hariandiksi.com

‎Lampung Utara, (HD) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Lampung Utara Defriwansyah, mengucapkan pada Hari Bhayangkara Ke-80 tahun 2026 “Langkah Bakti Sang Polri”

‎Defriwansyah sebagai ketua DPC AJOI lampura menyambut hari Bhayangkara ke-80, 1 juli 2026,  menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Korps Bhayangkara sebagai langkah bakti  sang polri dan sebagai pilar utama penjaga kondusifitas bangsa dan garda kedepan.

‎”Atas nama insan Pers dan segenap jajaran ajoi lampura  “saya mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Polri mengabdi, 80 tahun pula, Polri menjadi penjaga dan kedaulatan, Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, serta selalu utama memberikan pelayanan pada masyarakat. ucap nya ketua ajoi lampura Defri.

‎Insan Pers dirgahayu Bhayangkara teruslah menjadi polisi yang dicintai karena karya, dihormati karena integritas, dan dibanggakan karena pengabdiannya. bersama Polri. Insan Pers juga berkomitmen membantu untuk wujudkan lampung utara yang aman, maju, dan sejahtera – tambahnya “Def”

‎Saya berharap pada Hari Ulang Tahun Kepolisian Republik Indonesia, adalah agar polri semakin presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan), humanis, dan tegas dalam penegakan hukum. Institusi ini di dambakan terus di cintai masyarakat melalui pelayanan yang bersih, adil, dan merata di seluruh pelosok negeri. harapnya.

‎Semoga kedepan polri di harapkan terus menjaga dan meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata yang profesional dan berintegritas, pelayanan berkeadilan, memastikan penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu serta memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh elemen masyarakat. Polri untuk masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis dan hadir langsung di tengah masyarakat.tutupnya Defri. RED.

(Red/Sony)

Lampung Utara, (HD) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara menggelar kegiatan pengaturan (gatur) lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan dan aktivitas masyarakat, Selasa (30/6/2026) pagi.

Selain mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar dan aman, personel Satlantas juga memberikan imbauan kepada pengendara sepeda motor untuk selalu menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai upaya meningkatkan keselamatan saat berkendara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa kegiatan gatur rawan pagi merupakan pelayanan rutin kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk.

“Melalui kegiatan pengaturan lalu lintas ini, personel tidak hanya mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, salah satunya menggunakan helm SNI saat mengendarai sepeda motor. Helm merupakan perlengkapan keselamatan yang dapat mengurangi risiko fatal apabila terjadi kecelakaan,” ujar IPTU Herawati.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan.

Dengan adanya kegiatan gatur rawan pagi yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA (HD) – Nasib apes menimpa Tri Ratno alias Ateng, warga Sukung Jalan Etshkiko Siomi kelurahan Kelapa Tujuh kecamatan Kotabumi Selatan, Kotabumi. Rumahnya hancur akibat tertimpa pohon tumbang saat angin kencang menerjang pada 14 Februari 2026 lalu. Namun hingga akhir Juni 2026, janji kompensasi ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara belum juga cair.

Keterlambatan ini memicu kekecewaan mendalam. Warga menilai pemerintah kerap lalai dalam memelihara pohon-pohon pelindung dan lambat merespons keluhan. Akibatnya, saat bencana terjadi, masyarakat kecil dipaksa menanggung sendiri kerugian materil akibat kelalaian tata kota tersebut.

Saat diwawancarai oleh Media Harian Diksi, Tri Ratno mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah. Ia pun menyayangkan sikap pasif dari para pemangku kebijakan setempat. Selasa (30/6)

“Padahal rumah kami ini dekat sekali dengan Rumah Dinas Bupati dan dekat dengan rumah pribadi Wakil Bupati Lampung Utara. Akan tetapi, tidak pernah ada kepedulian sama sekali pada kami yang orang kecil ini,” ujar Ateng dengan nada kecewa.

