Lampung Utara, (HD) – Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. menerima Kunjungan Kerja Panglima Komando Distrik Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi beserta rombongan di Kantor Unit Pengelola Bendungan Way Rarem, Selasa 14 April 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung stabilitas wilayah serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H. Hadir pula Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lampung Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lampung Utara menyampaikan bahwa kunjungan kerja Panglima Kodam menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara TNI dan Pemerintah Daerah. Sinergi yang solid dinilai penting dalam menjaga ketahanan wilayah, mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur strategis, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga menegaskan bahwa keberadaan Bendungan Way Rarem memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi antara Pemerintah Daerah, Kementerian PU melalui Balai Besar Mesuji Sekampung dan TNI diharapkan semakin optimal dalam menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam juga menyampaikan bahwa terimakasih atas kerjasamanya dari Pihak Balai dan juga Pemerintah Daerah yang telah mensupport terwujudnya lokasi Brigif di lingkungan komplek Bendungan Way Rarem dengan harapan kedepannya bisa membuat wilayah Kecamatan Abung Pekurun dan sekitarnya menjadi maju dan aman kondusif. Selain itu juga, TNI siap membantu Pemerintah untuk mengembalikan fungsi bendungan untuk menunjang produktivitas ketahanan pangan dan pengairan mulai dari Kabupaten Lampung Utara sampai dengan Tulang Bawang Barat.

Melalui kunjungan kerja ini diharapkan terbangun komunikasi yang konstruktif, kolaborasi yang berkelanjutan serta penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan Lampung Utara Bermartabat, Maju, Aman, dan Sejahtera.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Kuat dugaan ada faktor kelalaian dalam menangani pasien yang di lakukan oleh pihak Puskesmas Semuli Raya Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara Refi berumur 8 tahun terbilang masih anak anak yang duduk di bangku sekolah dasar ini alami kulit melepuh seperti terbakar harus terbaring menjalani perawatan medis akhirnya harus menghembuskan napas terakhir di rumah sakit kini duka mendalam menyelimuti keluarga Edi Purwanto.

Pagi ini awak media mencoba kembali menghubungi Edi Purwanto orang tua Refi pasien kulit melepuh melalui sambungan telepon, Edi Purwanto mengatakan kepada awak media bahwa Refi sudah meninggal dunia.

Semalam jam 21 wib Refi sudah meninggal dunia,sekarang sudah di rumah,ungkap Edi Purwanto.
Selasa (14/04/2026).

Bermula, pada hari sabtu 4 april 2026 orang tua dari Refi membawa anaknya ke Puskesmas Semuli Raya untuk berobat di karenakan kondisi Refi yang kurang baik sedang mengalami sakit demam panas, Merupakan warga Dusun cendrawasih Desa Semuli Jaya.

Setelah pulang dari puskesmas kondisi Refi bukan semakin membaik namun diduga semakin memburuk bahkan kini harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Yukum Medical Center (YMC) Bandar Jaya Lampung Tengah.

Saat di konfirmasi pada 11 april 2026 di kediamannya,Neneknya Refi menuturkan kepada awak media bahwa Refi sudah di rawat di RS YMC Bandar Jaya Lampung Tengah.

Badan cucu saya Refi Melepuh seperti terbakar,ucap nenek refi sambil berkaca kaca matanya tak kuasa menahan kesedihan.

Ia juga mengungkapkan, hari sabtu 4 april 2026 awalnya Refi berobat di puskemas semuli raya,malam minggu badannya panas lagi,lalu ia neneknya Refi berkonsultasi ke petugas medis puskesmas semuli raya, terang neneknya Refi Kata Bidan habiskan dulu obatnya yang dari Puskesmas.

Senin pagi 06 april 2026 Refi kembali berobat ke puskesmas namun kondisinya semakin memburuk, lalu barulah pihak puskesmas merujuk pasien ke RSUD Riyacudu Kotabumi,kata nenek refi.

Lalu, Refi di rujuk ke RS YMC Bandar Jaya Lampung Tengah kondisi badannya mulai melepuh seperti terbakar.

