Lampung Utara (HD) – Penggunaan jalan umum untuk kepentingan pribadi kembali menjadi sorotan. Sebuah gelaran pesta pernikahan di ruas jalan Ahmad Akuan kelurahan Sribasuki yang merupakan jalan Kabupaten Lampung Utara diduga kuat melanggar aturan izin penggunaan jalan karena menutup akses utama masyarakat secara total tanpa menyediakan jalur alternatif yang memadai. Jumat (10/4/2026)

Pantauan di lokasi pada kamis 9 April tenda besar berdiri kokoh menutupi badan jalan sepanjang Akibatnya, arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang, dan warga sekitar terpaksa memutar jauh melewati gang-gang sempit.

Keluhan masyarakat pengguna jalan Sebut saja Ahmad mengeluhkan minimnya sosialisasi terkait penutupan jalan tersebut. “Sangat mengganggu, apalagi ini jalan utama menuju prokimal dan kabupaten tulang Bawang Barat Harusnya kalau mau pakai jalan umum, perizinannya diperketat dan jangan sampai menutup total akses orang banyak,” ujarnya.

Anom Sauni, S.H., M.M.,Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Lampung Utara melalui sambungan WhatsApp Kami dari Dishub tidak pernah mengeluarkan izin apapun untuk menutup akses jalan tersebut, Coba bantu cek addinda siapa yg mengeluarkan izinnya ? Ucapnya Anom Sauni, S.H., M.M.,

Dari berita ini tayang penyelenggara acara tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait kelengkapan dokumen perizinan yang mereka miliki.

Regulasi yang Berlaku Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Peraturan Kapolri No. 10 Tahun 2012, penggunaan jalan umum di luar fungsi lalu lintas (seperti pesta pernikahan) sebenarnya diperbolehkan, namun dengan syarat ketat.

Ada Beberapa poin yang diduga dilanggar dalam kasus ini antara lain:

Izin dari Pihak berwewenang dishub kabupaten maupun kepolisian Penyelenggara wajib mengantongi izin tertulis dari kepolisian setempat.

Ketersediaan Jalan Alternatif: Jalan umum dilarang ditutup total jika tidak ada jalan alternatif yang setara.

Kepentingan Umum: Penggunaan jalan kabupaten/kota atau jalan desa hanya diizinkan jika tidak mengganggu fungsi utama jalan secara krusial.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Dalam rangka menindak lanjuti instruksi Presiden RI mengenai penyalahgunaan pendistribusian bbm subsidi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Utara melalui Unit IV Tipidter berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kecamatan Sungkai Utara.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan, petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan di Dusun Purwa Negara, Desa Negara Ratu.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan puluhan jeriken berisi BBM jenis Pertalite yang diduga telah dioplos, beserta sejumlah alat yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.

Dua orang yang diamankan dalam kasus ini masing-masing berinisial AM (51) dan F alias G (32), yang keduanya merupakan warga Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Dari tangan tersangka AM, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil pick up, 10 jerigen berisi BBM Pertalite, timbangan analog, selang, serta alat takar. Sementara dari tersangka F alias G, diamankan 28 jerigen berisi BBM, satu unit sepeda motor, timbangan digital, corong, selang, dan perlengkapan lainnya.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si, menegaskan bahwa kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara.

“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden mengenai penyalahgunaan pendistribusian bbm bersubsidi dan informasi masyarakat yang kemudian kami dalami melalui penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti,” ujar Kapolres. Kamis (9/4/26).

Ia menjelaskan bahwa modus yang dilakukan para pelaku adalah dengan menyalahgunakan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi serta diduga melakukan praktik pengoplosan untuk memperoleh keuntungan pribadi.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi karena hal ini sangat merugikan masyarakat dan negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal terkait distribusi BBM dan segera melaporkan apabila menemukan praktik serupa.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga distribusi BBM agar tepat sasaran. Apabila mengetahui adanya penyalahgunaan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Pasal 54 juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang yang sama, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lampung Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Deru riak Sungai Way Arum yang biasanya tenang, kini bersahut-sahutan dengan semangat gotong royong yang membara. Di balik perbukitan yang membatasi Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja, sebuah mimpi besar sedang didirikan di atas tanah Tanjung Raja.

Pada Kamis pagi (09/04/2026), Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Kehadirannya di tengah medan yang menantang menjadi suntikan moral luar biasa bagi puluhan personel Koramil 412-10/Tanjung Raja dan warga yang tengah berjibaku dengan tanah dan batu.

