hariandiksi.com

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Way Kanan, Selasa (10/03/2026). Peninjauan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam merespons berbagai aspirasi dan harapan masyarakat terkait peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang selama ini menjadi perhatian bersama.

Bupati Ayu menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya pada ruas jalan yang menjadi kewenangan langsung kondisi serta progres pembangunan di lapangan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Peninjauan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan. Kami berharap pembangunan yang dilakukan dapat menjawab harapan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah”, ujar Bupati Ayu.

Peninjauan dilakukan pada pembangunan ruas jalan Kasui-Air Ringkih (Bts. Sumsel) yang menghubungkan Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas. Perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar akses ekonomi masyarakat, khususnya bagi wilayah yang menjadi jalur distribusi hasil perkebunan.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa ruas Kasui-Air Ringkih merupakan jalur penting bagi mobilitas warga serta aktivitas ekonomi daerah. Dimana ruas jalan tersebut selama ini menjadi akses utama kendaraan pengangkut komoditas kelapa sawit, dengan sekitar 50 kendaraan bertonase hingga 9 ton melintas setiap harinya.

“Jalan ini akan diperbaiki dan dilanjutkan pembangunannya. Sebelumnya sudah dikerjakan pada tahun 2024, dan tahun ini disambung lagi sekitar lima kilometer. Nanti menggunakan konstruksi rigid agar lebih kuat”, ujar Wagub Jihan saat berdialog dengan warga di lokasi peninjauan.

Menurutnya, penggunaan konstruksi beton atau rigid pavement dipilih untuk menyesuaikan dengan tingginya beban kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

“Kalau tonase kendaraan berlebih, jalan akan cepat rusak. Karena itu kita gunakan rigid supaya lebih tahan terhadap beban kendaraan”, ujarnya.

Penanganan ruas Kasui-Air Ringkih direncanakan sepanjang 5,5 kilometer dengan konstruksi beton setebal 20 sentimeter. Pekerjaan tersebut akan dibagi dalam tujuh segmen dengan dukungan anggaran sekitar Rp55 miliar.

Secara keseluruhan, pada tahun anggaran 2026 Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi mengalokasikan anggaran sebesar Rp178,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan. Anggaran itu mencakkup penanganan delapan ruas jalan Provinsi dan dua jembatan.

Pemerintah Provinsi menilai peningkatan infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah sentra perkebunan di Lampung.

Lampung Utara, (HD) – Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Abung Selatan.

Pelaku diketahui berinisial S (51), seorang petani warga Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, 10 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Simpang Nakau, Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja Satresnarkoba Polres Lampung Utara dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Petugas Satresnarkoba Polres Lampung Utara berhasil mengamankan satu orang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika. Tersangka diamankan di pinggir jalan di wilayah Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan,” ujar IPTU Herawati, Rabu (11/3/2026).

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 31 paket narkotika jenis sabu, 1 amplop berisi narkotika jenis ganja, satu bundel plastik klip, satu buah centong sabu dari pipet plastik warna hitam, satu gunting, satu unit timbangan digital, dua unit handphone merek OPPO, serta uang tunai sebesar Rp350.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

“Setelah dilakukan penangkapan, tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Satresnarkoba Polres Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terkait kepemilikan dan peredaran narkotika golongan I.

Polres Lampung Utara menegaskan akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkoba serta mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD)  – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Lampung Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Krakatau 2026 guna memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, pada Rabu (11/3/26).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rekonfu Polres setempat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, personel Polres Lampung Utara, serta sejumlah instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan Lebaran.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, mengatakan bahwa rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat lintas sektoral yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Polda Lampung dalam rangka persiapan Operasi Ketupat tahun 2026.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh stakeholder yang akan terlibat dalam pengamanan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Lampung Utara.

“Rakor hari ini merupakan tindak lanjut dari rapat lintas sektoral yang dilaksanakan oleh Mabes Polri dan Polda Lampung. Melalui kegiatan ini kita melakukan pengecekan kesiapan masing-masing stakeholder dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa pengamanan Lebaran tidak hanya menjadi tugas kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak terkait.

“Pengamanan ini tidak hanya oleh Polri saja, akan tetapi menjadi tugas kita bersama dengan seluruh stakeholder yang terlibat,” tegasnya.

Kapolres berharap melalui koordinasi yang baik antar instansi, pelaksanaan pengamanan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lebih optimal dibandingkan tahun sebelumnya.