Lagi lagi nenek mengungkapkan, Refi sekarang badanya sudah di bungkus plastik karena melepuh itu,mulai selasa kemarin 07 april 2026 di rawat disana RS YMC.

Di tempat yang sama awak media mencoba menghubungi orang tua refi melalui sambungan telepon selulernya untuk mengetahui kondisi refi, Purwanto orang tua dari refi menuturkan bahwa anaknya sedang di rawat di Ruang Bougenville RS YMC saat ini.
Kata dokter disini refi terkena Virus kalau RS Riyakudu kemaren kata dokter alergi obat,ungkap purwanto.

Besar dugaan ada kelalaian dalam memberikan obat yang di lakukan pihak puskesmas semuli raya terhadap pasien, mengakibatkan kulit di sekujur tubuh pasien menjadi melepuh seperti terbakar yang kini di alami Refi bocah yang masih berumur 8 tahun.

Senin siang 13 april 2026 awak media ini mencoba mengkonfirmasi Kepala Puskesmas (Kapus) semuli raya Ners Yestiwhara,S.Kep.yang di dampingi Kepala TU dan dr.Iwan Haropan Purba.

Kepala Puskesmas menuturkan, menurutnya SOP dan lain lainnya sudah sesuai apa yang mereka lakukan terhadap pasien Refi itu.

Kapus juga mengungkapkan bahwa kata kapus dokternya kemaren bilang ke dia, Malah bagus buk dia keluar semua yang melepuh melepuh itu keluar dia kering kayak luka biasa dari pada dia di dalam tubuh,kata kapus kepada awak media ini.

Kalau dia di dalam tubuh pengobatannya juga kita bingung, pengakuan kapus.

Di tempat yang sama dr.Iwan Haropan Purba yang menangani pasien atas nama Refi saat berobat di puskesmas menjelaskan kepada awak media bahwasannya,” Kalau obat yang kami berikan Paracetamol, CTM, Atasit obat itu terus terang saja itu sangat biasa,dan itu obat alergi juga, untuk obat gatal gatal juga bisa.

Jadi kami ragu ya kalau dari obat itu yang kami berikan dan selama ini saya sebagai dokter belum pernah melihat pasien dengan parcetamol yang kami berikan alerginya sampai seperti itu.

Namun kami juga tidak bisa menutupi dan dr.Iwan berdalih…,mungkin ada obat apa ya yang berkemungkinan di minum pasien itu juga, kita juga tidak tahu, itu yang membuat pasien seperti itu kita melihat sekilas.

Menurut dr.Iwan ada obat lain di luar obat yang di berikan puskesmas yang mungkin di konsumsi refi.

Lebih lanjut kata dr.Iwan menerangkan, kalau itu sudah di jelaskan oleh dr.Spesialisnya berkemungkinan itu memang Virus bisa juga, akan tetapi harus ada pemeriksaan yang akurat misalnya pemeriksaan darah.

Melepuh itu infeksi ke kulit namanya sama seperti halnya kayak cacar itu,pungkas dr.iwan.

Yang menjadi dugaan dan pertanyaan publik serta masih menjadi teka teki penyebab melepuhnya kulit sekujur tubuh refi, apakah bersumber dari obat yang di berikan puskesmas semuli raya atau ada obat lain di konsumsi yang di beli pasien secara langsung sebelumnya di apotik.

Saat di konfirmasi melalui sambungan teleponnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara belum dapat meberikan jawaban dan tanggapan,meminta kepada Kadis Kesehatan agar pihaknya melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap pasien.

Pihak Puskesmas Semuli Raya berdalih sudah sesuai SOP

Meminta kepada instansi terkait dan APH agar dapat mengungkap dan mengusut tuntas penyebab kematian Refi bocah (8) tahun tersebut.

