Tanggamus, HD – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus berhasil menangkap empat orang di Dusun Bandongan Pekon Talang Padang Kecamatan Talang Padang atas dugaan peredaran Narkotika jenis sabu.

Keempat tersangka diantaranya Andi Pramudito alias Grindil (38), Widi Eprindo (48), Febri Baruna (31) warga Pekon Talang Padang dan Saifi alias Cepi (42) warga Pekon Talang Raman, Talang Padang.

Dari penangkapan tersebut terungkap, Andi Pramudito alias Grindil merupakan diduga pengedar sabu kepada 3 pelaku lainnya dan diantara 3 pelaku juga terdapat pelaku yang menggunakan sabu secara bersama-sama.

Kasat Resnarkoba Polres Tanggamus, AKP Iwan Ricad, S.H., mengungkapkan, keempat pelaku ditangkap pada Selasa tanggal 30 Januari 2024, sekira pukul 03.30 WIB di wilayah Talang Padang.

“Keempatnya ditangkap tanpa perlawanan di 4 TKP berbeda, termasuk dalam pengembangan kasus,” kata AKP Iwan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si., Rabu 31 Januari 2024.

AKP Iwan Ricad menjelaskan, penangkapan bermula pihaknya mendapatkan informasi masyarakat di sebuah rumah di Pekon Talang Padang sering digunakan untuk transaksi Narkoba.

Penangkapan perdana dimulai dari tersangka Widi Aprindo dan dilakukan penggeledahan di temukan barang bukti Narkotika berupa 3 (tiga) buah plastik klip sisa pakai dan 1 (satu) buah alat hisap sabu/bong.

Pengakuan tersangka Widi Aprindo bahwa sebelumnya telah mendapat sabu-sabu dari tersangka Andi alias GRINDIL seharga Rp350 ribu dan sabu tersebut digunakan bersama tersangka Febri.

Atas pengakuan itu, pihaknya memburu tersangka Febri dan ia mengakui menggunakan sabu bersama dengan tersangka Widi menggunakan alat hisap sabu yang ditemukan di rumah Widi.

Saat penggeledahan di rumah Febri Baruna, turut diamankan barang bukti yang berhasil disita berupa plastik klip bekas pakai, pipa kaca/pirek bekas pakai, 2 pipet, alat hisap sabu/bong dan Handphone.

Tak berhenti disana, petugas melanjutkan pengembangan sehingga berhasil ditangkap diduga pengedar sabu bernama Andi Pramudito alias Grindil sedang bersama Saifi alias Cepi.

“Setelah itu dilakukan penggeledahan terhadap tersangka Andi dan Saifi berupa plastik klip berisi sabu dengan berat brutto 3.72 gram, 2 bundel plastik klip, plastik klip kosong, 2 pipet, uang sejumlah Rp500 ribu dan 2 unit Handphone serta 2 KTP dan plastik klip berisi sabu di dalam dompet kecil,” jelasnya.

Kasat mengungkapkan, dugaan sementara peran masing-masing pelaku diantaraya dua pembeli dan pengedar dan pihaknya terus melakukan pengembangan kasus tersebut.

“Kami terus melakukan pengembangan terhadap penyedia sabu diatas Andi, namun diduga pelaku tidak berada dikediaman, sehingga terus dilakukan pengejaran,” ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat pasal 112, 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. “Ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya. (Tomi)

Lampung, HD – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil melakukan Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu Seberat 38,19 Kilogram periode bulan Januari 2024.

Bertempat di Gedung Seba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika melaksanakan Confrence Pers. Rabu 31/1/24.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy menjelaskan, Bahwa pengungkapan Narkotika sebanyak 38,19 Kg tersebut merupakan hasil penangkapan di 4 (empat) lokasi yaitu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Toko Indomaret yang berada di Bakauheni, Perumahan Happy Hills Lampung Selatan dan wilayah Kotamadya Jakarta Timur.

“Kronologis kejadian pada minggu 14 januari 2024 sekira pukul 20.30 wib, saat tim seaport intredition melakukan pemeriksaan di dalam bus Putra Pelangi, berhasil mengamankan 1 (satu) orang an. AM (30) diduga membawa shabu sebanyak sebungkus dalam kantong kuning berikut handphone dengan tujuan Merak untuk mengambil mobil yang berisikan shabu” Kata Kapolda

Atas kejadian tersebut petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap 2 (dua) orang lagi yakni AB (27) dan MY (26) ditemukan shabu sebanyak 28 (dua puluh lapan) bungkus dan 24 (dua puluh empat) teh china dan 8 (delapan) bungkus plastik alumunium foil serta 1 (satu) timbangan digital di dalam kendaraan Toyota Avanza Veloz Hitam Nopol B 1548 HKB.