“Semoga pengamanan Lebaran tahun ini bisa berjalan lebih baik dari tahun kemarin, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib dan nyaman,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

WAY KANAN (HD)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan pembagian takjil, ceramah agama, buka puasa bersama, dan silaturahmi keluarga besar pada Selasa, (10/03/ 2026.

‎Kegiatan dilakukan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah serta mempererat kebersamaan. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung di lingkungan kantor dan Aula Kejaksaan Negeri Way Kanan dengan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Mahmuddin, S.H., M.H., para Kepala Seksi, Kasubagbin, seluruh pegawai, PPNPN, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta keluarga besar pegawai.

Turut hadir pula unsur TNI yang ikut menyemarakkan kegiatan kebersamaan tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar kantor kejaksaan.

Kegiatan sosial tersebut dikoordinir oleh ibu-ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dan melibatkan seluruh pegawai Kejari Way Kanan sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi di bulan penuh berkah.

‎Selanjutnya, sekitar pukul 16.30 WIB hingga 17.15 WIB, seluruh pegawai dan keluarga berkumpul di Aula Kejari Way Kanan untuk mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh H. M. Ali, S.Ag., M.M. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah, serta memperbaiki kualitas ibadah.

‎Memasuki waktu berbuka puasa sekitar pukul 18.23 WIB, seluruh peserta bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa di Aula Kejaksaan Negeri Way Kanan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, ramah tamah, serta makan malam bersama yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

‎Setelah itu, rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan salat Tarawih berjamaah sekitar pukul 19.25 WIB hingga selesai.

‎Sebelum kegiatan inti dimulai, seluruh pegawai dan keluarga besar juga melaksanakan sesi foto bersama di Aula kantor sebagai bagian dari pembuatan ucapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang akan digunakan untuk publikasi internal maupun media sosial. (red)

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi (Ukom) bagi Pejabat Fungsional di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Selasa (10/03/2026).

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum, Inspektur Daerah Kabupaten Way Kanan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, serta para peserta Bimtek dan Ukom dari Inspektorat Daerah Kabupaten Way Kanan.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Pengembangan SDM Provinsi Lampung, yakni Widyaiswara Ahli Utama Lukmansyah, S.E., M.T., serta Widyaiswara Ahli Madya Muhammad Abeto, S.T., M.T., dan Dr. E. Ahmad Hudalil, S.Sos., M.M.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa kegiatan Bimtek dan Uji Kompetensi tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang profesional, independen, dan berintegritas.

Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, dimana pengelolaan ASN harus berbasis pada sistem merit, kompetensi, dan akuntabilitas.

“Untuk itu, peningkatan kompetensi Pejabat Fungsional Auditor dan PPUPD merupakan keharusan, bukan pilihan,” tegas Bupati Ayu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Inspektorat memiliki peran vital dalam memastikan tata kelola pemerintahan daerah berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pengawasan saat ini tidak lagi sekadar mencari kesalahan, melainkan harus mengedepankan pendekatan preventif, konsultatif, serta memberikan quality assurance dan consulting bagi seluruh perangkat daerah.

“Saya memahami bahwa terdapat 56 pejabat fungsional yang mengikuti Bimtek dan Ukom ini, terdiri dari Auditor dan PPUPD pada berbagai jenjang. Ini tentunya menjadi kekuatan besar bagi Kabupaten Way Kanan apabila seluruhnya memiliki kompetensi yang terpetakan dengan baik dan terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Bupati Ayu, peningkatan kompetensi pengawasan internal pada akhirnya akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Aparat pengawasan yang kompeten akan mampu memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan sesuai aturan, penggunaan anggaran lebih tepat sasaran, serta meminimalisasi potensi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

“Ketika pengawasan internal berjalan baik, maka program pembangunan akan lebih tepat sasaran, penggunaan anggaran lebih akuntabel, dan manfaat pembangunan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta. Pertama, menjadikan Bimbingan Teknis sebagai ruang belajar yang serius dan bermakna dengan mendalami berbagai materi strategis seperti manajemen ASN, manajemen kinerja, pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang/jasa pemerintah, serta aspek pengawasan lainnya.

Pesan kedua, Bupati menegaskan bahwa Uji Kompetensi bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan momentum untuk memetakan kapasitas diri secara objektif.

“Ukom bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Justru inilah momentum untuk memetakan kapasitas diri secara objektif. Hasil uji kompetensi akan menjadi dasar pengembangan karier, pelatihan lanjutan, serta penempatan yang lebih tepat sesuai kebutuhan organisasi,” tegasnya.

