hariandiksi.com

Lampung Utara, (HD) – Jajaran Polsek Abung Barat, Polres Lampung Utara, berhasil menyerahkan kembali barang dokumen penting milik korban tindak pidana pemalakan dan perampasan yang sebelumnya terjadi di wilayah Simpang Tiga Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 02.15 WIB di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Desa Aji Kagungan. Korban diketahui bernama Wahyudi (40), warga Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

Saat kejadian, korban bersama rombongan tengah dalam perjalanan menggunakan mobil Daihatsu Terios warna silver. Setibanya di lokasi kejadian, mereka dihadang oleh empat orang pelaku. Tiga orang pelaku mendekati kendaraan dan meminta uang dengan alasan untuk membeli rokok. Namun, salah satu pelaku kemudian mengambil tas milik korban yang berisi sejumlah dokumen penting, termasuk KTP, STNK kendaraan, kartu ATM, SIM, serta barang pribadi lainnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada Rabu (1/4/2026) pagi, Kapolsek Abung Barat dan anggota bersama aparatur desa setempat melakukan upaya penelusuran dan pendekatan persuasif di lokasi kejadian.

Hasilnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Kepala Desa Aji Kagungan menerima informasi dari warga yang menemukan tas milik korban di sekitar aliran sungai saat hendak memancing. Barang tersebut kemudian diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Selanjutnya, pada pukul 15.30 WIB di ruang kerja Kapolsek Abung Barat AKP Suhaili, seluruh barang milik korban diserahkan kembali secara lengkap kepada korban dan keluarganya, disaksikan oleh pihak keluarga dan aparat terkait.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa keberhasilan pengembalian barang tersebut merupakan bentuk respons cepat jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kesigapan anggota di lapangan dalam merespons setiap laporan masyarakat. Kami juga mengapresiasi peran aktif warga yang telah menemukan dan menyerahkan barang milik korban,” ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di jalur sepi pada malam hari.

Meski demikian, dalam kasus ini korban dan keluarga memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum dengan berbagai pertimbangan, termasuk faktor jarak domisili.

Polres Lampung Utara tetap mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap tindak kejahatan guna memudahkan proses penegakan hukum dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Korban perampasan Wahyudi (40), mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Abung, dan jajarannya yang telah bertindak cepat terkait perampasan yang terjadi di Simpang Way Kunang Selasa kemarin.

“Alhamdulillah, barang-barang saya sudah kembali. Terima kasih kepada pak Kapolsek Abung Barat dan anggotanya,” ujarnya.

(Rizky A Sony)

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan, Senin (30/03/2026).

Turut hadir Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, Inspektur Daerah, Kepala Dinas dan Badan, para Kepala Bagian Setdakab, serta Camat Blambangan Umpu.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa penyampaian LKPj merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

“Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ini merupakan manifestasi dari pelaksanaan peraturan perundang-undangan, sekaligus menjadi sarana evaluasi kinerja Pemerintah Daerah dalam rangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujar Bupati Ayu.

Disampaikan bahwa LKPj Tahun Anggaran 2025 memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, yang mencakup capaian program dan kegiatan, kebijakan strategis, serta tindak lanjut atas rekomendasi DPRD tahun sebelumnya. Selain itu, laporan juga mencakup pelaksanaan tugas pembantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

Bupati Ayu menjelaskan bahwa tahun 2025 merupakan periode penting bagi Kabupaten Way Kanan, karena menjadi tahun awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Oleh karena itu, seluruh kebijakan pembangunan diarahkan untuk mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan, lanjutnya, terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah dengan mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga penggunaan anggaran dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dari sisi capaian pembangunan, Bupati memaparkan sejumlah indikator makro yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,17 pada tahun 2024 menjadi 71,98 pada tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan dari 4,65 persen menjadi 5,34 persen.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 10,43 persen pada tahun 2024 menjadi 9,36 persen pada tahun 2025. Sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku juga mengalami kenaikan dari Rp19,22 triliun menjadi Rp21,01 triliun.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Way Kanan berjalan secara dinamis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meskipun masih terdapat berbagai tantangan yang harus terus kita hadapi bersama,” ungkapnya.

Dari aspek pengelolaan keuangan daerah, Bupati Ayu juga menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai 95,66 persen dari target, sedangkan realisasi belanja daerah mencapai 92,36 persen. Sementara itu, pembiayaan netto terealisasi sebesar 100 persen.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang cukup baik, meskipun tetap memerlukan peningkatan pada aspek efektivitas dan optimalisasi pendapatan daerah.

“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan, agar setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati Ayu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Way Kanan atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Way Kanan.