“Pada jum’at 19 Januari 2024 petugas berhasil mengamankan AI (22) di rumah kontrakan perum BTN 3 Sukarame, Bandar Lampung yang bertugas sebagai pengintai (Sweeper) untuk meloloskan narkotika di Pelabuhan Bakauheni” ujarnya

Petugas juga berhasil mengamkan EN yang merupakan sebagai kurir dan pengintai pada sabtu 20 januari 2024 di perumahan Happy Hills Tanjung Bintang.

“Puncaknya petugas berhasil mengamankan 3 (tiga) orang tersangka yakni RY (33), SA (26) dan MH (30) di wilayah Kotamadya Jakarta Timur, mereka bertugas sebagai perekrut kurir. Saat ini masih akan dilakukan pengembangan lebih lanjut kepada para tersangka” Tutupnya

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 60 (Enam Puluh) bungkus narkotika jenis shabu seberat 38,19 KG, 1 (Satu) unit MITSUBHISI Pajero Sport warna hitam nopol B 1701 SZW, 1 (Satu) unit TOYOTA Veloz warna hitam nopol B 1548 HKB, 1 (Satu) unit TOYOTA Agya warna hitam nopol BG 1184 EP, 1 (Satu) Unit HONDA Brio warna hitam nopol BE 1560 XX, 1 (Satu) unit MAZDA 2 warna hitam nopol BE 1402 CO.

Dari jumlah barang bukti tersebut maka jiwa yang berhasil diselamatkan sebanyak kurang lebih 152.722 jiwa dengan nilai ekonomis Rp. 39.000.000.000.- (Tiga Puluh Sembilan Milyar)

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal berlapis Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati.

(Red)

Lampung Utara, HD – Untuk memastikan kegiatan kampanye dari salah satu calon wakil presiden 2024 nomor urut 3 yang di selenggarakan di Stadion Sukung Kotabumi berjalan aman dan lancar, Polres Lampung Utara menerjunkan sebanyak 335 personel gabungan Polres Lampung Utara, TNI, BKO Polda Lampung dan Sat Pol PP untuk melakukan pengamanan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, tujuan dilaksanakannya pengamanan guna untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama kampanye politik berlangsung berjalan dengan aman damai dan tidak ada gangguan baik tindakan kekerasan atau ancaman dari orang yang tidak bertanggung jawab.

“Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan Kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam tahapan kampanye yang berlangsung,” ujar AKBP Teddy, Rabu (31/1/24).

Kapolres AKBP Teddy menekankan kami dari Polres Lampung Utara sudah tentunya bersikap netral dalam pemilu 2024, Tugas Kepolisian hanya melakukan pengamanan penyelenggarakan kegiatan kampanye tersebut dengan tujuan kegiatan berjalan aman, lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Selain itu tujuan pengamanan ini juga untuk menanggulangi potensi konflik. dengan kehadiran polisi diharapkan potensi konflik antar pendukung partai politik atau kelompok dapat diminimalisir dan mencegah eskalasi kekerasan antar simpatisan partai.

“Saya pastikan personil yang terlibat pengamanan kampanye profesionalisme dan memiliki kewaspadaan tinggi untuk memastikan kegiatan berjalannya dengan aman dan tertib,” katanya.

(Silvia/Rizky)

TANGGAMUS, HD – Polsek Wonosobo mengidentifikasi mayat laki-laki bernama Toran (82) di Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Penemuan terjadi di rumah almarhum yang sudah mengeluarkan bau menyengat, Selasa, 30 Januari 2024.

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus AKP Juniko, S.H., mengatakan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB saat saksi Rafli selaku aparatur pekon mencium bau tidak sedap, mirip bangkai, berasal dari rumah Toran.

“Warga sekitar ikut mencium bau tersebut dan melakukan pencarian, menemukan bahwa bau tersebut berasal dari dalam rumah almarhum yang terkunci,” kata AKP Juniko mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si.

Kapolsek menjelaskan, mayat almarhum Toran, yang diduga mengalami stroke, berada di dalam rumah, dan pintu terkunci dari dalam. Warga tidak bisa masuk, tapi informasi bau tersebut dikonfirmasi oleh istri almarhum, Kalsum, yang juga mengalami kondisi pikun.

“Warga memberitahu Aparat Pekon, yang kemudian menghubungi Anggota Polsek Wonosobo Polres Tanggamus. Kami mendatangi lokasi dan membuka kamar almarhum,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pihaknya selain mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang Police Line, meminta keterangan saksi-saksi dan melakukan evakuasi jenazah ke RS Batin Mangunang Kotaagung.

“Kejadian ini menunjukkan pentingnya kerjasama antara warga dan aparat untuk menanggapi situasi darurat tetangga sekitar guna menghindari kejadian serupa,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan keterangan pihak medis RSUD Batin Mangunang, korban sudah meninggal lebih dari 3 hari dan tidak ada tanda bekas kekerasan.