Pesan ketiga yang ditekankan adalah pentingnya membangun integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Kompetensi tanpa integritas akan kehilangan makna. Oleh karena itu, sebagai APIP saudara-saudara harus menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan keberanian moral,” ujarnya.

Bupati Ayu juga berharap Inspektorat Kabupaten Way Kanan terus meningkatkan kapabilitas APIP menuju level yang lebih tinggi, sehingga mampu mendukung terwujudnya reformasi birokrasi yang bersih dan akuntabel, sekaligus mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah agar berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu turut menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM dan Inspektorat Kabupaten Way Kanan yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya aparatur pengawasan daerah.

Sementara itu, Sekda Machiavelli selaku Ketua Pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa Bimtek dan Uji Kompetensi ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kapabilitas pejabat fungsional di lingkungan Inspektorat dalam melaksanakan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan daerah melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya.

“Kegiatan ini juga untuk melihat kemampuan Pejabat Fungsional Auditor maupun Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) dalam melaksanakan kegiatan pengawasan serta sebagai bagian dari pemetaan kompetensi yang akan menjadi dasar bagi Inspektur dalam merumuskan pelatihan, pengembangan karier, maupun rotasi sesuai kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Adapun Bimtek dan Ukom Pejabat Fungsional tersebut diikuti oleh 56 peserta yang terdiri dari 7 orang Auditor Madya, 21 orang Auditor Muda, 11 orang Auditor Pertama, 8 orang PPUPD Madya, 5 orang PPUPD Muda, serta 4 orang PPUPD.

Para peserta akan mendapatkan sertifikat dengan jumlah 20 jam pelajaran (JP), dengan materi meliputi Manajemen ASN, Manajemen Kinerja ASN, Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta pelaksanaan Uji Kompetensi.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Maret 2026 dan bertempat di PSDKU Universitas Lampung Kabupaten Way Kanan,” pungkas Sekda.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027, di Gedung Pusiban Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan Dhelya Machiavelli, jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Instansi Vertikal, para Camat, Kepala Kampung serta Ketua BPK se-Kabupaten Way Kanan, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan.

Musrenbang RKPD ini merupakan forum strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta aspirasi masyarakat. Melalui forum ini, diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa Tahun 2027 merupakan tahun ketiga dalam periode RPJMD Kabupaten Way Kanan Tahun 2025–2029. Oleh karena itu, pelaksanaan Musrenbang RKPD menjadi momentum penting untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan visi pembangunan daerah.

“Tahun 2027 merupakan momentum krusial bagi kita semua untuk memastikan bahwa visi pembangunan Kabupaten Way Kanan yaitu Way Kanan Mandiri dan Sejahtera dapat terus diwujudkan melalui program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Ayu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Way Kanan Tahun 2027 adalah “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas Sektor Unggulan Daerah.” Tema tersebut selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 serta arah kebijakan pembangunan Provinsi Lampung dalam RKPD Tahun 2027.

Bupati Ayu juga memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sebagai dasar evaluasi dan pijakan dalam menyusun arah pembangunan ke depan. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Way Kanan pada Tahun 2025 tercatat sebesar 5,34 persen, meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang berada pada angka 4,65 persen, serta berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang mencapai 5,28 persen.

Selain itu, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada Tahun 2025 mencapai Rp21,01 triliun, meningkat dari Tahun 2024 yang sebesar Rp19,22 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai Rp41,73 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp38,66 juta.

Di bidang kesejahteraan masyarakat, tingkat kemiskinan di Kabupaten Way Kanan juga menunjukkan tren penurunan, yakni dari 10,43 persen pada Tahun 2024 menjadi 9,36 persen pada Tahun 2025, atau sudah berada di bawah rata-rata tingkat kemiskinan Provinsi Lampung yang masih berada pada angka 10 persen.

Sementara itu, kualitas sumber daya manusia juga terus mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Way Kanan Tahun 2025 yang mencapai 71,98 poin, meningkat dari Tahun 2024 yang berada pada angka 71,17 poin.