Aksi ini merupakan langkah nyata TNI dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur vital bagi masyarakat pelosok. Fokus pengerjaan hari ini terbagi dalam dua titik penentu, pertama Pembersihan akses utama jalan, Merapikan jalur agar kendaraan konstruksi dan logistik dapat keluar masuk tanpa hambatan medan.

Kedua, Penyiapan Pondasi, Penggalian dan pengukuran lubang pondasi dilakukan dengan presisi tinggi guna memastikan kekuatan struktur jembatan di masa depan.

“Kami bergerak cepat, jalan akses harus dipastikan siap. Bangunan pondasi adalah kunci utama, dan hari ini kami kerjakan bersama masyarakat dengan penuh semangat,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso memastikan kesiapan.

Bagi warga Tanjung Raja, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar struktur baja dan kabel, melainkan “nadi kehidupan” Selama ini, mobilitas hasil bumi sering terkendala akses yang sulit. Dengan adanya jembatan ini, harapan akan peningkatan kesejahteraan ekonomi kini berada di depan mata.

“Kami berharap pengerjaan ini berjalan lancar. Jembatan ini adalah dambaan bersama. Jika sudah selesai nantinya, mobilitas masyarakat dalam mengeluarkan hasil bumi akan jauh lebih mudah dan cepat,”

Pemandangan di lokasi menjadi potret indah kemanunggalan TNI dan Rakyat. Tanpa sekat dan tanpa canggung, para Babinsa berdiri sejajar dengan warga, bahu- membahu mencangkul, mengangkut batu, dan berbagi peluh di bawah terik matahari.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti otentik bahwa di tangan TNI dan rakyat yang bersatu, pembangunan infrastruktur di wilayah tersulit sekalipun bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan kenyataan yang segera terwujud demi kemaslahatan masyarakat luas di Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara menggelar acara pisah sambut Kepala Kantor sekaligus halalbihalal dalam suasana penuh kekhidmatan dan kehangatan, Kamis  (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka serah terima kepemimpinan dari Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara sebelumnya, H. Totong  kepada Kepala Kantor yang baru,

Acara Pisah sambut Kepala Kemenag Lampung Utara berlangsung di Aula gedung Haji Lantai 2  kantor kementrian agama Lampung Utara, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah, sehingga semakin mempererat tali silaturahmi antar jajaran dan mitra kerja.

Turut hadir dalam acara tersebut Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum Kepala Kantor Wilayah Kemenag (Kakanwil) Provinsi Lampung, H. Herry Setiawan, S.Sos.I., M.Pd. sebagai Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. H. Aprizandi, S.Fil.I., M.Kom.I.Kepala Kemang Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Totong Sunardi, MM ,  Ketua Baznas Lampung Utara Budi Cipto Utomo, seluruh Kepala KUA, Kepala RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten, dan seluruh pegawai Kemenag kabupaten Lampung Utara.

Dalam sambutannya, H. Aprizandi, S.Fil.I., M.Kom.I. menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Kemenag Lampung Utara atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan selama masa kepemimpinannya sejak 2021-2026. Ia mengungkapkan bahwa berbagai capaian yang diraih tidak terlepas dari sinergi dan komitmen bersama, tanpa beliau kantor ini baik isi maupun yang lain kantor kita sudah mulai kelihatan bagus setiap ruangannya ketika saya masuk. Ucapnya

Saya berharap Kepada seluruh jajaran Kemenag Lampung Utara, Mari kita bersama-sama menjalankan program program Kementerian Agama dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” pungkasnya

Dari pantauan media Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum Kepala Kantor Wilayah Kemenag (Kakanwil) Provinsi Lampung saat menyampaikan sambutannya terlihat sangat khidmat bersama seluruh pegawai, serta memberikan apresiasi atas dedikasi kepada seluruh stakeholder Kemenag kabupaten Lampung Utara untuk bisa kerja Keras, Cerdas, dan Kerja Ikhlas.

“Dan di akhir sambutan kepala kakanwil propinsi Lampung, mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Totong Sunardi, yang telah menorehkan berbagai catatan positif selama kepemimpinannya, Banyak capaian yang telah diraih dan menjadi fondasi yang kuat untuk dilanjutkan,” ujarnya.

Di akhir acara foto bersama dan pemberian cendra Mata yang diwarnai suasana haru dan rasa kekeluargaan yang kuat. Momen pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, Kementrian Agama Kabupaten Lampung Utara. Pungkasnya.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Sebagai pimpinan kewilayahan, Danramil 412-07/Abung Barat, Kapten Inf Rihantoyo, tidak hanya hadir untuk memantau keamanan, tetapi juga secara khusus memberikan restu dan doa tulus bagi Pratu Doni dan Yolanda. Baginya, pernikahan ini adalah momen penting bagi seorang prajurit dalam membangun fondasi kehidupan yang baru.