“Dari keterangan warga, diketahui almarhum tinggal bersama istrinya, Kalsum, yang juga mengalami kondisi pikun. Sehingga istrinya juga tidak mengetahui kondisi suaminya tersebut,” tandasnya.

Menurut Dokter Pemeriksa di RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Dokter Muhammad Ichsan Haida, pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan luar tidak menemukan tanda kekerasan yang berupa tanda-tanda adanya lebam merah kemerahan maupun lebam kebiru-biruan, dan almarhum diduga meninggal lebih dari 3 hari yang lalu.

“Kemungkinan besar mayat tersebut sudah meninggal tiga hari lebih. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni karena dia sakit sudah lama dengan riwayat stroke selama tiga tahunan,” kata Dokter Ihsan.

Menurut Ihsan bahwa berdasarkan keterangan polisi dan tetangga yang mengantar almarhum. Almarhum Toran di rumah hanya tinggal berdua dengan istrinya, tanpa adanya anak atau saudara yang dekat.

“Memang katanya di rumah berdua saja dengan istrinya saja usia diperkirakan 80 tahun, istrinya sendiri infonya kondisi pikun,” tandasnya.(TOMI)

Tulang Bawang Barat, HD- Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan, di Aula Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU). Senin (29/01/2024).

“Saya sampaikan bahwa persoalan mendesaklah yang menjadi prioritas. Kita jangan patah semangat hanya karena anggaran kita terbatas, lantas tidak mau bekerja,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba akan menampung seluruh usulan dari 9 kecamatan. Setiap kecamatan berbeda-beda permasalahan. M. Firsada menekankan, bahwa nanti formulasinya adalah prioritas mana yang paling mendesak.

M. Firsada menjelaskan, bahwa kegiatan Musrenbang tersebut dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari Tiyuh, Kecamatan, Kabupaten, bahkan Provinsi dan Pusat. Dan hal tersebut sudah diatur didalam perencanaan pembangunan daerah.

“Hari ini kita mengakumulasi seluruh usulan-usulan kecamatan untuk menjadi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tubaba.
Jika melihat usulannya, itu memang beragam. Ada yang dari sarana, infrastruktur, pelayanan maupun kesehatan,” katanya.

Menurutnya, beberapa hal yang menjadi pelajaran antara lain keterbatasan dana/ anggaran, dan ketergantungan dengan dana transfer pusat atau bagi hasil.

“Karena terbatas ini kita harus membuat prioritas, mana yang mendesak dan mana yang urgent. Untuk mengetahui apa yang menjadi prioritas, pemerintah sudah menetapkan mandatory spending atau belanja wajib. Belanja wajib yaitu berupa kesehatan, pendidikan, infrastruktur,” pungkasnya.

Di tahun 2024 sudah ada edaran dana Anggaran Dana Desa (ADD) akan digunakan untuk penanggulangan kemiskinan, stunting dan untuk kemajuan tiyuh masing-masing yang ada di Kabupaten Tubaba. Dan mulai tahun ini semua tiyuh mendapatkan dana ADD.

(Rizky A Sony)

TANGGAMUS, HD – Masyarakat Pekon Tangkit Serdang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus digegerkan penemuan bayi dalam kondisi hidup di area jalan di bekas kantor lama PTPN VII Afdeling 4 Kebon Way Lima, Jumat, 26 Januari 2024, sekitar pukul 11.40 WIB.

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus, Iptu Ori Wiryadi, S.H mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Zakaria, Kepala Pekon Tangkit Serdang, melaporkan penemuan bayi laki-laki tanpa identitas yang masih hidup.

“Setelah mendapat laporan itu, kami mendatangi lokasi kejadian dan diketahui awal mula bayi ditemukan Andryansyah (21), seorang petani warga Pekon Tangkit Serdang,” kata Iptu Ori Wiryadi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, S.H, S.I.K., M.Si, Senin, 29 Januari 2024.

Iptu Ori menjelaskan, kronologis kejadian bermula Andryansyah saat hendak mengambil air melihat sebuah bungkusan kantong plastik hitam di pinggir jalan.

Setelah mendekati bungkusan tersebut, ia menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibungkus dengan kain gendong bermotif batik warna coklat di dalam plastik hitam.

“Andryansyah segera membawa bayi tersebut ke rumah Kadus Implesmen Pekon Tangkit Serdang. Di tempat itu, Zakaria melaporkan kejadian ini ke Polsek Pugung untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Kapolsek mengungkapkan, barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian diantaranya satu buah plastik warna hitam, satu buah kain bermotif batik warna coklat, dan satu buah kain perlak warna kuning.

Ditambahkannya, Polsek Pugung Polres Tanggamus kini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan motif di balik penelantaran bayi tersebut.