Untuk wakil rakyat DPRD kabupaten Lampung Utara perlu menginisiasi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur skema ganti rugi cepat dan konkret bagi warga yang menjadi korban kelalaian fasilitas publik atau pohon tumbang.

Jadilah penyambung lidah yang agresif bagi warga kecil seperti kami ini, agar janji-janji manis pemerintah daerah saat bencana tidak menguap begitu saja. Pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari dinas terkait untuk menuntaskan pembayaran kompensasi yang sempat dijanjikan kepada korban.

(Rizky A Sony)

WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan memperingati Hari Keluarga Nasional
(HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 di UPT Puskesmas Baradatu, Senin (29/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan sumbe daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 seta Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

Peringatan HARGANAS dihadiri oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Baradatu, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, unsur Dharma Wanita Persatuan serta Ketua TP PKK Kecamatan Baradatu.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional
merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh masyarakat bahwa keluarga
merupakan pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga menjadi lingkungan
pertama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Bupati menjelaskan bahwa tema tersebut mengandung makna penting tentang perlunya kehadiran seorang ayah, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional, sosial, dan spiritual dalam proses tumbuh kembang anak.
“Peran ayah sangat penting dalam membangun rasa percaya diri anak, memberikan
pelindungan, menjadi teladan, membentuk karakter, serta mendukung tumbuh kembang anak
secara optimal. Kehadiran ayah hari ini akan menentukan kualitas generasi masa depan”, ujar
Bupati Ayu.

Bupati juga mengaja Bupati juga mengajak seluruh ayah di Kabupaten Way Kanan untuk meningkatkan keterlibatandalam pengasuhan anak, mendampingi proses pendidikan, menjaga komunikasi yang harmonis dalam keluarga, serta bersama-sama menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan kebahagiaan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen
mendukung pembangunan keluaga melalui berbagai program strategis, di antaranya Program
Bangga Kencana, percepatan penurunan stunting pembinaan keluaga balita, keluarga remaja,
keluarga lansia, serta penguatan Kampung Keluarga Berkualitas.

Menurut Bupati Ayu, keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan oleh
pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, tokoh agama,
hingga lembaga pendidikan agar mampu menciptakan keluarga yang tangguh, mandiri, dan
sejahtera.

Apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Ayu kepada seluruh jajaran Dinas P3APPKB
Kabupaten Way Kanan, para Penyuluh Keluaga Berencana (PKB), kader Institusi Masyarakat
Perdesaan (IMP), kader PKK, Tim Pendampingan Keluarga (TPK), serta seluruh pihak yang
selama ini berperan aktif dalam menyukseskan program pembangunan keluarga di Kabupaten
Way Kanan.

Peringatan HARGANAS Ke-33 ini juga menjadi sarana memperkuat edukasi kepada
masyarakat mengenai pentingnya pengasuhan yang berkualitas, peningkatan ketahanan
keluarga, pencegahan stunting, serta penguatan peran orang tua dalam membentuk generasi
yang sehat, berkarakter, dan produktif.