Bupati Ayu juga menegaskan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 34,25 persen terhadap perekonomian daerah serta pertumbuhan sebesar 5,13 persen. Beberapa komoditas unggulan Kabupaten Way Kanan antara lain padi, kopi, lada, kelapa sawit, karet, serta ternak sapi dan kambing yang menjadi potensi besar dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai komitmen dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menetapkan sejumlah target indikator makro pembangunan pada Tahun 2027, di antaranya pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,3 hingga 5,5 persen, Indeks Pembangunan Manusia mencapai 72,48 hingga 72,68 poin, tingkat kemiskinan ditargetkan menurun menjadi 8,80 hingga 8,20 persen, tingkat pengangguran terbuka dijaga pada kisaran 2,90 hingga 3,00 persen, serta Gini Ratio ditargetkan pada kisaran 0,284 hingga 0,282 poin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi keterbatasan fiskal daerah.

“Sinergi menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kampung, dunia usaha, serta pemerintah provinsi dan pusat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan sektor unggulan daerah, khususnya melalui hilirisasi hasil pertanian dari hulu hingga hilir,” tegas Bupati.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah agar menyusun program pembangunan secara terukur, terpadu, dan berorientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.

“Setiap program dan kegiatan pembangunan harus disusun secara fokus, efektif, dan efisien serta benar-benar mendukung pencapaian indikator kinerja utama masing-masing perangkat daerah, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Jihan turut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemeirntah Kabupaten Way Kanan di bawah kepemimpinan Bupati Ayu Asalasiyah yang dinilai mampu menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai indikator pembangunan daerah.

Menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Way Kanan pada Tahun 2025 yang mencapai 5,34 persen menjadi indikator menggembirakan karena berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung bahkan melampaui rata-rata nasional. Hal tersebut menunjukkan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Daerah telah memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Wagub juga menyoroti peran strategis sektor pertanian yang hingga saat ini masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Way Kanan. Dengan kontribusi yang besar terhadap struktur ekonomi daerah, sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui penguatan pproduktivitas dan peningkatan nilai tambah hasil produksi.

Sebagai bentuk komitmen Pemprov Lampung dalam mendukukng percepatan pembangunan daerah, pada Tahun Anggaran 2026 Pemprov Lampung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp178,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Way Kanan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong kelancaran distribusi hasil produksi masyarakat.

“Peningkatan kualitas infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses jalan dan jembatan yang semakin baik, diharapkan mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan komoditas unggulan Way Kanan dapat berjalan lebih optimal”, ujar Wagub Jihan.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui program Desaku Maju yang salah satunya difokuskan pada pengembangan dilirisasi produk pertanian. Di Kabupaten Way Kanan sendiri, program tersebut telah disiapkan untuk diterapkan di 57 Desa dengan dukungan berbagai sarana pengolahan hasil pertanian.

Melalui program tersebut, Pemerintah mendorong peningkatan nilai tambah komoditas pertanian di tingkat desa, antara lain melalui penyediaan fasilitas hasil panen dan unit pengolahan hasil pertanian. Dengan demikian, proses pengolahan tidak hanya berhenti pada tahap produksi, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Lampung juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menekankan bahwa birokrasi saat ini berada dalam ruang yang sangat terbuka, sehingga kinerja aparatur pemerintah dapat dengan mudah dipantau oleh masyarakat maupun berbagai lembaga pengawas.

“Pemerintahan saat ini dituntut untuk bekerja secara transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, kolaborasi yang dibangun harus selalu diiringi dengan integritas, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat terus terjaga,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur Lampung mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan visi pembangunan Provinsi Lampung, termasuk dalam pengembangan kawasan agroindustri di wilayah jalur tengah Sumatera.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen bersama dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang lebih responsif, terarah, dan berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Lampung Utara, (HD) – Personel Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara melaksanakan pengecekan pembangunan Pos Pelayanan Kelapa 7 dan Pos Pengamanan Propam di wilayah Kotabumi, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Operasi Ketupat Krakatau 2026 guna memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal kepada masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir personel Sat Lantas Polres Lampung Utara, yakni IPDA Panca Darmawan, AIPTU M. Ali Nurdin, dan AIPDA Hendi Kuswoyo. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan serta kesiapan sarana dan prasarana di lokasi pos.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pos pelayanan dan pos pengamanan siap digunakan saat Operasi Ketupat Krakatau 2026 berlangsung.

“Pengecekan ini bertujuan memastikan pembangunan Pos Yan Kelapa 7 dan Pos Pam Propam berjalan sesuai rencana sehingga nantinya dapat digunakan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan, keberadaan pos pelayanan dan pos pengamanan nantinya akan menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Lampung Utara.