(Tim/Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Telah terjadi dugaan lakalantas tabrak lari yang menyebabkan korban meninggal dunia, minggu 12/04/2026 di perkirakan pada Pukul 05.00 Wib Subuh, kejadian bertempat di Desa Talang Baru, Kecamatan Abung Barat, depan gudang stasiun pengisian gas elpiji. korban Saipul Bahri alias Kabul (50) warga Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara, yang merupakan petugas Unit kebersihan Lingkungan ( UBERLI ) Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara.

Kronologi kejadian, korban bersama satu orang rekan kerjanya Harmani (61), minggu 12/04/2026 pukul 22.00 Wib setelah selesai mengangkut sampah, ikut armada angkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Kotabumi Selatan, saat perjalanan pulang mengalami dugaan lakalantas tabrak lari.

Deni Saputra (22) yang merupakan supir armada angkutan sampah, besama harmani (61) petugas pengangkut sampah, saat di konfirmasi oleh awak media.

“Di perjalanan sehabis membuang sampah Ke TPA, pada pukul 04.00 Wib subuh sesampainya di jembatan merah Bonglai Abung Tengah, di karenakan sudah lelah dan mengantuk, saya istrahat sejenak dengan memarkirkan kendaraan di tepi jalan”, kata Deni.

Berselang waktu sewaktu supir sedang istrahat tidur korban ingin duluan dengan berjalan kaki, hal tersebut korban katakan kepada rekan kerjanya harmani.

“Saya ingin duluan berjalan kaki kata korban kepada sya, jangan ungkap saya kepada korban karna jarak nya juga masih jauh, kita kan sama jalan, harus sama sama pulangnya tunggulah dulu supir bangun, korban akhirnya tetap turun dari truck saya pun ikut turun, saat saya buang air kecil menoleh kesamping korban sudah tidak ada lagi”, ungkap Harmani.

Lanjutnya, sekira pukul 05.30 Wib supir bangun dari tidurnya dan mengatakan mana mang kabul, sudah duluan dengan berjalan kaki jelas sya kepada supir yang akhirnya kami melanjutkan perjalanan, baru Berjarak sekitar 1 kilometer kami melihat kerumunan warga di tepi jalan, karna penasaran supir pun menghentikan kendaraan, saya pun bersama supir turun mendekati kerumunan warga, kemudian saya bertanya kepada salah satu warga yang berada di tkp, “ada orang yang mengalami kecelakaan kemungkinan tabrak lari”, jelas salah satu warga kepada sya.

Setelah saya melihat semakin dekat ternyata korban yang sudah tergeletak di pinggir jalan dengan kepala pecah, darah keluar dari hidung dan telinga dengan kemungkinan telah meninggal dunia adalah Saipul Bahri alias Kabul, yang merupakan rekan kerja kami yang ikut bersama kami tadi

Setelah anggota polisi dari Polsek Abung Barat datang barulah korban di bawa ke ke klinik Ummy Medika Ogan 5, Abung Barat, korban sudah di nyatakan meninggal dunia oleh tim medis”, ungkap Harmani kembali.

Saat ini dugaan lakalantas tabrak lari yang menyebabkan korban meninggal dunia telah di tangani oleh Satuan Lalulintas Polres Lampung utara guna peyelidikan lebih lanjut, Dua Orang petugas kebersihan supir dan satu orang petugas kebersihan telah diambil keterangannya di ruangan unit Gakum Lakalantas Polres Lampung Utara, Senin 13/04/2026.

( Ade / Sony )

Lampung Utara, (HD) – Terkait viral Penutupan jalan umum untuk resepsi pernikahan kini Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Lampung Utara (Lampura ) perketat Perizinan, bahkan Dishub dan kepolisian berhak tidak memberikan izin jika dianggap mengganggu lalu lintas. Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia, khususnya terkait ketertiban umum dan penggunaan jalan.

Anom Sauni, S.H., M.M Kepala dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Lampung Utara Saat di konfirmasi di ruang kerjanya Senin (13/4), ” Ada Beberapa poin penting terkait aturan perizinan penggunaan jalan umum untuk kepentingan pribadi (hajatan/pernikahan) diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 128 ayat 3.

Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Utara akan segera memberikan imbauan tegas  Di seluruh kecamatan kabupaten Lampung Utara bagi warga yang berencana menyelenggarakan resepsi pernikahan dengan menggunakan area jalan umum. Untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan kenyamanan publik, masyarakat diwajibkan mengurus perizinan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum acara dilaksanakan.

Anom Sauni Kepala Dinas Perhubungan menyatakan bahwa penggunaan jalan untuk kepentingan pribadi diatur secara ketat dalam undang-undang lalu lintas. “Kami tidak melarang, namun harus tertib. Wajib Pengajuan izin H-7 bertujuan agar petugas dapat melakukan survei lapangan dan menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas atau penempatan personel guna mencegah kemacetan parah,” ujarnya.

Dishub juga menegaskan  bahwasanya TIDAK BOLEH jalan  ditutup total. Jalan protokol atau jalur utama transportasi publik biasanya hanya diizinkan dengan penutupan sebagian atau dialihkan sepenuhnya jika terdapat jalur alternatif yang memadai.

Masyarakat diharapkan dapat mematuhi prosedur ini demi kepentingan bersama dan persyaratan tersebut Gratis tanpa di pungut biaya apapun. Karena kedepannya Penyelenggaraan acara tanpa izin resmi berisiko dibubarkan oleh pihak berwenang karena dianggap mengganggu fungsi jalan dan ketertiban umum. pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Dalam upaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara melaksanakan kegiatan Police Goes to School di SMP Negeri 7 Kotabumi, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin oleh P.S Kanit Kamsel AIPTU Zunnun Almisri bersama anggota, dengan memberikan edukasi langsung kepada para siswa-siswi.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, termasuk kewajiban menggunakan helm baik saat dibonceng maupun saat berkendara. Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan agar para siswa tidak melakukan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Edukasi ini bertujuan untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin, tertib, dan memiliki kesadaran hukum, khususnya dalam berlalu lintas serta kehidupan sosial di sekolah.

Sementara itu, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Iptu Herawati menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes to School merupakan program preventif yang rutin dilaksanakan jajaran kepolisian.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan disiplin berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus memberikan pemahaman kepada para pelajar agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan serta menjauhi perilaku negatif seperti bullying,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan, pihaknya berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing serta mampu menjadi contoh yang baik bagi teman sebaya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas dan sikap saling menghargai di kalangan pelajar semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan kedisiplinan prajurit, Pasiintel Kodim 0412/Lampung Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap perangkat seluler milik seluruh personel. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penggunaan situs terlarang maupun aktivitas digital ilegal lainnya.

Kegiatan pemeriksaan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Lapangan Hitam Makodim 0412/LU, Jl. Alamsyah RPN, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. Pemeriksaan dilakukan langsung setelah pelaksanaan apel pagi, dipimpin oleh Pasiintel Kodim 0412/LU, Kapten CHK Ujang Sugihardi, dengan didampingi oleh personel Unit Intel dan Provost.

Pemeriksaan dilakukan secara transparan terhadap satu per satu ponsel milik anggota. Fokus utama dari sidak ini meliputi, Pengecekan riwayat penelusuran (browsing history) terkait situs judi online. Riwayat Gogle Map, Identifikasi aplikasi terlarang yang tidak sesuai dengan norma keprajuritan, Pencegahan penyebaran informasi hoaks atau konten radikal.

“Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pimpinan komando atas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh prajurit Kodim 0412/LU tetap berada di koridor dan norma kepatutan dan tidak terjebak dalam aktivitas digital yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi TNI,” ujar Kapten CHK Ujang Sugihardi “.

Kegiatan ini menegaskan bahwa akuntabilitas Kodim 0412/LU dalam melakukan pengawasan internal secara berkala. Melalui deteksi dini ini, diharapkan tingkat pelanggaran disiplin prajurit di ranah siber dapat ditekan hingga nol persen.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan berjalan dengan tertib. Pihak Kodim menyatakan akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku apabila ditemukan personel yang terbukti melanggar ketentuan penggunaan media digital dan situs terlarang.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Matangkan kesiapan mengikuti ajang pekan olahraga Provinsi Lampung (Poprov), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) gelar rapat kerja bersama pengurus cabang olahraga (Cabor) diaula KONI Lampura, Senin (13/4).