Sebelumnya, Kadis P3APPKB Andi Oktoviandi, S.KM.,M.M, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 Tahun 2026 mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menjadi pengingat bagi seluruh keluarga akan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak serta pembangunan keluarga yang berkualitas. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya diukur dari kebeadaan secara fisik, tetapi juga dari keterlibatan emosional, sosial, dan spiritual dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Kehadiran ayah yang aktif dalam keluarga terbukti mampu memberikan dampak positif
terhadap tumbuh kembang anak, sekaligus membantu menurunkan tingkat stres pada ibu dan
anak. Kondisi tersebut secara tidak langsung turut mendukung upaya percepatan penurunan
angka stunting di Kabupaten Way Kanan. Ayah yang hadir juga merupakan ayah yang peduli
terhadap kesehatan reproduksi keluarga serta mendukung perencanaan keluarga yang
matang”, ujar Andi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai bentuk implementasi Program Pembangunan
Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta komitmen
Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam percepatan penurunan stunting, rangkaian
peringatan HARGANAS Ke-33 tahun ini diisi dengan pelayanan keluarga berencana secara
langsung kepada masyarakat. Di Kecamatan Baradatu dilaksanakan pelayanan kepada 15
akseptor implan dan 10 akseptor suntik, sementara di Klinik Kamino diberikan pelayanan
Metode Operasi Wanita (MOW) kepada dua akseptor sebagai bagian dari pelayanan Metode
Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Menurut Andi, pelayanan tersebut merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merencanakan keluarga yang sehat dan berkualitas, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Melalui pelayanan ini kami berharap semakin banyak keluarga di Way Kanan yang memiliki kesadaran untuk merencanakan kehidupan berkeluarga secara baik. Keluarga yang sehat, terencana, dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas serta menjadi modal utama dalam mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Andi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB,
Kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP), Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader PKK,
tenaga kesehatan, serta seluruh mitra kerja yang selama ini menjadi ujung tombak
pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Way Kanan. Ia menegaskan bahwa
keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan
memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Mengakhiri laporannya, Andi mengajak seluruh kader dan petugas lapangan untuk terus
menggaungkan Gerakan “Ayah Wajib Hadir” hingga ke tingkat keluarga. “Mari kita jadikan
momentum HARGANAS ini sebagai penguat komitmen bersama untuk menghadirkan ayah
yang lebih peduli, lebih terlibat, dan lebih bertanggung jawab dalam pengasuhan anak.
Karena keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas
2045 dan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera,” pungkasnya.

Melalui momentum HARGANAS Ke-33, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap seluruh keluarga semakin memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat tumbuh kembang anak yang aman, harmonis, dan penuh kasih sayang, sehingga mampu melahirkan generasi unggul yang menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

 

 

Lampung Utara, (HD) – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, M. Yusrizal, S.T., menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat telah memberikan dampak positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Di Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, semoga Polri semakin jaya dan dicintai seluruh masyarakat,” ujar M. Yusrizal.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Apresiasi dari Ketua DPRD Lampung Utara tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya Polri dalam mewujudkan institusi yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD)  – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen HM Ryacudu Kotabumi terus menunjukkan komitmennya sebagai benteng pertahanan kesehatan utama bagi masyarakat Lampung Utara dan sekitarnya. Dengan mengusung motto “Melayani dengan Sepenuh Hati”, rumah sakit ini bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan terdepan melalui peningkatan kualitas SDM, integrasi sistem, dan penyediaan alat medis berteknologi tinggi.

Direktur RSUD Mayjen HM Ryacudu, dr. Cholif Paku Alamsyah, menegaskan bahwa komitmen manajemen didukung penuh oleh kesiapan tenaga medis profesional. Saat ini, rumah sakit diperkuat oleh 20 dokter spesialis, jajaran dokter umum, serta perawat dan tenaga medis berkompeten lainnya.

“Kami manajemen RSUD Mayjen HM Ryacudu berkomitmen untuk melayani masyarakat Lampung Utara dengan sebaik-baiknya. Kami didukung oleh dua puluh tenaga dokter spesialis, dokter umum, dan peralatan modern…”

“Kesehatan Anda adalah semangat pengabdian kami. RSUD Mayjen HM Ryacudu, melayani dengan hati menuju masyarakat yang sehat.”

(Rizky A Sony)

Lampung Utara – Polres Lampung Utara sudah mulai mengoperasikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile menggunakan kamera handphone. ETLE Mobile menjadi pelengkapnya karena bisa menjangkau wilayah yang tidak ada ETLE statis.

Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Foni Salimubun, di Wakili Kanit Gakkum (Kepala Unit Penegakan Hukum) IPDA Hendra Saputra mengatakan berbekal kamera HP, petugas kepolisian bisa memotret pelanggar lalu lintas dan bisa melakukan penilangan terhadap pengendara yang melanggar.

