hariandiksi.com

Lampung Utara, (HD) – Menjelang puncak perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Utara bergerak cepat memastikan kenyamanan para pemudik. Dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Hamartoni Ahadis, M.Si., tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik krusial di sepanjang jalur utama, Kamis (19/03/2026).

Aksi “jemput bola” ini dimulai sejak pukul 09.30 WIB. rombongan yang terdiri dari Bupati, Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Fahtuhraman, Kapolres AKBP Dedy Kurniawan, ketua DPRD M. Yusrizal, hingga Wakil Bupati Romli, menyisir satu per satu pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) yang menjadi titik lelah pemudik.

Rombongan bergerak taktis diawali dengan memantau Pospam Bukit Kemuning pada pukul 10.00 WIB, yang merupakan gerbang utama penghubung antar provinsi. Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera). Perjalanan berlanjut ke Posyan Simpang Propau, sebuah titik pertemuan arus yang sangat padat, hingga berakhir di Pospam Kelapa Tujuh pada siang.

Di setiap lokasi, Forkopimda tidak hanya mengecek kehadiran personel, tetapi juga mendetail hingga kesiapan logistik, peralatan kesehatan, dan fasilitas darurat. Dalam arahannya, Bupati Hamartoni Ahadis menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Senada dengan Bupati, Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman Kita ingin memastikan sinergi 3 pilar dan instansi terkait lainnya berjalan optimal di lapangan. Ini bukan hanya soal keamanan jalan raya saja, tapi soal bagaimana masyarakat merasakan kehadiran negara saat mereka menempuh perjalanan jauh menuju keluarga,” tegas Dandim.

Kembali ke Bupati, Bupati juga menginstruksikan seluruh petugas untuk tetap siaga penuh terhadap potensi situasi darurat, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga gangguan keamanan. “Kesiapan logistik dan alat kesehatan di setiap pos harus ready 24 jam. Kita antisipasi segala kemungkinan dengan penanganan yang cepat dan tepat,” tambahnya.

Harapan untuk Mudik Ceria Kunjungan maraton ini ditutup pada pukul 13.10 WIB dengan hasil pemantauan yang memuaskan. Kondisi pos terpantau fungsional dan personel siap memberikan pelayanan terbaik. Dengan kolaborasi solid antara “Tiga Pilar” (TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah), Lampung Utara siap menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan standar keamanan yang tinggi. Pesan yang dibawa jelas: Mudik aman, mudik lancar, dan masyarakat nyaman adalah harga mati.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Ada suasana yang berbeda di Kelurahan Kota Alam, Kamis siang (19/03/2026). Di bawah langit Kotabumi Selatan, sebuah babak baru bagi keamanan dan pembangunan Kabupaten Lampung Utara resmi dimulai. Kehadiran jajaran Forkopimda di Marseling Area Brigif TP-45/SB bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan sebuah simbol “kepulangan” bagi keluarga baru yang telah lama dinantikan.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si., didampingi Wakil Bupati Romli, S.Kom., M.H., Ketua DPRD M. Yusrizal, ST., serta jajaran pimpinan TNI-Polri daerah. Kehadiran mereka disambut dengan kehangatan yang tulus, mencerminkan kerinduan daerah akan sinergi yang lebih kuat.

Energi Baru untuk Rakyat, Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Brigif 45/SB bukan sekadar barisan personel berseragam. Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati Hamartoni menyebut kesatuan ini sebagai “napas dan semangat baru”.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang di rumah kalian, di Lampung Utara,” ujar Bupati dengan nada rendah namun penuh penekanan. “Kami merasa sangat senang dan terbantu. Kehadiran rekan-rekan prajurit muda, Brigif 45/SB adalah energi baru bagi kami untuk terus meningkatkan daya saing untuk memajukan daerah ini.”