Selain mematangkan. kesiapan Cabor, KONI Lampura juga resmi menambah kekuatan barisan olahraganya dengan mengesahkan enam Cabor baru.
Dengan bertambahnya enam cabor tersebut, kini total keseluruhan Cabang Olahraga yang bernaung di bawah KONI Lampung Utara mencapai 36 cabor.
Adapun keenam cabor yang baru saja disahkan adalah, Pordasi  (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia), POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia), PABSI (Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia), PABERSI (Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia), ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia), GI (Gymnastics Indonesia).

Ketua Umum KONI, Ansori Sabak, dalam sambutannya menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah krusial untuk memperluas jangkauan pembinaan atlet di Daerah,” Ini menjadi langkah baik untuk memperkuat pembinaan olahraga kita. Selain pengesahan Cabor baru, kita juga menyamakan pemahaman terkait tupoksi agar ke depan KONI berjalan searah, terstruktur, dan lebih profesional,” ujar Ansori Sabak dalam sambutannya.

Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Ansori juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh Ketua cabor untuk segera menyerahkan data atlet serta jadwal latihan rutin guna pemantauan yang lebih terukur.

Untuk meningkatkan efektivitas koordinasi, rapat ini juga menetapkan pembagian tugas khusus bagi para Wakil Ketua KONI untuk mendampingi dan membina sejumlah Cabor secara spesifik.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Harian KONI, Sauki Taruna Jaya mengajak seluruh elemen untuk bersatu demi kejayaan olahraga Daerah. Ia juga memberikan pekerjaan rumah (PR) besar bagi para ketua asosiasi cabor terkait sumber daya atlet,”Kami meminta para ketua asosiasi cabor untuk kembali melacak dan merekrut atlet-atlet asli putra daerah yang saat ini berada di luar daerah. Sudah saatnya mereka kembali dan berjuang membela nama harum Lampung Utara,” tegas Sauki Taruna Jaya dalam sambutannya.
Dalam kesempatan rapat kerja itu, masing-masing Ketua Cabor melaporkan kesiapan atlet untuk mengikuti kegiatan Poprov Lampung.

(Sony/Tim)

Lampung Utara, (HD) – Suasana penuh rasa kekeluargaan dan dinamika mewarnai jalannya Musyawarah Distrik (Musdis) DPD LSM GMBI Kabupaten Lampung Utara 2026 yang digelar di Sekretariat KSM Sungkai Jaya Lampung Utara, Minggu (12/4/2026).

Forum yang dimulai sejak siang hari berlangsung cair hingga pukul 17.00 WIB. Perdebatan dan pembahasan panjang terjadi, terutama dalam proses penentuan calon ketua yang akan memimpin organisasi LSM GMBI Distrik Kabupaten Lampung Utara.

Toni Sanjaya selaku ketua pelaksana, Musdis LSM GMBI Distrik Kabupaten Lampung Utara berharap, agenda tersebut menghasilkan keputusan terbaik untuk GMBI secara umum dan seluruh anggota LSM GMBI Lampung Utara secara khusus, juga bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Melalui Musdis ini, kami berharap ketua terpilih dapat mengemban amanah untuk memajukan LSM GMBI Lampung Utara serta mendukung pembangunan daerah serta menyusun kalender kerja yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Dalam Musdis ini dinamika forum sangat Hidup dan memunculkan ide dan gagasan, untuk mempercepat konsolidasi organisasi LSM GMBI di Kabupaten Lampung Utara.

Puncak Musdis akhirnya menghasilkan keputusan yang tidak mengejutkan. Imausah resmi terpilih sebagai Ketua DPD LSM GMBI Distrik Kabupaten Lampung Utara melalui mekanisme aklamasi

Penetapan tersebut terjadi setelah peserta musyawarah menyepakati secara bulat untuk dipimipin oleh Imausah.