“Semoga seluruh upaya pembangunan yang telah kita lakukan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, serta membawa Kabupaten Way Kanan menuju daerah yang mandiri dan sejahtera,” tutupnya.

LAMPUNG UTARA, (HD) – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di pelosok desa kembali dibuktikan. Komandan Koramil (Danramil) 412-10/Tanjung Raja, Kapten Arm Santoso, memimpin langsung pengecekan lokasi rencana pembangunan Jembatan Gantung Kemiling Pematang Tengah di Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, Kab. Lampung Utara, Senin (30/03/2026) waktu setempat.

Peninjauan siang itu dilakukan bersama Kepala Desa Tulung Balak, Bapak Hendra, seluruh personel Babinsa Koramil 412-10/TJR, serta tokoh masyarakat setempat. langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan agar proses pembangunan jembatan baru yang di gagas TNI-AD ini berjalan tanpa hambatan.

Solusi atas kondisi jembatan yang memprihatinkan, kondisi Jembatan Gantung Kemiling Pematang Tengah saat ini memang sangat memerlukan perhatian serius. Dibangun puluhan tahun silam, jembatan tersebut kini dalam kondisi lapuk termakan usia dan dinilai rawan bagi keselamatan warga.

“Pengecekan ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan jembatan baru dapat berjalan lancar dan sukses. Kita ingin akses transportasi warga kembali aman dan lancar untuk mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar Kapten Arm Santoso di sela-sela peninjauan.

Selain melakukan pengukuran dan pemetaan lokasi, jajaran Koramil bersama warga juga melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurve) di sekitar area jembatan. Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut agenda Video Conference (Vicon) mendatang terkait mekanisme pembangunan tersebut.

Kepala Desa Tulung Balak, Bapak Hendra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI-AD, khususnya Koramil 412-10/TJR, atas inisiatif pembangunan ini.

“Masyarakat sangat mendambakan jembatan yang kokoh. Kehadiran Bapak Danramil dan anggota hari ini memberikan kepastian bagi warga bahwa harapan kami untuk memiliki jembatan baru akan segera terwujud,” ungkap Hendra.

Dengan transparansi dan koordinasi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi simbol sinergi TNI-AD dalam membangun infrastruktur sampai ke pelosok negeri yang ada di Kabupaten Lampung Utara. Semoga harapan ini dapat segera terwujud. sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Apel Halalbihalal di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Senin (30/03/2026), di Lapangan Buway Pemuka. Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, selaku Pembina Apel, dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Ia menegaskan bahwa momentum usai Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan memperbaiki diri.

“Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi, melainkan jembatan untuk semakin mempererat persaudaraan (ukhuwah) dan membersihkan hati dari segala khilaf, agar kita dapat kembali bekerja dengan semangat yang fitri,” ujar Bupati Ayu.

Dalam arahannya, Bupati juga mengajak seluruh jajaran untuk merefleksikan makna Idul Fitri. Ia mempertanyakan apa yang benar-benar tersisa setelah Ramadan dan Lebaran, apakah hanya dokumentasi semata atau ada perubahan nyata dalam diri.

Menurutnya, tantangan terbesar bukanlah menjalani Ramadan, melainkan mempertahankan nilai-nilai kebaikan setelahnya. Ia menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan etos kerja meskipun tanpa pengawasan langsung.

“Banyak orang bisa merasakan indahnya Lebaran, tapi tidak semua mampu menjaga maknanya. Ujian sesungguhnya dimulai saat kita kembali ke rutinitas, apakah kita tetap jujur, tetap rajin, dan tetap bertanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar semangat Idul Fitri tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi titik awal perubahan menuju kinerja yang lebih baik. Ia mengajak seluruh ASN dan tenaga honorer untuk memulai perubahan dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Kalau dulu kita suka menunda, hari ini kita belajar disiplin. Kalau dulu mudah emosi, hari ini kita belajar menahan diri. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang terus dilakukan,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan beberapa hal penting kepada seluruh jajaran, di antaranya agar segera kembali fokus bekerja pasca libur Lebaran. Seluruh perangkat daerah diminta untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama. Bupati mengajak seluruh aparatur untuk memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga disiplin sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara dan masyarakat. Kehadiran para pegawai dalam apel tersebut dinilai sebagai wujud komitmen yang harus terus dipertahankan.

