LAMPUNG UTARA, (HD) – Derap langkah nan tegap dan semangat membara dibawah langit pagi Desa Madukoro Jalan Karang Kedempel memenuhi PUSDIKLATCAB Bumi Perkemahan Candika Prokimal. Dandim 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, secara resmi membuka Pelatihan Persami dan Bela Negara Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026, Sabtu (04/04/2026) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Letkol Inf Roni Faturohman memimpin prosesi dengan penuh wibawa. Upacara ini menjadi tonggak awal bagi 100 peserta didik pilihan untuk ditempa menjadi pemimpin masa depan yang memiliki “mental baja” dan loyalitas tanpa batas terhadap NKRI.

Penyematan tanda peserta secara simbolis diberikan kepada perwakilan terbaik dari SMAN 2 Kotabumi, Alfareza Alif Syafutra dan Minami Kakizaki, sebagai bukti kesiapan mereka menjalani gemblengan para pelatih dari TNI dan Brigif TP 45/Sai Bhumi. Dengan api semangat Bela Negara yang akan menyala, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi memiliki jiwa patriotisme yang mengakar kuat di dalam dada.

Dalam amanatnya, Letkol Inf Roni Faturohman menegaskan bahwa pelatihan Persami dan Bela Negara KKRI untuk mencetak pemimpin berkarakter dikawah candradimuka membentuk pondasi disiplin sejak dini.

“Selamat datang para patriot muda KKRI Lampung Utara! Mulai hari ini, adik-adik yang terpilih, siapkan mental, fisik, dan kesehatan kalian. Kita di sini bukan hanya untuk berkumpul, tapi untuk membekali tunas muda yang aktif, kreatif, dan inovatif dalam wadah meregenerasi kepemimpinan yang terukur,” tegas Dandim di hadapan para peserta.

Beliau menekankan kembali bahwa Kadet (Taruna) adalah senjata strategis untuk melawan arus negatif modernisasi. Melalui wadah ini, para kadet akan dibekali ketegasan, tanggung jawab, serta wawasan kebangsaan disiplin yang mendalam.

Materi tempur dan pembentukan mental, Selama kegiatan berlangsung, para kadet tidak hanya duduk diam. Mereka akan digembleng dengan berbagai materi teknis dan taktis, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawasan Nusantara, hingga teknik Survival dan SAR. Tak hanya itu, materi tentang bahaya narkoba dan bijak bermedia sosial juga diberikan guna membentengi moral mereka di era digital. Korp Kadet Republik Indonesia Kodim 0412/Lampung Utara, Disiplin, Tangguh, Berkarakter, dan Cinta Tanah Air!

Kemeriahan dan kegagahan acara ini turut dihadiri oleh jajaran elit Lampung Utara, di antaranya: Bupati Lampung Utara (diwakili Kaban Kesbangpol Iwan Purnama, S.Sos.), Ketua DPRD M. Yusrizal, S.T., Kapolres (diwakili Kasat Binmas AKP Ahmad Damanuri), Kajari (diwakili Kasubsi I Intel Glen Lucky, SH., MH.), Serta jajaran Perwira Kodim 0412/LU, Dewan Guru dan tokoh masyarakat setempat dll.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Usai Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah Kelurahan Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara menyalurkan bantuan beras pangan dan minyak goreng dari Pemerintah Pusat Melalui Badan Pangan Nasional (BPN), guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap stabil.

Sebanyak 3002 karung beras yang akan disalurkan kepada 1.501 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar di Data terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) , masing masing KPM akan mendapatkan dua karung beras atau 20 kilogram berikut 4 liter minyak goreng untuk periode Pebruari dan Maret 2026.

Tardi selaku Kasi kesra sekaligus Operator SIKS NG mewakili Lurah Kelapa Tujuh Yelmi Pory. SE Mengatakan “Alhamdulillah tahun 2026 Ini bantuan Pangan Beras dan Minyak goreng Kelurahan Kelapa Tujuh Mendapatkan 1501 KPM. Yang sebelum nya tahun 2025 hanya 888 KPM. Ucapnya Sabtu (4/4/2026)

Penyaluran bantuan Pangan Beras dan minyak goreng ini Sudah sejak Rabu (2/4) mulai di bagikan dan Alhamdulillah KPM mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Dengan KPM Membawa Data KTP Asli Dan Fotocopy KK dan KTP Tanpa di waklili, Dan Harus Sesuai dengan yang ada di dalam Kartu Keluarga.