“Kami keluarga besar Koramil 412-07/Abung Barat turut berbahagia. Pratu Doni adalah sosok prajurit muda asal Lampung Utara yang tangguh di medan tugas. Hari ini, kami hadir untuk mengawal hari bahagianya agar berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Kapten Inf Rihantoyo dengan penuh kebapakan.

Restu Danramil ini pun tercermin dari kesiapsiagaan anggotanya di lapangan. Dengan pengawalan dari para Babinsa nya seperti Serda Yudiono, Serda Rian Parizal, dan Kopda Ali, acara yang dihadiri oleh orang nomor satu di Lampung Utara tersebut terasa sangat terjaga dan eksklusif.

Kehadiran Danramil yang bersanding bersama Bupati Hamartoni Ahadis dan Kapolsek di kursi undangan kehormatan menjadi bukti kuatnya sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam mendukung momentum sakral warganya.

Harapan untuk sang Mempelai, Kapten Inf Rihantoyo juga menitipkan pesan bagi Pratu Doni yang bertugas jauh di Yonif TP 90/Yuda Giri Danu, Nanggroe Aceh Darussalam, agar pernikahan ini menjadi penyemangat baru dalam menjalankan tugas negara.

“Selamat menempuh hidup baru untuk Pratu Doni dan Yolanda. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Tetaplah menjadi prajurit yang setia pada negara dan cinta pada keluarga,” pungkas Danramil.

Dengan pengawalan ketat namun penuh kehangatan, pernikahan di Desa Pekurun ini berakhir dengan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir. Pernikahan ini bukan sekadar amanah keluarga, melainkan ajang silaturahmi akbar yang mempererat tali persaudaraan di Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara.Senin, 06/04/2026 pukul 20.00 WIB. #(Pendim 0412/LU).

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Satuan Samapta Polres Lampung Utara kembali melaksanakan kegiatan Patroli Presisi R2 guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya, Selasa (7/4/2026).

Patroli tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Belimbing, Jalan Cukul Soebroto, Jalan Lamtoro, Jalan Serui, hingga Jalan Cempaka Putih.

Kegiatan ini melibatkan personel Sat Samapta yang melakukan patroli mobile sekaligus patroli dialogis dengan masyarakat, khususnya para pedagang di pusat keramaian dan pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama kejahatan C3 (curat, curas, dan curanmor) serta kejahatan jalanan lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan keamanan kendaraan yang diparkir, serta dianjurkan menggunakan kunci ganda guna meminimalisir risiko pencurian kendaraan bermotor. Petugas juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan call center 110 Polri sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Presisi R2 merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Patroli Presisi R2 ini rutin kami laksanakan dengan menyasar daerah dan jam rawan, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya C3 dan kejahatan jalanan,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan, kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, menjaga keamanan lingkungan, serta segera melapor melalui call center 110 apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Lampung Utara terpantau aman dan kondusif.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan terhadap fasilitas milik PT PLN (Persero) berhasil digagalkan warga di Dusun Lebak Kelapa, Desa Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Senin (6/4/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah gardu PLN. Dua orang pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian berhasil diamankan oleh masyarakat setempat sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menjelaskan bahwa kejadian bermula saat petugas PLN menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan di lokasi gardu listrik.

“Pelaku diduga hendak mencuri komponen instalasi gardu PLN. Namun aksinya berhasil diketahui warga, sehingga kedua pelaku dapat diamankan sebelum melarikan diri,” ujar IPTU Herawati.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui pelaku sempat merusak beberapa bagian fasilitas gardu, di antaranya kabel grounding yang terputus, kunci box panel yang rusak, serta dudukan instalasi yang mengalami kerusakan.

“Akibat kejadian tersebut, pihak PLN mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp5 juta,” jelasnya.

Selain mengamankan dua orang terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi, dua unit handphone, serta peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian seperti palu, tang, dan gunting besi.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Abung Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

IPTU Herawati juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah membantu mengamankan pelaku. Diharapkan sinergi ini terus terjaga guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Polres Lampung Utara melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal Pabanrim dalam rangka penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 49 peserta dan berlangsung dengan melibatkan unsur pengawasan internal maupun eksternal guna menjamin proses seleksi yang bersih dan transparan.

Pelaksanaan Rikmin awal dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Lampung Utara bersama panitia penerimaan, serta dihadiri oleh sejumlah pihak internal seperti Kasiwas, Kasi Propam, dan Kasubbag Dalpers. Selain itu, turut hadir pengawas eksternal dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Dinas Dukcapil, serta unsur pengawas lainnya.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa Rikmin awal merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri.