Tak kalah penting, Bupati mengingatkan bahwa pada tanggal 27 April mendatang, Kabupaten Way Kanan akan memperingati Hari Ulang Tahun ke-27. Untuk itu, Sekretaris Daerah beserta jajaran diminta mempersiapkan rangkaian kegiatan dengan sebaik mungkin, termasuk penyesuaian tema dengan arah pembangunan tahun 2026, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Marilah kita manfaatkan bulan Syawal ini untuk memperbarui niat dalam memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun Kabupaten Way Kanan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi kita semua,” tutupnya.

Usai apel, dilanjutkan dengan bersalaman dalam suasana halal bihalal antara Bupati Way Kanan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, para Kepala OPD beserta Ketua Dharma Wanita dan jajaran, para Kepala Bagian Setdakab Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan, serta seluruh staf Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

LAMPUNG UTARA, (HD) – Semangat gotong royong kembali membara di lingkungan desa sawojajar kec. kotabumi utara dan desa karang rejo 1 kec. sungkai selatan kab. lampung utara. Aksi Kerja bakti gotong royong kali ini, fokus pada pemasangan tenda persiapan rencana pembangunan ulang Jembatan di wilayah itu, Minggu pagi (29/03/2026) pukul 09.30 WIB.

Personel babinsa koramil 412-02/sungkai selatan, koptu adi apriyanto bersama warga kompak gotong royong dalam aksi yang meliputi pendirian tenda utama di lokasi. Fasilitas tenda ini disiapkan khusus untuk mendukung agenda Virtual Conference (Vicon) mendatang, yang akan dihadiri oleh Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf Roni Faturohman bersama unsur forkopimda, forkopincam, forkopimdes dan pemangku kepentingan lainnya.

Rencana proyeksi pembangunan ulang infrastruktur Jembatan yang diinisiasi TNI-AD agar mobilitas keamanan dapat terhubung dengan baik dan lancar.

Kami ingin memastikan semua persiapan teknis di lapangan dapat berjalan lancar, termasuk sarana komunikasi digital untuk Vicon nanti, tanpa kendala berarti, demi kelancaran proyeksi jembatan baru, ” ujar Koptu Adi Apriyanto di sela-sela kegiatan.

Antusiasme warga terlihat tinggi dalam membantu jalannya kerja bakti, mengingat jembatan lama, yang sudah termakan usia perlu mendapat perhatian serius untuk mempermudah akses transportasi antar desa yang aman. sehingga dapat meningkatkan mobilitas roda perekonomian antar-kecamatan di Kabupaten Lampung Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ibu Desy (Sekretaris Desa Karang Rejo I), Koptu Adi Apriyanto (Babinsa Koramil 412-02/SS), Aparatur Desa (Kaur dan Kasi Pemerintahan), Masyarakat Desa Karang Rejo 1.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Personel Polsek Abung Selatan bersama Unit Laka Sat Lantas Polres Lampung Utara melakukan tindakan pertama tempat kejadian perkara (TPTKP) dan evakuasi terhadap peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatra, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Senin (30/3/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan truk Fuso bernomor polisi BE 8162 AUC dengan mobil sedan Toyota Vios bernomor polisi B 1127 WRD.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh personel piket sekitar pukul 08.00 WIB. Tak lama kemudian, petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Abung Selatan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara serta pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan, mengingat posisi kendaraan truk sempat melintang di badan jalan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, personel Unit Laka Sat Lantas Polres Lampung Utara tiba di lokasi untuk melaksanakan olah TKP dan penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kehadiran petugas di lokasi merupakan bentuk respon cepat kepolisian dalam menangani setiap kejadian di wilayah hukum Polres Lampung Utara.

“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat. Personel langsung melakukan pengamanan TKP serta pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang,” ujar IPTU Herawati.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan saat berkendara, terutama di jalur lintas yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi,” tambahnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Barat (HD), – Kebijakan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) semester genap Tahun Pelajaran 2026 di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Lampung Barat menuai sorotan dari para orang tua siswa. Kebijakan ini merupakan arahan dari Dinas Pendidikan dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Lampung Barat.

Berdasarkan surat edaran yang disampaikan pihak sekolah, pelaksanaan UTS dibagi menjadi dua metode. Untuk siswa kelas I dan II, ujian dilakukan secara luring (offline) di sekolah. Sementara itu, siswa kelas III hingga VI diwajibkan mengikuti ujian secara daring (online) dengan menggunakan perangkat telepon seluler di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah juga meminta orang tua atau wali siswa untuk menyiapkan perangkat handphone beserta paket data internet yang memadai guna menunjang kelancaran ujian.

Namun, kebijakan tersebut justru memunculkan berbagai keluhan dari wali murid. Sejumlah orang tua mengungkapkan kekhawatiran mereka melalui media sosial. Salah satu orang tua menyebut penggunaan handphone pada anak usia sekolah dasar dinilai kurang tepat.