Alhamdulillah dari Mulai di bagikan Sampai Saat ini Berjalan dengan lancar dan sesuai data penerima manfaat. Dan Kami selaku pihak dari kelurahan Kelapa Tujuh sipatnya hanya menyalurkan saja sesuai dengan data yang ada di DTKS , dan Alhamdulillah dari Mulai di bagikan Sampai Saat ini Berjalan dengan lancar dan sesuai data penerima bantuan Pangan di periode Februari dan Maret. Pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) — Jajaran Sat Reskrim Polres Lampung Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) di sejumlah lokasi berbeda. Dalam pengungkapan ini, petugas meringkus lima orang pelaku, termasuk seorang residivis.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Waka Polres Kompol Yohanis menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras tim Tekab 308 Presisi bersama jajaran Polsek.

“Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif tim di lapangan. Para pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda berikut barang bukti hasil kejahatan,” ujar Kompol Yohanis saat gelar Konfrensi Pres di dampingi Kasat Reskrim AKP Ivan dan Kasi Humas Iptu Herawati. Kamis (2/4/26).

Lanjutnya, tidak hanya itu jajaran Sat Reskrim Polres Lampung Utara juga telah berhasil mengungkap 23 TKP kasus curat dan Curanmor.

Kasat Reskrim AKP Ivan menjelaskan dalam kasus curanmor, tim Tekab 308 mengamankan empat pelaku masing-masing berinisial S (27), B (43), YN (51), dan BS (58). Para pelaku ditangkap di wilayah Lampung Utara dan Lampung Tengah setelah dilakukan pengembangan kasus.

Aksi pencurian terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun Karang Sari, Desa Wonomerto, Kecamatan Kotabumi Utara. Korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Revo setelah diparkir di area kebun tanpa kunci setang.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku utama diketahui merupakan residivis dan telah beberapa kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Lampung Utara,” jelasnya Ivan.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit sepeda motor, beberapa kendaraan tanpa dokumen, kunci letter T, pelat nomor, serta onderdil kendaraan yang diduga hasil kejahatan.

Selain kasus curanmor, polisi juga berhasil mengungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa pembobolan rumah yang terjadi di Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, pada 6 Januari 2026.

Pelaku berinisial TS (16) ditangkap di kediamannya setelah dilakukan penyelidikan oleh tim Tekab 308 Presisi.

“Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu dapur, kemudian mengambil sejumlah barang berharga milik korban,” katanya.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa satu unit televisi 32 inci dan satu unit handphone yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh korban.

Para pelaku dijerat dengan pasal terkait pencurian dan pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam KUHP pasal 477 dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke Call Center 110 apabila melihat tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor dan kejahatan lainya.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan menghubungi layanan 110 apabila melihat adanya gangguan kamtibmas” tutupnya.

(Rizky A Sony)

BANDAR LAMPUNG,(HD) – Suasana khidmat menyelimuti Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten pada acara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pamen maupun Pama (Rabu, 01/04/2026). Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Pabung Tubaba Kodim 0412/LU, Kapten Inf Gus Amirul Amin, yang secara resmi dinaikan pangkatnya menjadi Mayor.

Dalam prosesi tersebut, Mayor Inf Gus Amirul yang didampingi istri tercinta, menerima ucapan selamat langsung dari Inspektur Kodam (Irdam) XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han.

Acara Korps Raport Kenaikan Pangkat 01 April 2026 kali ini diikuti oleh total 145 Perwira di jajaran Kodam XXI/Radin Inten dengan rincian sebagai berikut:

* Letkol ke Kolonel: 7 Orang

* Mayor ke Letkol: 14 Orang

* Kapten ke Mayor: 25 Orang (termasuk Kapten Inf Gus Amirul Amin) serta 94 perwira pertama lainnya di lingkungan Kodam.

Amanat Pangdam XXI/RI Yang dibacakan Irdam Brigjen TNI Enjang menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan loyalitas prajurit.

