditangkap di Medan,” kata Umi.

Modus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu itu barang kiriman dari Aceh, Medan, dan Pekanbaru transit terlebih dahulu di Palembang.

“Setelah transit, narkoba jenis sabu-sabu itu dibawa melalui Lampung dengan tujuan Jakarta, Surabaya dan beberapa provinsi lainnya,” kata Umi.

Menurut Umi, SR mendapatkan narkoba dari tersangka L, seorang narapidana di Lapas Banyuasin yang kemudian dipindahkan ke lapas di Nusakambangan bersama H dan K (suami selebgram APS).

“L, H dan K kini diamankan di Mapolda Lampung untuk penyidikan terhadap SR,” kata Umi.

Selain menangkap SR, kepolisian juga menyita barang bukti berupa ponsel, uang tunai sebesar Rp 1,8 juta, kartu ATM, buku tabungan, paspor dan print out rekening.

“Hari ini kita juga lakukan penyitaan satu unit rumah di Palembang atas nama tersangka B, jaringan Fredy Pratama. Total tersangka dari jaringan Fredy Pratama sebanyak 28 orang yang sudah ditangkap,” kata Umi.

Selain itu, dari pengungkapan jaringan internasional ini, Polda Lampung juga telah menyita uang sebesar Rp 34,4 miliar.

“Barang bukti berupa uang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung,” kata Umi.

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Polda Lampung

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika memberikan Pengarahan Kepada Perwira Lulusan SIP (Sekolah Inspektur Polisi) Angkatan 52 dan PAG (Pendidikan Alih Golongan) Polda Lampung, bertempat di GSG Presisi Polda Lampung. Selasa (5/12/2023).

Turut hadir Karo Ops Polda Lampung dan Karo Sdm Polda Lampung serta seluruh personel perwira SIP dan PAG sejumlah 82 personel.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dalam arahan nya mengatakan “Sebagai perwira harus bisa dan cepat menyesuaikan diri dalam setiap perubahan yang terjadi, berbagai macam persoalan di dunia nyata sangat kompleks harapan masyarakat kepada polri harus cepat, tanggap, profesional dan dengan sikap yang baik dan sopan”, ujarnya

“Kita saat ini sedang melaksanakan pengamanan tahap kampanye di pemilu 2024, dan kita sebagai anggota Tni-Polri dan Asn harus menjaga netralitas, saya sampaikan netralitas dan intergritas kita sedang di pertaruhkan jadi kita harus fokus kepada tugas pokok kita, efektifitas dan kemampuan Polda Lampung yang dimiliki, digunakan dan dimanfaatkan untuk penyelanggaraan pemilu yang aman dan damai, karena itu tenaga sebanyak 82 orang perwira SIP dan PAG Polda Lampung harus siap untuk ditempatkan di satwil jajaran”, tegasnya

Akhir arahan Irjen Pol Helmy Santika berpesan “Laksanakan tugas dengan baik dan berikan kinerja yang terbaik untuk masyarakat jadilah pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat agar nantinya dikenang sebagai Polri yang presisi oleh masyarakat dan sekali lagi jaga netralitas Polri pada pemilu tahun 2024”, tutupnya

(Rizky A Sony)