“Padahal kalau buat anak-anak itu ribet, apalagi masih SD. Orang tua jadi kepikiran, bukannya belajar malah main HP. Risiko juga kalau HP hilang siapa yang tanggung jawab,” tulis salah satu orang tua di media sosial.

Keluhan lain juga mempertanyakan tujuan kebijakan tersebut. “Masih anak SD sudah pakai HP, ini maksud dan tujuannya apa?” ujar orang tua lainnya.

Selain kekhawatiran terkait penggunaan gawai, persoalan ekonomi juga menjadi sorotan. Tidak semua orang tua memiliki perangkat handphone yang bisa digunakan untuk ujian. Bahkan, sebagian harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli paket data internet.

Minimnya sosialisasi dari pihak terkait juga membuat sejumlah siswa kebingungan saat menghadapi ujian. Orang tua menilai kebijakan ini diterapkan secara mendadak tanpa persiapan yang matang.

Di sisi lain, kendala jaringan internet di wilayah Lampung Barat turut menjadi perhatian. Mengingat tidak semua daerah memiliki akses internet yang stabil, pelaksanaan ujian daring dinilai berpotensi menghambat proses ujian siswa.

Para orang tua berharap pihak Dinas Pendidikan dan K3S Lampung Barat dapat meninjau kembali kebijakan tersebut serta mempertimbangkan kondisi di lapangan, terutama kesiapan siswa, orang tua, serta infrastruktur pendukung. (Rosandi/Red)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Rencana judi sabung ayam bocor ketika Babinsa 412-08/ABT tinjau tempat lokasi yang diduga kuat kerap dijadikan arena perjudian sabung ayam di desa surakarta kec. Abung Timur kab. Lampung Utara,minggu, (29/03/2026) siang.

Berdasarkan laporan proaktif dari salah seorang warga masyarakat yang mencium adanya aktivitas persiapan arena judi sabung ayam di beberapa titik dalam dua hari terakhir. Terdeteksi ada 2 titik rencana persiapan pembukaan gelanggang judi sabung ayam. pertama di lahan karet milik warga dekat tanggul desa surakarta dan yang ke dua di lahan karet belakang sekolah TK.

Berdasarkan analisis Babinsa melalui elisitasi dilapangan saat penyisiran lokasi yang diduga kuat tempat rencana pertarungan judi sabung ayam tersebut telah bocor. sehingga tidak adanya aktivitas perjudian saat dilakukan kroscek dilapangan alias nihil.

Upaya preventif Babinsa 412-08/ABT Serda Waluyo menuai kritikan pedas dari berbagai kalangan pecinta dan pebisnis judi ayam petarung. berbanding terbalik, maraknya judi sabung ayam yang terjadi akhir- akhir ini menuai keresahan para tokoh utama desa yang tidak ingin desanya dikotori dan dijadikan tempat perjudian maupun pesta miras.

Beruntung rencana pembukaan gelanggang judi sabung ayam dan pesta miras telah bocor, sehingga tidak terjadi di desa binaan nya Babinsa, “saat dikonfirmasi”.

Pola perjudian yang kerap berpindah-pindah tempat menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam melakukan penyisiran diberbagai lokasi. “Kami ingin mengutamakan tindakan preventif melalui Himbauan. Meskipun hari ini lokasi kosong karena informasi bocor, kami tidak akan kendor dalam melakukan pengawasan dan pendekatan persuasif,” ujar Serda Waluyo.

“Peningkatan pengawasan dari semua pihak sangat diharapkan di titik-titik rawan perkebunan karet maupun rumah kosong secara berkala, agar tidak terjadi hal-hal yang dapat meresahkan ketertiban umum. Tindakan yang dilakukan Babinsa ini diharapkan dapat menyentuh hati masyarakat agar desanya mereka bersih dari praktik penyakit masyarakat”.

(Red)

Lampung Utara, (HD) – Dr. Hj. Winarti, S.E., M.H., Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Propinsi Lampung Melantik 23 Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Se-Kabupaten Lampung Utara, Usai menggelar Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB) Ke-VI PDI-P Kabupaten Lampung Utara, digedung Pusiban Agung Sukung Kotabumi, Minggu (29/3) Sore