“Selamat kepada para Pamen, Pama yang hari ini naik pangkat satu tingkat lebih tinggi. Momentum ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan kinerja yang lebih maksimal dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Irdam dalam amanatnya.

Irdam juga menekankan peran penting para istri (Persit) yang setia mendampingi suami. Kesuksesan seorang prajurit tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga di rumah, yang menjadi pondasi kuat dalam menjalankan tugas-tugas negara baik teritorial maupun teknis di lapangan.”tutup Irdam,

Kenaikan pangkat Mayor Inf Gus Amirul Amin ini di sambut hangat oleh warga Kodim 0412/LU tak sedikit ucapan selamat dan sukses diberikan atas pangkat baru yang disandangnya.

Komandan Kodim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman dalam pesan tegasnya menyampaikan, Korp Raport kenaikan pangkat tersebut diharapkan dapat membawa energi baru bagi Kodim 0412/LU dalam menjalankan tupoksi khususnya dalam memperkuat sinergitas TNI antar Institusi serta masyarakat di wilayah Tulang Bawang Barat.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA , (HD) – Harapan masyarakat Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin untuk memiliki akses transportasi yang layak, kini mulai menjadi kenyataan. Pada Rabu (01/04/2026), Kodim 0412/Lampung Utara secara resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV melalui prosesi Ground Breaking secara Vicon yang berlangsung di bantaran Sungai Way Arum.

Proyek strategis di bawah naungan Kodam XXI/Raden Intan ini menandai babak baru bagi mobilitas warga di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara.

Komandan Kodim 0412/LU, Letkol Inf Roni Faturohman, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan infrastruktur fisik yang dinamai “Jembatan Perintis Garuda ” yang digagas langsung oleh Pemerintah bersama TNI hingga ke pelosok negeri.

“Jembatan ini adalah jawaban atas hambatan transportasi yang selama ini dirasakan warga. Kami berharap konektivitas antar desa semakin kuat, akses anak sekolah semakin mudah, dan distribusi hasil bumi kian lancar demi mendongkrak ekonomi kerakyatan,” ujar Letkol Inf Roni Faturohman.

Jembatan gantung yang akan membentang di atas Sungai Way Arum ini dirancang untuk menghubungkan desa tulung balak dengan desa tanjung beringin. secara Simbolik Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan dan diikuti oleh pejabat yang hadir. dengan mengucapkan,..

Bismillahirrahmanirrahim, semoga Pembangun Jembatan ini berjalan lancar dan sukses. dengan panjang Jembatan: 20 Meter, Lebar Jembatan: 2 Meter, Bentang Sungai: 17 Meter, Penerima Manfaat: sebanyak 270 Kepala Keluarga (± 450 Jiwa).

Selain menjadi akses utama bagi warga, jembatan ini juga diproyeksikan menjadi jalur krusial untuk mendukung program belanja Mandiri Bersama Desa, termasuk (MBG) serta memudahkan akses pendidikan bagi siswa-siswi di kedua desa tersebut.

Dandim 0412 Letkol Inf Roni juga menekankan pentingnya semangat gotong royong antara prajurit TNI (Babinsa) dan warga lokal agar pembangunan berjalan tepat waktu. Ia juga menitipkan pesan agar setelah selesai nanti, infrastruktur ini dijaga dan dirawat bersama. “Terang Dandim”.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini juga dirangkai dengan pembagian 10 paket sembako kepada warga kurang mampu yang membutuhkan sebagai simbol silaturahmi dan kekuatan TNI bersama rakyat.

Hadir juga dalam kegiatan Ground Breaking (Pembangunan Jembatan) antara lain, Camat Tanjung Raja, Epril Irawan. AP, M.SI, Kapolsek Tanjung Raja, AKP Samsul Rizal, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan segenap masyarakat setempat. Meski berada di wilayah pelosok dengan kendala sinyal komunikasi tidak stabil, antusiasme warga terlihat sangat tinggi menyambut pembangunan yang sudah lama dinantikan ini.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara- Mantan Asisten III Pemkab Lampung Utara EA (65) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resort (Polres) Lampung Utara atas dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga SFT (45).