Lebih dari Sekadar Pertahanan Sentuhan emosional terasa saat Bupati memaparkan harapannya. Brigif 45/SB tidak hanya hadir sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai saudara yang akan turun menyentuh hati petani dalam program ketahanan pangan, serta bahu-membahu membangun infrastruktur desa yang selama ini menjadi impian warga.

Kehadiran para prajurit ini diharapkan menjadi pelita bagi percepatan pembangunan. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah kini terasa kian solid, membawa pesan kuat bahwa masyarakat Lampung Utara tidak berjalan sendirian dalam mengejar kesejahteraan. Menitip Harapan di Kota Alam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Yayasan Suhada tersebut berakhir pada pukul 12.10 WIB dengan suasana yang aman dan kondusif. Meski pertemuan tersebut singkat, namun jejak harapan yang ditinggalkan sangatlah dalam. Kini, di pundak personel prajurit muda Brigif 45/SB, tersemat doa dari ribuan warga Lampung Utara. Sebuah harapan agar kehadiran mereka mampu memberikan sandaran baru, bermimpi lebih tinggi, kontribusi nyata, menjaga kedamaian sembari menanam benih-benih kemakmuran di setiap jengkal tanah Bumi Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD)  – Komando Distrik Militer (Kodim) 0412/LU, menyiapkan sejumlah rest area bagi pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Lampung Utara menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Fasilitas ini disiapkan di beberapa Koramil guna memberikan tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi para pemudik.

Komandan Kodim 0412/LU, Letkol Inf Roni Faturohman menyampaikan, kami juga menyiapkan fasilitas rest area bagi para pemudik di beberapa titik Koramil. “Untuk pelayanan kepada masyarakat, kami menyiapkan rest area di Koramil Abung Barat, Abung Timur dan Koramil Abung Selatan. Kami sediakan tenda, tempat istirahat hingga kamar mandi dan tempat ibadah. Silakan para pemudik memanfaatkannya,” jelasnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya TNI membantu masyarakat agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Selain tempat berteduh dan beristirahat, personel TNI yang bertugas di Koramil juga disiagakan untuk memberikan berbagai bantuan, antara lain, Pemberian informasi rute perjalanan. Bantuan darurat bagi pemudik yang mengalami kendala.

Langkah humanis yang diambil Kodim 0412/LU ini diharapkan menjadi inspirasi bagi instansi lain dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat luas. Dengan sinergi berbagai pihak, arus mudik Idul Fitri 1447 H diharapkan dapat berjalan lebih kondusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

(Rizky A Sony)

Way Kanan, (HD) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang dilaksanakan di Bundaran Patung Mayjen Ryacudu, Simpang Lima Blambangan Umpu. Rabu(19/03/26)

Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan dan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara jajaran Lapas dengan masyarakat.

Kepala Lapas Way Kanan Riski Burhannudin menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini menjadi bagian dari komitmen untuk menumbuhkan rasa empati dan rasa kebersamaan di bulan penuh berkah ini.

“Ramadhan adalah momen yang tepat untuk berbagi. Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat, walaupun sederhana.” ujarnya.

Pembagian takjil dilakukan secara langsung oleh petugas Lapas dengan penuh antusias. Masyarakat yang menerima takjil pun tampak senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan citra positif Lapas sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Way Kanan berharap semangat berbagi dan kebersamaan di bulan Ramadhan dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) — Aparat Kepolisian dari Polres Lampung Utara membubarkan aksi perang petasan yang dilakukan oleh sekelompok remaja di Stadion Sukung Kotabumi, Kecamatan Kotabumi Selatan, pada Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 20.40 WIB.

Kegiatan tersebut ditindaklanjuti oleh personel Piket Pamapta III bersama piket pawas dan piket fungsi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah anak-anak dan remaja tengah melakukan perang petasan yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu ketertiban umum, mengingat lokasi berada di area fasilitas publik.