Usai ditetapkan, Imausah menyampaikan komitmennya untuk menjadikan LSM GMBI Distrik Lampung Utara sebagai organisasi modern dan menjadi wadah aktualisasi anggota GMBI .

“Fokus utama kita adalah menjadikan GMBI sebagai organisasi modern tempat untuk aktualisasi, rencana strategis akan kita rumuskan bersama, GMBI ke depan harus menjadi organisasi yang progresif, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” katanya.

Dengan berakhirnya Musdis yang penuh dinamika ini, harapan baru pun disematkan kepada kepengurusan GMBI yang baru untuk membawa energi segar bagi pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Lampung Utara.

(Red)

LAMPUNG UTARA, (HD)– Memasuki hari ke-12 sejak dimulainya ground breaking pada 1 April 2026 lalu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, terus dikebut. Sinergi antara TNI dari Koramil 412-10/TJR, konsultan teknis, dan warga setempat tampak semakin solid demi mengejar target penyelesaian.

Mereka fokus pada Kekuatan Pondasi, Pada Sabtu (11/04/2026), fokus utama pekerjaan melanjutkan ke tahap krusial, yakni Penggalian dan penguatan pondasi. Mengingat jembatan ini akan membentang sepanjang 20 meter di atas Sungai Way Arum, kekuatan pondasi kunci harga mati.

Pak Rohman, selaku konsultan juga turut memastikan jalannya proyek. Para babinsa bersama warga desa, kerja keras memastikan setiap jengkal galian sesuai dengan spesifikasi teknis. Hal ini penting karena saat hujan deras, debit permukaan air Sungai Way Arum bisa naik hingga 6 meter, yang menuntut struktur jembatan Garuda yang ekstra kokoh.

Bagi 450 jiwa penduduk yang menggantungkan hidup di antara Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, jembatan ini adalah segalanya. “Kami tidak hanya membangun jembatan, kami sedang membangun jalan perintis menuju kesejahteraan,” ujar sertu johansyah koramil 412-10/TJR di lokasi.

Jembatan ini nantinya akan memangkas waktu tempuh warga dalam mengangkut hasil bumi. yang diproyeksikan menjadi jalur vital untuk distribusi logistik Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan program pemerintah pusat tersebut sampai ke tangan warga dan anak- anak sekolah tanpa terkendala akses geografis.

Semangat yang tak padam, meski medan di pinggiran sungai cukup menantang, semangat gotong royong Babinsa dan warga tidak surut. Kehadiran mereka saling bahu membahu satu sama lain.

Semangat kebut, bukan berarti mengabaikan kualitas, melainkan bentuk dedikasi kekuatan yang harus kokoh, agar akses utama pendidikan dan ekonomi segera dinikmati. Dengan progres yang ada saat ini, harapan agar Desa Tulung Balak dan Tanjung Beringin dapat segera terhubung sepenuhnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara , (HD) — Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama hari libur, Polres Lampung Utara mensiagakan Tim On Call sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan. Sabtu malam (11/4/26).

Kegiatan diawali dengan apel kesiapsiagaan yang digelar di Tugu Payan Mas, Kotabumi, pada pukul 21.00 WIB. Apel tersebut diikuti oleh personel yang tergabung dalam Tim On Call sebagai bentuk pengecekan kesiapan sebelum pelaksanaan tugas di lapangan.

Usai apel, Tim On Call IV yang di pimpin oleh Pada Tim On Call IV AKP Hastanto PS. Kabag Log Polres Lampung Utara langsung melaksanakan patroli ke sejumlah titik keramaian. Patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang rawan terjadinya gangguan Kamtibmas, terutama di malam hari saat aktivitas masyarakat meningkat.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kesiapsiagaan personel melalui Tim On Call merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Tim On Call kami siagakan untuk memastikan situasi tetap kondusif, khususnya pada hari libur. Personel melakukan patroli di titik-titik keramaian guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar IPTU Herawati.

Lebih lanjut disampaikan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menekan potensi tindak kriminalitas serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga.

Polres Lampung Utara juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

(Rizky A Sony)