Namun sepertinya EA terkesan kebal hukum, pasalnya meski statusnya telah menjadi tersangka berdasarkan surat ketetapan tentang penetapan Tersangka No:S.Tap.Tsk/21/XII/RES.1.6/2026/Reskrim. pada tanggal 23 Februari 2026 namun EF.A belum juga diamankan oleh aparat Kepolisian.

SFT (45) korban penganiayaan oleh mantan Asisten III Pemkab Lampung Utara diketahui mengalami retak pada tulang rawan hidung yang menyebabkan korban merasakan sakit yang sangat luar biasa terutama pada saat bersin hidungnya serasa mau copot dan kepalanya terasa sakit luar biasa dan juga saat sedang flu dia kesulitan Untuk buang ingus (lendir/cairan dari dalam hidung)

Didampingi Samsi Eka Putra, S.H. sebagai Penasehat Hukum dari LBH Awalindo Lampung Utara, SFT (45) mengatakan sempat menjalani perawatan di RS Handayani Kotabumi Lampung Utara, “ujarnya kepada para pewarta Rabu (1/4/2026)

Karena keterbatasan biaya dan tidak menggunakan fasilitas BPJS Saya akhirnya memutuskan melakukan rawat jalan dan berobat seadanya dirumah saja.

Menurutnya pasca kejadian penganiayaan pada 26 Desember 2025 lalu, dirinya tidak bisa beraktifitas secara normal.

Ia menjelaskan, pikirannya selalu terganggu dikarenakan tidak bisa bekerja mencari nafkah. Sebab pada area bekas penganiayaan di wajah dan kepala terutama pada batang hidung selalu nyeri, ngilu yang membuat kepalanya terasa pusing dan penglihatan kabur.

“Bahkan sampai dengan hari ini sudah tiga bulan lebih berlalu hidung saya masih terasa ngilu nyeri dan sakit, dan tiga hari yang lalu saya baru saja membeli obat sebagaimana resep dokter THT tempat saya berobat,”ucapnya.

Disisi lain SFT (45) mempertanyakan kinerja aparat Kepolisian Polres Lampung Utara yang belum juga menangkap EA (65) untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka masih saja bebas melenggang tidak dilakukan penahanan terhadap diri Tersangka oleh polres Lampung Utara,”jelasnya.

“Bahkan tersangka selalu memposting kegiatannya sedang jalan-jalan, jogging setiap pagi dan selalu live karaoke di tik tok hingga larut malam. Dengan sikap nya yang seolah-olah menganggap permasalahan yang saya laporkan ini masalah kecil,”tambahnya.

Korban menilai tersangka kebal akan hukum dikarenakan tersangka diketahui merupakan seorang mantan pejabat di Pemkab Lampung Utara.

“Mungkin dia adalah seorang mantan pejabat terkemuka di Kabupaten Lampung Utara yang banyak uwang dan banyak bekingan. Sehingga Polres Lampung Utara tidak berani menegakkan hukum sebagaimana mestinya, melakukan penahanan terhadap tersangka,”paparnya.

Selain itu kata SFT (45) tersangka juga kerapkali membuat status di WhatsApp menyindir saya yg terkesan menghina dan merendahkan dirinya. Hal ini dapat dilihat melalui postingan yang kerap diunggah tersangka di media elektronik.

“Hal itu sudah sering saya laporkan dan saya sampaikan kepada penyidik yang menangani laporan saya. Namun tidak ada tindakan apapun terhadap tersangka. Tersangka masih saja terus melakukan postingan-postingan bermaksud menyindir saya yang sifatnya provokatif merendahkan dan menghina saya,”jelasnya.

“Mungkin benar seperti isu yang  beredar yang di hembuskan oleh tersangka bahwasanya Tersangka sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk meredam permasalahan laporan saya di polres Lampung Utara agar dia tidak dipenjara,”timpalnya lagi

Merasa tidak mendapatkan keadilan SFT (45) diketahui telah membuat surat laporan pengaduan tentang permasalahannya ke Polda Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung, Kejaksaan Negeri Lampung Utara hingga ke Kejaksaan Agung RI.

Melalui surat itu SFT (45) berharap dapat memberikan informasi yang otentik tentang kondisi yang sebenarnya sebagai bahan pertimbangan bagi institusi hukum.