Petugas kemudian dengan sigap menghentikan kegiatan tersebut dan membubarkan para remaja secara persuasif serta humanis. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan respons atas laporan masyarakat serta bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Personel kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Kegiatan perang petasan ini sangat berbahaya, tidak hanya bagi pelaku tetapi juga masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kami lakukan pembubaran secara humanis serta memberikan pembinaan kepada para remaja,” ujar IPTU Herawati.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama di malam hari, guna mencegah terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Setelah dilakukan penanganan, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas juga melaksanakan patroli lanjutan guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

(Rizky A Sony)

 

Lampung Utara, (HD)  – Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Ketupat Krakatau 2026, Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Utara, Pejabat Utama (PJU), serta anggota Bhayangkari, melakukan kunjungan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan), Selasa (17/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian sekaligus pemberian motivasi kepada personel yang tengah melaksanakan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan moril kepada anggota yang bertugas di lapangan agar tetap semangat dalam menjalankan tugas.

“Kunjungan ini sebagai bentuk memberikan motivasi atau semangat kepada seluruh personel yang melaksanakan tugas, baik di Pos Pam maupun Pos Yan, agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Deddy.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang berjaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh Polres Lampung Utara.

“Kami telah menyiapkan beberapa kantor polisi seperti Mako Brimob, Polsek Abung Selatan, dan Polsek Abung Barat sebagai rest area bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya menyediakan layanan hotline 110 bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik terkait kemacetan maupun gangguan kamtibmas selama perjalanan mudik.

“Apabila masyarakat mengalami kendala di perjalanan, baik kemacetan atau gangguan keamanan, silakan menghubungi layanan hotline 110 yang siap melayani selama 24 jam,” tambahnya.

Tak hanya itu, Polres Lampung Utara juga membuka layanan penitipan barang gratis bagi masyarakat yang akan mudik, guna memberikan rasa aman selama meninggalkan rumah.

Dengan adanya berbagai layanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar.

(Rizky A Sony)

TANJUNGPINANG, (HD) – Menyambut arus mudik pada perayaan Lebaran 2026, Polsek Tanjungpinang Barat membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.

Fasilitas ini disediakan sebagai bentuk pelayanan kepolisian guna memberikan rasa aman bagi warga yang akan meninggalkan kendaraan maupun rumah dalam waktu beberapa hari selama masa mudik.

Layanan penitipan kendaraan tersebut berada di area belakang kantor Polsek Tanjungpinang Barat yang terletak di Jalan Sunaryo, Kota Tanjungpinang. Lokasinya yang berada tidak jauh dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menjadikan tempat ini cukup strategis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Misyamsu Alson, mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan lahan khusus untuk penitipan kendaraan di lingkungan kantor polisi.

Area tersebut mampu menampung sekitar 20 unit mobil roda empat dan sekitar 50 unit sepeda motor milik masyarakat yang hendak meninggalkan kendaraan selama mudik Lebaran.

Menurutnya, penyediaan fasilitas ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan di rumah saat bepergian dalam waktu cukup lama.

Dengan adanya layanan penitipan kendaraan di kantor polisi, diharapkan masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang karena kendaraannya berada di lokasi yang aman dan diawasi langsung oleh pihak kepolisian.

Selain menyediakan layanan penitipan kendaraan, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar terlebih dahulu memberitahukan rencana keberangkatan mereka kepada tetangga terdekat atau kepada petugas Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

Hal ini penting agar pihak kepolisian dapat melakukan pemantauan serta patroli secara berkala terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya.

AKP Misyamsu Alson juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Selasa (17/3/2026)

Ia menyarankan agar warga mengecek kembali kompor agar tidak menyala serta mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan guna menghindari potensi kebakaran maupun gangguan lainnya.

“Dengan adanya pemberitahuan dari masyarakat, kami dapat lebih mudah melakukan patroli di lingkungan yang rumahnya ditinggalkan saat mudik, sehingga keamanan tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya tindak kejahatan atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat kepolisian dengan menghubungi call center 110,” pungkasnya.