“Cara kerjanya, petugas kepolisian yang du opratori AIPDA A. Dhani dan dibantu seorang petugas lalulintas,mereka akan berkeliling ke wilayah yang tidak tersedia ETLE statis. Petugas kepolisian akan memotret para pelanggar lalu lintas” jelasnya

Menurutnya, HP yang dipakai para petugas kepolisian untuk melakukan penilangan merupakan handphone khusus yang telah terhubung dengan database bagian urusan menanggulangi pelanggaran lalu lintas.

‘Untuk proses penilangannya sama saja dengan ETLE biasa. Hasil gambar pelanggaran yang ditangkap dari ETLE mobile itu nantinya secara otomatis akan langsung terkirim ke bagian back office. Selanjutnya akan dilakukan validasi hasil penangkapan gambar pelanggaran tersebut” kata Hendra

Lalu, jika data-data sudah dilengkapi, petugas nantinya akan mencetak surat konfirmasi untuk dikirim melalui jasa kurir kepada pelanggar.

Pelanggar diminta untuk menghubungi nomor kontak call center yang tertera dalam surat konfirmasi tersebut untuk melakukan tanya jawab dan mekanisme penyelesaian tilang.

Bila penerima surat konfirmasi merasa yakin yang di dalam surat bukan kendarannya maka bisa mengisi form konfirmasi di situs web yang tertera di dalam surat tersebut. Namun, jika yang menerima surat konfirmasi itu benar pelaku pelanggar lalu lintas yang terekam ETLE. Pengendara harus memenuhi kewajiban membayar tilang elektronik setelah menerima konfirmasi.

Adapun pelanggaran yang menjadi incaran ETLE mobile ini adalah pelanggaran yang kasat mata. Antara lain tidak memakai sabuk pengaman bagi pengendara roda empat, tidak memakai helm bagi pengendara roda dua, berbonceng tiga, pengendara yang masih di bawah umur, melebihi batas kecepatan, pengendara terpengaruh alkohol/mabuk dan berkendara dengan melawan arus.

“Sistem E-Tilang atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) secara otomatis meniadakan interaksi tatap muka antara pelanggar dan petugas” tukas Hendra.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) — Guna memberikan pelayanan medis yang cepat, tepat, dan penuh empati, UPTD RSUD Mayjen HM Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, resmi meluncurkan dan memaksimalkan berbagai fasilitas penunjang medis mutakhir. Langkah ini diambil untuk memangkas jarak rujukan sehingga masyarakat Lampung Utara tidak perlu lagi pergi jauh ke luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan diagnostik lanjutan.

Transformasi pelayanan dimulai sejak pasien menginjakkan kaki di area pendaftaran. RSUD Mayjen HM Ryacudu kini menerapkan sistem pendaftaran cepat yang terintegrasi secara digital guna memastikan efisiensi administrasi. Sebelum bertemu dokter, pasien akan melalui pemeriksaan awal di nurse station oleh perawat profesional untuk memantau kondisi dasar secara akurat.

Salah satu layanan unggulan yang kini menjadi andalan adalah Multi-Slice CT Scan. Alat pencitraan medis yang mengombinasikan sinar-X dan teknologi komputer khusus ini mampu menghasilkan gambar irisan organ tubuh, tulang, dan jaringan lunak secara sangat rinci, detail, dan dalam format 3D.

Teknologi ini sangat krusial untuk mendeteksi cedera, tumor, pendarahan dalam, infeksi, serta kelainan organ di area kepala, dada, perut, hingga tulang, sehingga dokter dapat menentukan langkah pengobatan terbaik secara cepat dan presisi.