“Agar tidak hanya berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Polres Lampung Utara saja yang saya curigai sudah cenderung ada keberpihakan kepada tersangka dan terkontaminasi dengan kepentingan tersangka,”jelasnya.

“Harapan saya agar tersangka dapat segera dilakukan penangkapan dan penahanan demi kewibawaan penegak hukum kita. Karena selama ini isu yang dikembangkan oleh tersangka bahwa semua penegak hukum di Lampung Utara ini bisa diatur dan akan nurut apa pada tersangka dan tidak mungkin ada yang berani memenjarakannya dikarenakan tersangka mengaku mempunyai banyak bekingan,”tutupnya.

(Red)

Lampung Utara, (HD) – Jajaran Polsek Abung Barat, Polres Lampung Utara, berhasil menyerahkan kembali barang dokumen penting milik korban tindak pidana pemalakan dan perampasan yang sebelumnya terjadi di wilayah Simpang Tiga Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 02.15 WIB di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Desa Aji Kagungan. Korban diketahui bernama Wahyudi (40), warga Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

Saat kejadian, korban bersama rombongan tengah dalam perjalanan menggunakan mobil Daihatsu Terios warna silver. Setibanya di lokasi kejadian, mereka dihadang oleh empat orang pelaku. Tiga orang pelaku mendekati kendaraan dan meminta uang dengan alasan untuk membeli rokok. Namun, salah satu pelaku kemudian mengambil tas milik korban yang berisi sejumlah dokumen penting, termasuk KTP, STNK kendaraan, kartu ATM, SIM, serta barang pribadi lainnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada Rabu (1/4/2026) pagi, Kapolsek Abung Barat dan anggota bersama aparatur desa setempat melakukan upaya penelusuran dan pendekatan persuasif di lokasi kejadian.

Hasilnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Kepala Desa Aji Kagungan menerima informasi dari warga yang menemukan tas milik korban di sekitar aliran sungai saat hendak memancing. Barang tersebut kemudian diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Selanjutnya, pada pukul 15.30 WIB di ruang kerja Kapolsek Abung Barat AKP Suhaili, seluruh barang milik korban diserahkan kembali secara lengkap kepada korban dan keluarganya, disaksikan oleh pihak keluarga dan aparat terkait.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa keberhasilan pengembalian barang tersebut merupakan bentuk respons cepat jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kesigapan anggota di lapangan dalam merespons setiap laporan masyarakat. Kami juga mengapresiasi peran aktif warga yang telah menemukan dan menyerahkan barang milik korban,” ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di jalur sepi pada malam hari.

Meski demikian, dalam kasus ini korban dan keluarga memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum dengan berbagai pertimbangan, termasuk faktor jarak domisili.

Polres Lampung Utara tetap mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap tindak kejahatan guna memudahkan proses penegakan hukum dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Korban perampasan Wahyudi (40), mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Abung, dan jajarannya yang telah bertindak cepat terkait perampasan yang terjadi di Simpang Way Kunang Selasa kemarin.

“Alhamdulillah, barang-barang saya sudah kembali. Terima kasih kepada pak Kapolsek Abung Barat dan anggotanya,” ujarnya.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di pelosok desa kembali dibuktikan. Komandan Koramil (Danramil) 412-10/Tanjung Raja, Kapten Arm Santoso, memimpin langsung pengecekan lokasi rencana pembangunan Jembatan Gantung Kemiling Pematang Tengah di Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, Kab. Lampung Utara, Senin (30/03/2026) waktu setempat.

Peninjauan siang itu dilakukan bersama Kepala Desa Tulung Balak, Bapak Hendra, seluruh personel Babinsa Koramil 412-10/TJR, serta tokoh masyarakat setempat. langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan agar proses pembangunan jembatan baru yang di gagas TNI-AD ini berjalan tanpa hambatan.

Solusi atas kondisi jembatan yang memprihatinkan, kondisi Jembatan Gantung Kemiling Pematang Tengah saat ini memang sangat memerlukan perhatian serius. Dibangun puluhan tahun silam, jembatan tersebut kini dalam kondisi lapuk termakan usia dan dinilai rawan bagi keselamatan warga.