“Rikmin awal ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan serta keabsahan administrasi para peserta. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan pengawasan dari berbagai pihak,” ujar IPTU Herawati.

Ia menegaskan, Polres Lampung Utara berkomitmen menjalankan prinsip seleksi yang bersih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen penuh mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, sehingga dapat menghasilkan calon anggota Polri yang profesional dan berintegritas,” tambahnya.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Nada tegas mewarnai Aula Alamsyah RPN saat Kasdim 0412/LU, Mayor CPM Aris Setia Hadi, memberikan arahan dalam acara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026, Anggota Kodim 0412/Lampung Utara Senin (06/04/2026).

Di balik apresiasi atas prestasi prajurit, Mayor CPM Aris Setia Hadi memberikan peringatan keras agar kenaikan pangkat ini tidak dicoreng oleh tindakan indisipliner.

Kasdim menekankan bahwa negara memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat bukan tanpa alasan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh prajurit untuk menjaga marwah institusi dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan.

“Saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Tapi ingat, ini bukan untuk gagah-gagahan. Tegas saya sampaikan: Jangan buat masalah! Jangan ada pelanggaran yang mencederai amanah ini,” tegas Mayor CPM Aris Setia Hadi.

Dalam arahannya, ia meminta para prajurit untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas kerja dan menjadi contoh bagi prajurit lainnya. Kenaikan pangkat harus berbanding lurus dengan kedewasaan dalam bersikap dan bertindak.

Jaga Integritas, Hindari segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin militer. Tanggung Jawab Moral, Pangkat baru berarti beban moral yang lebih besar terhadap satuan.

Prajurit yang naik pangkat wajib menjadi teladan bagi rekan-rekan yang lain. “Ke depan, tugas kita semakin berat. Jadikan pangkat yang ada di bahu dan lengan kalian sebagai motivasi untuk berbuat yang terbaik bagi TNI AD dan rakyat, bukan justru membuat masalah yang memalukan nama baik Kodim 0412/LU,” tutup Kasdim dengan nada instruktif.

“Sekali lagi, Selamat kepada seluruh prajurit yang naik pangkat. Jadikan pangkat baru ini sebagai motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik, serta jadilah teladan di mana pun kalian bertugas,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari jajaran perwira dan anggota Kodim 0412/LU, diiringi rasa syukur atas pencapaian para prajurit di periode 01 April 2026 ini, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Di bawah langit Dusun Karang Kedempel, semangat patriotisme membuncah saat Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, secara resmi menutup rangkaian Pelatihan Persami dan Bela Negara Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026.

Upacara penutupan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Pusdiklatcab Bumi Perkemahan Candika Prokimal, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, pada Minggu (05/04/2026) pukul 10.00 Wib.

Menanamkan Karakter di Tengah Arus Zaman, Dalam amanatnya, Letkol Inf Roni Faturohman menekankan bahwa pelatihan Kadet ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan yang memiliki naluri patriot.

“Kami ingin menyalurkan minat dan bakat tunas muda ke arah yang positif. Target utamanya adalah kedisiplinan, ketegasan, dan tanggung jawab. Di tengah arus perkembangan modernisasi, rasa cinta tanah air harus tetap menjadi fondasi utama,” ujar Dandim 0412/LU.

Materi komprehensif dari fisik hingga literasi digital, transparansi kegiatan ini terlihat dari ragam materi yang diberikan kepada para Kadet (Taruna). tidak hanya digembleng secara fisik dan mental, para peserta juga dibekali dengan wawasan intelektual dan etika modern yang humanis yang tetap terukur.

Beberapa materi kunci meliputi, Wasbang, Pancasila, Sejarah Perjuangan Bangsa, dan Bela Negara, Keterampilan Lapangan sperti PBB, PPM, Navigasi (Pionir & Survival), SAR, dan P3K. Kesehatan & Mental sperti Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes), Pembinaan Mental (Bintal), serta Sosialisasi Bahaya Narkoba. Adaptasi Modern: Literasi tentang bijak dalam penggunaan media sosial. Team Building: Psikologi lapangan melalui Outbound dan Fun Games.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Upacara penutupan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan Forkopincam Lampung Utara, Dewan Guru SMAN 2 Kotabumi, serta tokoh masyarakat setempat.

Melalui program KKRI ini, Kodim 0412/LU berharap para Kadet tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki “mental baja” yang siap diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan diakhiri dengan tradisi semangat Bela Negara dilanjutkan yel-yel penyemangat yang membakar semangat para peserta dan ditutup dengan sesi foto bersama.

(Rizky A Sony)