Selain sebagai tempat pengamanan, pos tersebut juga disiapkan untuk memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat, termasuk informasi lalu lintas, pengamanan jalur mudik, hingga bantuan bagi pengguna jalan yang membutuhkan.

Dengan adanya persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di wilayah hukum Polres Lampung Utara dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengadakan kegiatan Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama, Senin 9 Maret 2026. Acara dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara, Senin 9 Maret 2026.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Lampung Utara. Hadir juga Wakil Bupati Lampung Utara, Forkopimda Kabupaten, Para Kepala Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, Ketua TP PKK dan Ketua organisasi wanita lainnya, Camat se-Kabupaten Lampung Utara, para kepala lembaga dan Ormas Keagamaan, serta para alim ulama dan tokoh masyarakat.

Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum yang sangat penting bagi Umat Islam. Bukan hanya untuk mengenang peristiwa turunnya Al-Quran saja, tetapi menjadi tonggak sejarah besar dalam peradaban umat manusia, dimana Al-Qur’an menjadi pedoman hidup yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an pada hari ini mudah-mudahan kita semua diberikan kekuatan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, maupun dalam bermasyarakat,” ujar Bupati saat sambutan.

Pada kegiatan itu juga, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memberikan apresiasi dengan menyerahkan bantuan uang tunai untuk hafidz dan hafidza serta masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati.

(Rizky A Sony)

Nasional, (HD) – Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Di Timur Tengah, langit yang seharusnya cerah tertutup asap rudal, dan tanah yang suci kini bersimbah duka. Di tengah tangis anak-anak dan ketidakpastian nasib jutaan nyawa, muncul sebuah suara dari Indonesia, suara yang membawa harapan.

Bukan sekadar berita, Ini soal kemanusiaan, Kita mungkin jauh dari Teheran maupun Palestina, tapi Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kita semua, Satu ledakan di sana adalah luka bagi seluruh bumi. Saat pemimpin dunia lain masih menimbang untung dan rugi, Presiden kita memilih untuk maju. Beliau tidak ingin Indonesia hanya menjadi penonton saat dunia sedang terbakar.

Menjadi jembatan di atas bara api Langkah besar Presiden Prabowo bukanlah tentang mencari panggung politik. Ini adalah tentang jiwa seorang patriot yang tidak tega melihat pertumpahan darah terus berlanjut.

Tanpa Pamrih, Indonesia tidak mencari keuntungan, kita hanya ingin perdamaian. sebagai mandat suci, Seperti kata UUD 1945 kita, penjajahan diatas dunia harus dihapuskan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, dari muka bumi. Sebagai kepala negara, tanggung Jawab Moral, adalah hak segala bangsa. “Demi anak cucu semuanya,” itulah alasan sederhana namun mendalam yang dipegang teguh oleh Presiden.

Seiring doa untuk Perdamaian Dunia, Presiden Prabowo berdiri tegap sebagai mediator, menjadi jembatan bagi mereka yang bertikai untuk duduk bersama di satu meja.

Jika mediasi ini berhasil, yang diselamatkan bukan hanya ekonomi atau stabilitas iklim, melainkan jutaan nyawa manusia yang berhak untuk melihat matahari esok hari. Meski ada yang pro dan kontra. “Di atas kekuasaan dan senjata yang canggih, masih ada kemanusiaan yang harus kita tegakkan bersama.”

Langkah besar sang Prabowo, saatnya Indonesia membuktikan bahwa dari bangsa kita, kedamaian dunia bermula.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Polres Lampung Utara menggelar kegiatan pasar murah di Mapolres setempat, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idul Fitri.

Pasar murah tersebut dihadiri Wakapolres Lampung Utara Kompol Yohanis serta Kasat Reskrim Ivan Roland Cristofel.

Kasat Reskrim AKP Ivan Roland Cristofel mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan kegiatan pasar murah ini dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polda Lampung. Untuk wilayah Lampung Utara, kegiatan dipusatkan di Mapolres Lampung Utara.

“Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya membantu menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut lanjutnya, Polres Lampung Utara bekerja sama dengan Perum Bulog serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan gas elpiji 3 kilogram.

Ivan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Polri untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Melalui kegiatan pasar murah ini kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang Idul Fitri,” katanya.

Ia juga mengimbau para pedagang dan pelaku usaha agar bersama-sama menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasaran agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Sementara itu, salah satu warga yang datang mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

“Alhamdulillah kami senang dengan adanya pasar murah ini karena harganya lebih murah dibandingkan di pasar,” ujarnya.

(Rizky A Sony)