Melalui program nasional KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi), RSUD Mayjen HM Ryacudu kini memiliki fasilitas Mammografi untuk deteksi dini kanker payudara. Pemeriksaan ini sangat disarankan bagi wanita di atas usia 40 tahun. Guna memberikan kenyamanan dan menjaga privasi pasien secara maksimal, pemeriksaan ini ditangani langsung oleh petugas radiografer wanita profesional.

Bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan, unit Hemodialisa (cuci darah) di RSUD Mayjen HM Ryacudu siap melayani dengan standar kualitas tinggi. Ruangan yang nyaman serta dukungan peralatan modern memastikan kualitas hidup pasien tetap terjaga selama menjalani terapi.

Direktur RSUD Mayjen HM Ryacudu, dr. Cholif Paku Alamsyah, menyampaikan bahwa seluruh peningkatan ini didedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat. “Kami berkomitmen melayani masyarakat Lampung Utara sebaik-baiknya dengan dukungan peralatan modern dan tim medis yang kompeten,” ujarnya

(Rizky A Sony)

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., memimpin Rapat Evaluasi
Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Way Kanan di Ruang Buay Pemuka
Pengiran Tuha, Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Way Kanan, perwakilan Kejaksaan Negeri Way Kanan,
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab, Kepala Perangkat Daerah, Kantor ATR/BPN,
Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Kepala Bagian Organisasi dan Bagian Kerja Sama
Setdakab serta para pemangku kepentingan penyelenggara layanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa Mal Pelayanan Publik
merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam
menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, terjangkau, aman, dan nyaman bagi
masyarakat. Kehadiran MPP juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat
sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan
Mal Pelayanan Publik.

Menurut Bupati, penyelenggaraan MPP menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam
mengintegrasikan berbagai jenis layanan dalam satu lokasi sehingga masyarakat tidak perlu
menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya untuk memperoleh berbagai layanan publik yang
tersedia di Kabupaten Way Kanan.

“Evaluasi ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi momentum untuk melakukan
refleksi dan perbaikan terhadap kualitas pelayanan yang telah kita berikan. Setiap perangkat
daerah dan instansi penyelenggara layanan harus mampu melihat evaluasi sebagai sarana
meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta membangun inovasi pelayanan yang
lebih baik,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen
meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kelembagaan, peningkatan
kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penyempurnaan
sarana dan prasarana pelayanan.

Selain itu, seluruh penyelenggara layanan diharapkan senantiasa menjaga integritas,
profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada
kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan Mal Pelayanan Publik tidak hanya diukur dari banyaknya layanan yang tersedia,
tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak
harus terus berinovasi dan berkolaborasi agar pelayanan publik di Kabupaten Way Kanan
semakin berkualitas,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, pengelola Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan
memaparkan perkembangan penyelenggaraan MPP yang mulai beroperasi sejak 17 November
2025 dan diresmikan secara nasional pada 15 Desember 2025. Saat ini MPP Kabupaten Way
Kanan telah menghadirkan 12 unit layanan aktif yang berasal dari berbagai perangkat daerah
dan instansi vertikal guna memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat
dalam satu lokasi yang terintegrasi.

Berdasarkan data pelayanan periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pengguna layanan
MPP mencapai 4.466 orang dengan layanan administrasi kependudukan menjadi salah satu
layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Capaian tersebut menunjukkan
tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang terintegrasi, efektif, dan
mudah diakses.

Dalam paparan tersebut juga disampaikan hasil evaluasi lapangan yang menunjukkan masih
adanya beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun
sumber daya manusia. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain perbaikan
kondisi bangunan, penyediaan fasilitas pendukung pelayanan seperti ruang tunggu yang lebih
memadai, ruang laktasi, ruang konsultasi, fasilitas bagi penyandang disabilitas, peningkatan
fasilitas sanitasi, penyediaan sumber air bersih cadangan, fasilitas pendukung layanan
Samsat, penambahan meubelair, hingga penyediaan sumber listrik cadangan guna menjamin
keberlangsungan pelayanan.