(Budi)

Lampung, (HD) – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung menemukan sejumlah titik rawan dalam penyelenggaraan layanan transportasi selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Temuan tersebut diperoleh setelah tim Ombudsman melakukan pemantauan langsung di beberapa simpul transportasi utama pada 13 dan 16 Maret 2026. Pemantauan dilakukan di Stasiun Tanjung Karang, Bandara Raden Inten II, dan Pelabuhan Bakauheni. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan nasional Ombudsman RI yang dilakukan serentak di berbagai daerah di Indonesia menjelang puncak arus mudik.

Kepala Perwakilan Ombudsman Lampung, Nur Rakhman Yusuf, mengatakan pihaknya meninjau langsung kesiapan layanan di lapangan, mulai dari manajemen penumpang, kesiapan armada, sistem pengaduan, hingga koordinasi antarinstansi.

Hasil pemantauan menunjukkan kesiapan layanan belum sepenuhnya sebanding dengan potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa mudik,” ujarnya. Di Stasiun Tanjung Karang, Ombudsman menyoroti persoalan pengamanan perlintasan sebidang kereta api. Dari sekitar 220 titik perlintasan, hanya sekitar 20 persen yang dijaga oleh personel internal operator kereta. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, terutama ketika volume perjalanan meningkat.

Selain itu, meskipun telah dilakukan penambahan rangkaian kereta, tingginya permintaan tiket yang tidak terpenuhi menunjukkan adanya kesenjangan antara kapasitas layanan dan kebutuhan masyarakat. Sementara di Bandara Raden Inten II, Ombudsman mencatat peningkatan aktivitas penerbangan hingga mencapai 64 penerbangan dalam satu periode. Peningkatan tersebut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitar bandara, terlebih karena lokasinya berbatasan langsung dengan Jalan Lintas Sumatera.

Petugas gabungan memang telah dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan. Namun Ombudsman menilai pengaturan lalu lintas di luar area bandara masih memerlukan langkah antisipatif yang lebih sistematis agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. Adapun di Pelabuhan Bakauheni, arus penumpang terpantau relatif lancar dengan pengoperasian 57 kapal di tujuh dermaga. Meski demikian, Ombudsman menemukan beberapa catatan terkait layanan informasi dan perlindungan penumpang.

Salah satunya adalah minimnya informasi mengenai saluran pengaduan yang mudah diakses oleh penumpang. Selain itu, sosialisasi kebijakan tiket yang masih berlaku hingga 24 jam setelah pemesanan juga dinilai belum tersampaikan secara luas. Ombudsman juga menyoroti fasilitas pendukung seperti troli bagasi dan layanan shuttle antar dermaga yang belum optimal, padahal kebutuhan tersebut meningkat selama periode mudik, terutama bagi penumpang yang bepergian bersama keluarga dan membawa banyak barang

Nur Rakhman Yusuf menegaskan, kelancaran arus mudik tidak hanya diukur dari pergerakan kendaraan atau penumpang, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. “Jangan hanya fokus pada kelancaran arus, tetapi juga perhatikan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Ombudsman Lampung memastikan akan kembali melakukan pemantauan saat arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 27 Maret 2026. Fokus pengawasan akan diarahkan pada potensi kepadatan, khususnya di kawasan Pelabuhan Bakauheni.

(Rizky A Sony)

Purwakarta, (HD)  – Di bulan suci Ramadhan 1447 H, SPPG Cipaisan 02 Gelar Buka Bersama dan Bagikan THR Logam Mulia Plus Bingkisan Lebaran kepada relawan dan masyarakat sekitar, Senin (16/03/26), kegiatan ini diselenggarakan oleh Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipaisan 02, Kelurahan Cipaisan, Purwakarta,

THR tersebut diberikan dalam bentuk bingkisan, uang, sampai logam mulia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap program pelayanan gizi.acara berlangsung dalam suasana kebersamaan itu juga menjadi ajang silaturahmi antara pengelola SPPG, relawan, serta warga sekitar yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dan menurut Mitra SPPG Cipaisan 02, Saefudin Sei, bahwa dalam kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para relawan penerima manfaat serta masyarakat yang telah membantu kelancaran operasional layanan pemenuhan gizi di wilayahnya.