“Pengecekan ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan jembatan baru dapat berjalan lancar dan sukses. Kita ingin akses transportasi warga kembali aman dan lancar untuk mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar Kapten Arm Santoso di sela-sela peninjauan.

Selain melakukan pengukuran dan pemetaan lokasi, jajaran Koramil bersama warga juga melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurve) di sekitar area jembatan. Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut agenda Video Conference (Vicon) mendatang terkait mekanisme pembangunan tersebut.

Kepala Desa Tulung Balak, Bapak Hendra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI-AD, khususnya Koramil 412-10/TJR, atas inisiatif pembangunan ini.

“Masyarakat sangat mendambakan jembatan yang kokoh. Kehadiran Bapak Danramil dan anggota hari ini memberikan kepastian bagi warga bahwa harapan kami untuk memiliki jembatan baru akan segera terwujud,” ungkap Hendra.

Dengan transparansi dan koordinasi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi simbol sinergi TNI-AD dalam membangun infrastruktur sampai ke pelosok negeri yang ada di Kabupaten Lampung Utara. Semoga harapan ini dapat segera terwujud. sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

LAMPUNG UTARA, (HD) – Semangat gotong royong kembali membara di lingkungan desa sawojajar kec. kotabumi utara dan desa karang rejo 1 kec. sungkai selatan kab. lampung utara. Aksi Kerja bakti gotong royong kali ini, fokus pada pemasangan tenda persiapan rencana pembangunan ulang Jembatan di wilayah itu, Minggu pagi (29/03/2026) pukul 09.30 WIB.

Personel babinsa koramil 412-02/sungkai selatan, koptu adi apriyanto bersama warga kompak gotong royong dalam aksi yang meliputi pendirian tenda utama di lokasi. Fasilitas tenda ini disiapkan khusus untuk mendukung agenda Virtual Conference (Vicon) mendatang, yang akan dihadiri oleh Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf Roni Faturohman bersama unsur forkopimda, forkopincam, forkopimdes dan pemangku kepentingan lainnya.

Rencana proyeksi pembangunan ulang infrastruktur Jembatan yang diinisiasi TNI-AD agar mobilitas keamanan dapat terhubung dengan baik dan lancar.

Kami ingin memastikan semua persiapan teknis di lapangan dapat berjalan lancar, termasuk sarana komunikasi digital untuk Vicon nanti, tanpa kendala berarti, demi kelancaran proyeksi jembatan baru, ” ujar Koptu Adi Apriyanto di sela-sela kegiatan.

Antusiasme warga terlihat tinggi dalam membantu jalannya kerja bakti, mengingat jembatan lama, yang sudah termakan usia perlu mendapat perhatian serius untuk mempermudah akses transportasi antar desa yang aman. sehingga dapat meningkatkan mobilitas roda perekonomian antar-kecamatan di Kabupaten Lampung Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ibu Desy (Sekretaris Desa Karang Rejo I), Koptu Adi Apriyanto (Babinsa Koramil 412-02/SS), Aparatur Desa (Kaur dan Kasi Pemerintahan), Masyarakat Desa Karang Rejo 1.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Personel Polsek Abung Selatan bersama Unit Laka Sat Lantas Polres Lampung Utara melakukan tindakan pertama tempat kejadian perkara (TPTKP) dan evakuasi terhadap peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatra, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Senin (30/3/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan truk Fuso bernomor polisi BE 8162 AUC dengan mobil sedan Toyota Vios bernomor polisi B 1127 WRD.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh personel piket sekitar pukul 08.00 WIB. Tak lama kemudian, petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Abung Selatan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara serta pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan, mengingat posisi kendaraan truk sempat melintang di badan jalan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, personel Unit Laka Sat Lantas Polres Lampung Utara tiba di lokasi untuk melaksanakan olah TKP dan penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kehadiran petugas di lokasi merupakan bentuk respon cepat kepolisian dalam menangani setiap kejadian di wilayah hukum Polres Lampung Utara.

“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat. Personel langsung melakukan pengamanan TKP serta pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang,” ujar IPTU Herawati.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan saat berkendara, terutama di jalur lintas yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi,” tambahnya.

(Rizky A Sony)