Pelantikan pengurus PAC PDI-P Kabupaten Lampung Utara, Di hadiri, Dr. Hj. Winarti, S.E., M.H., Ketua DPD PDI-P Propinsi Lampung, Ir. Palgunaldi Sekertaris DPD PDI-P Propinsi Lampung, Kostiana,S,E.MM Bendahara Umum DPD PDI-P Propinsi Lampung, Umar Ahmad Ketua Bappilu DPD PDI-P Propinsi Lampung. Drs. YOSE RIZAL.SH.MH, Ketua DPC PDI-P Lampung Utara, seluruh Pengurus DPC, PAC, dan Ranting PDI-P, kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan konsolidasi partai ini berlangsung lancar dan di lanjutkan dengan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan masa bakti 2026–2031. Melalui Musancab Ke-VI tersebut, PDI-P Lampung Utara menetapkan kepengurusan PAC Se-Kecamatan Kabupaten Lampung Utara,

Dr. Hj. Winarti, S.E., M.H., Ketua DPD PDI-P Propinsi Lampung mengatakan Sebelum Pengambilan sumpah pelantikan Pengurus PAC untuk 23 kecamatan se-kabupaten Lampung Utara, mengajak seluruh pengurus PAC yang baru dilantik untuk menjalankan amanat partai dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Dia menegaskan seluruh pengurus harus bergerak solid demi kepentingan masyarakat di wilayah masing-masing. “Jalankan tugas partai dengan penuh dedikasi. Kerja-kerja partai harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya

Kepengurusan PAC ini dilengkapi dengan struktur partai lainnya, mulai dari sekretaris, bendahara, hingga bidang-bidang strategis partai. Karena kedapan nya Partai PDI-P memiliki target dan Strategi untuk kemenangan yang besar dengan program DPP yang akan kita bawa ke sini. Ucapnya

“Saya juga  apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader partai. Musyawarah anak cabang (MusanCab) Ke-VI Kabupaten Lampung Utara sekaligus pelantikan pengurus PAC di 23 kecamatan berjalan dengan lancar, dan Ini merupakan wujud kerja politik yang baik sebagai bentuk soliditas perjuangan partai,” ujarnya

Winarti juga menegaskan kepada Ketua DPC PDI-P untuk segera mengukuhkan 247 Ranting yang ada di kabupaten Lampung Utara, karna organisasi partai ini ke depannya tidaklah ringan. Oleh karena itu, dibutuhkan kader yang disiplin, solid, serta mampu bekerja keras di wilayah tugas masing-masing. Pungkasnya

Di tempat yang sama Drs. Yose Rizal.SH.MH, Ketua DPC PDI-P Lampung Utara Mengatakan,  Hari ini ada 3 kegiatan   yang sangat penting, MusanCab Ke-VI Kabupaten Lampung Utara, Pelantikan PAC 23 kecamatan, dan pengukuhan 247 Ranting yang ada di kabupaten Lampung Utara.

Yose Rizal  juga mengajak kepada seluruh pengurus PAC yang baru dilantik untuk menjalankan amanat partai dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Karna Target partai Kedepanya DPD PDI-P Propinsi Lampung dengan mendapatkan 7 kursi di masing-masing wilayah. Harapnya

Dia menegaskan kepada seluruh pengurus harus tetap bergerak dengan solid demi kepentingan masyarakat di wilayah masing-masing. “Jalankan tugas partai dengan penuh dedikasi. Karna kerja partai harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H.,M.H., menghadiri kegiatan tanam bersama dalam Program Perluasan Tebu Rakyat di Kecamatan Bunga Mayang, Sabtu 28 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan khususnya komoditas gula serta meningkatkan produktivitas sektor perkebunan daerah.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Asisten Administrasi Umum Dra. Dina Prawitarini, M.M., bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten serta perangkat daerah terkait. Selain itu, hadir pula Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian beserta jajaran, Kepala BBPPTP Medan, Direksi PT.SGN, General Manager PG Bunga Mayang, Ketua APTRI PG Bunga Mayang.

Kehadiran berbagai unsur Pemerintah dan pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pengembangan komoditas tebu sebagai salah satu potensi unggulan daerah.

Dalam kegiatan bertajuk Menjaga Asa Swasembada Gula Menuju Lampung Utara Berjaya Petani Sejahtera, dilakukan penanaman tebu secara simbolis di lahan yang telah disiapkan. Program Perluasan Tebu Rakyat diharapkan mampu meningkatkan luas tanam sekaligus memperkuat ketersediaan bahan baku gula guna mendukung program swasembada gula nasional.

Melalui kolaborasi Pemerintah Daerah bersama para petani dan pemangku kepentingan, diharapkan pengembangan tebu rakyat dapat memberikan nilai tambah ekonomi, memperkuat kemandirian sektor perkebunan serta mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Lampung Utara. Program ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing komoditas perkebunan daerah menuju Lampung Utara yang maju, aman dan sejahtera.

(Rizky A Sony)