“Momentum buka bersama ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kami dengan memberikan THR berupa bingkisan, kadeudeuh, dan logam mulia kepada para relawan serta masyarakat yang selama ini turut mendukung kegiatan SPPG Cipaisan 02,” ujar Kang Sei di sela buka bersama.

Selanjutnya, Sei menegaskan, dalam menjalankan program MBG, pihaknya selalu mengedepankan kualitas pelayanan, terutama dalam penyajian menu makanan bergizi bagi anak-anak.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan. Menu MBG yang disajikan harus memenuhi standar gizi yang baik sehingga benar-benar bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak,”tegasnya.

Kang Sei juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas peluncuran program MBG yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah meluncurkan program MBG. Program ini tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar SPPG. Dan keberadaan SPPG juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar karena banyak masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional dapur maupun distribusi makanan.

Selain itu, Kang Sei juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) yang dinilai telah memberikan dukungan besar terhadap kelancaran operasional SPPG di Purwakarta.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Purwakarta Om Zein yang telah banyak membantu kelancaran operasional SPPG. Saat ini jumlah SPPG di Purwakarta sudah mencapai sekitar 140 unit,” ujar Kang Sei.

Terkait operasional dapur yang sebelumnya sempat mengalami suspensi, Kang Sei memastikan pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan sesuai standar yang ditetapkan.

“Untuk dapur yang sebelumnya disuspensi, kami sudah melengkapi berbagai persyaratan, seperti memiliki SLHS atau sertifikat laik higienis sanitasi. Kami juga sudah memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL),” jelas Kang Sei.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas pendukung berupa mess atau tempat tinggal bagi kepala SPPG, tenaga akuntansi, serta ahli gizi, meskipun saat ini fasilitas tersebut belum ditempati.

Kang Sei berharap seluruh upaya perbaikan tersebut dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan program MBG di wilayah Cipaisan.

Di akhir kegiatan, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh relawan penerima manfaat serta masyarakat sekitar menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kami memohon maaf kepada para relawan penerima manfaat dan warga sekitar, lahir dan batin. Minal aidzin walfaidzin,”tutupnya.

(Ano)

Lampung Utara, (HD)  – Polres Lampung Utara menerima kunjungan tim supervisi Operasi Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Minggu (15/3/2026).

Kegiatan supervisi tersebut dilaksanakan di Aula Rekonfu Polres Lampung Utara dan diikuti oleh jajaran Polres Lampung Utara serta perwakilan dari Polres Way Kanan, Polres Mesuji, Polres Tulang Bawang, dan Polres Tulang Bawang Barat.

Tim supervisi dipimpin Brigjen Pol Pradah Pinunjul selaku Ketua Tim bersama sejumlah pejabat dari Stamaops Polri. Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan arahan dan paparan terkait kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang bertujuan mengamankan arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik masyarakat.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan supervisi ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel serta sarana prasarana dalam pelaksanaan operasi pengamanan Idul Fitri.

“Supervisi ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran telah siap melaksanakan Operasi Ketupat Krakatau 2026 sehingga pengamanan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati.

Menurutnya, dalam operasi tersebut Polres Lampung Utara akan memaksimalkan pengamanan di sejumlah titik rawan, baik kemacetan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan arus kendaraan saat mudik maupun arus balik

“Apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas, akan dilakukan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contraflow maupun pengalihan arus untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan monitoring secara berkala terhadap pos pengamanan dan pos pelayanan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama Operasi Ketupat berlangsung.

Polres Lampung Utara berharap melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idul Fitri dapat tetap terjaga serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan hari raya.

(Rizky A Sony)