Dari aspek sumber daya manusia, evaluasi juga menyoroti perlunya penguatan komitmen
pelayanan pada setiap unit layanan, termasuk peningkatan kehadiran petugas serta
optimalisasi koordinasi antarinstansi yang tergabung dalam penyelenggaraan MPP.
Sebagai tindak lanjut, pengelola MPP turut memaparkan rencana strategis pengembangan
Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan Tahun 2026–2027 yang difokuskan pada
peningkatan fasilitas pelayanan, perluasan area layanan, penambahan unit layanan baru,
penataan ruang pelayanan dan ruang tunggu yang lebih representatif, serta modernisasi
sarana pendukung guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Usai pelaksanaan evaluasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian
masukan dari para penyelenggara layanan guna memperkuat kualitas pelayanan publik yang
terintegrasi di Kabupaten Way Kanan.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung optimalisasi pelayanan publik, kegiatan
ditutup dengan Penandatanganan Prasasti Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan oleh
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama para pemangku kepentingan dan instansi
penyelenggara layanan.

Penandatanganan prasasti tersebut menjadi simbol sinergi dan dukungan bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, terpadu,
profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap
penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik dapat terus berkembang dan memberikan manfaat
yang semakin luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap
pelayanan pemerintah dalam mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri kegiatan Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Way Kanan di Markas Kodim 0427/WK, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta menjaga stabilitas daerah. Turut hadir Komandan Kodim 0427/WK Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., beserta Ketua Persit KCK Cabang XLVII Kodim 0427/WK, jajaran Forkopimda beserta Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, serta unsur Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada Dandim 0427/WK beserta jajaran yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di Kabupaten Way Kanan. Menurut Bupati, coffee morning tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang komunikasi yang efektif untuk membangun kesamaan persepsi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.

Melalui forum yang berlangsung dalam suasana santai namun produktif tersebut, berbagai masukan, saran, maupun evaluasi dapat disampaikan secara terbuka demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memastikan komunikasi antarinstansi tetap terjaga dengan baik. Koordinasi yang kuat akan melahirkan kebijakan yang selaras, responsif, dan tepat sasaran bagi kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Ayu. Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan bergilir di berbagai instansi, baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, Kejaksaan maupun instansi vertikal lainnya. Menurutnya, pola tersebut akan semakin mempererat hubungan kelembagaan, memperkuat pemahaman terhadap kultur kerja masing-masing instansi, sekaligus menghilangkan sekat-sekat sektoral dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai isu strategis daerah, termasuk upaya menjaga kondusivitas wilayah melalui langkah-langkah pencegahan dan mitigasi potensi konflik di tengah masyarakat. Bupati menekankan pentingnya meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, setiap instansi harus mampu membankepekaan serta memperkuat pertukaran informasi agar potensi permasalahan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Selain itu, Bupati Way Kanan mengajak seluruh unsur Forkopimda dan Perangkat Daerah untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektoral. Dengan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Jangan ada ego sektoral. Setiap instansi memiliki tugas dan fungsi masing-masing, namun tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan,” tegasnya. Selain agenda diskusi dan ramah tamah, kegiatan juga diisi dengan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 yang diikuti unsur Forkopimda dan para peserta sebagai sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan antarinstansi. Usai kegiatan nobar, rangkaian acara dilanjutkan dengan latihan menembak sasaran jarak jauh yang diikuti Bupati Way Kanan bersama unsur Forkopimda di fasilitas latihan Kodim 0427/WK.

Sementara itu, Dandim 0427/WK Letkol Arm Sigit Windarto menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang baik dan kebersamaan antarinstansi merupakan fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dandim juga memperkenalkan fasilitas olahraga (sport center) milik Kodim 0427/WK yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pembinaan olahraga dan kegiatan positif lainnya. Melalui kegiatan Coffee Morning tersebut, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan semakin solid dalam menjaga stabilitas daerah, mempercepat pembangunan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.