Pihak kepolisian juga terus melakukan berbagai upaya untuk mengungkapkan kasus pembuangan bayi laki-laki tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan berkoordinasi dengan dinas terkait
.
Atas kejadian ini, dirinya berharap, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di Kabupaten Tanggamus dan meminta, agar masyarakat lebih peduli lagi terhadap lingkungan di sekitar.

“Saya juga meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang dapat melanggar hukum,” imbaunya.

Saat ini, kondisi bayi dalam keadaan sehat dan aktif, sementara masih di rawat oleh pihak Puskesmas Pugung, Tanggamus. (TOMI)

Lampung Utara,HD – Terkait rusaknya Jembatan Way Sabuk Jalan Lintas Tengah KM 131-132, Desa Bumi Nabung Kecamatan Abung Barat, Polres Lampung Utara memberikan himbauan melalui Satuan Lalu Lantas.

Kasat Lantas Iptu Joni Carter mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Raches, S.H., S.I.K., M.Si. menghimbau agar untuk sementara kendaraan berat dilarang melintas di Jembatan Way Sabuk KM 131-132, Desa Bumi Nabung Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara.

Pasalnya menurut Kasat Iptu Joni Carter jembatan mengalami kerusakan disebelah kanan kalau dari arah kotabumi, ada lubang dengan dilebar 30 cm dan panjang 50 cm disisi kanan jembatan.

“Kondisi jembatan sangat berbahaya untuk dilintasi kendaraan bermuatan berat, dihimbau agar masyarakat berhati hati saat melintasinya,” kata Kasat Lantas Iptu Joni Carter. Sabtu (27/1/2024).

Lebih lanjut Kasat Lantas, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait agar kerusak jembatan dapat segera di perbaiki.

“Sudah kita infokan ke dinas terkait untuk d Jembatan Way Sabuk Jalinteg Rusak Parah, Ini Himbauan Polres Lampung Utara itindaklanjuti, siang ini akan di pasang plat besi untuk menutup lubang tersebut,” ujar Iptu Joni Carter.

(Silvia/Sony)

Tanggamus, HD – Beredar informasi parkiran motor di SDN2 Talang Padang, Tanggamus dan menimpa 5 siswi, sehingga mereka harus dilarikan ke rumah sakit guna penanganan medis.

Saat kejadian, kelima siswi itu yang sedang berada di area parkiran. Bahkan seorang pelajar dikabarkan di rujuk ke RS Mitra Husada, Jum’at (26/01/2024) pagi.

Peristiwa itu terjadi pada saat pelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu kegiatan menanam tanaman apotik hidup seperti laos, jahe, kunyit dan serai.

Dan tanaman tersebut dibawa oleh masing-masing siswa/i SDN 2 Talang Padang.

Kelalaian guru dan kepala sekolah menyebabkan murid terluka, menjadi perhatian khusus, sebab guru tidak memperhatikan ketika murid-muridnya belajar tapi ditempatkan dibawah parkiran bobrok berbahan kayu, beratap asbes telah yang berdiri belasan tahun tanpa memperhatikan keselamatan.

“Kalo informasinya, parkiran motor itu sudah lama tidak digunakan sebagai parkir kendaraan. Ya kasian anak-anak. Saya rasa, Kepala sekolah dan dewan guru harus bertanggungjawab,” kata warga setempat kepada Media

Hingga saat ini terus dihimpun informasi para korban maupun keterangan dari pihak sekolah. Pihak berwenang harus mengambil tindakan sehingga kejadian serupa tidak terulang.

(TOMI)

TANGGAMUS, HD– Warga pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus digegerkan dengan temuan bayi di jalan area kantor perkebunan karet di PTPN VII Pekon setempat, Jumat 26 Januari 2024, siang.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan pertama kali oleh Andri selaku warga setempat, ketika dirinya hendak mengambil air di bangunan bekas kantor lama PTPN VII Apdeling 4 Kebun Way Lima, sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat melintas, Andri mencurigai sesuatu, ia melihat kantong plastik warna hitam dan mendekatinya sehinga melhat bayi tersebut dalam kondisi hidup di bungkus kain dengan tali ari-ari masih menempel di tubuhnya.

“Tadi saya temukan dalam kondisi telanjang. Kan ada plastik item tapi ada kainnya, saya kira itu plastik orang mencari kayu pas saya buka ternyata bayi, kagetlah saya,” kata Andri saat ditemui di kediamannya.

Ia melanjutkan setelah penemuan bayi tersebut, dirinya memanggil rekannya yang pulang bekerja dan memberitahukan adanya bayi. “Awalnya, temen saya enggak percaya, setelah melihat baru dia juga kaget,” tegasnya.

Andri menambahkan, setelah penemuan bayi tersebut dirinya kemudian melaporkan kepada Kakon Zakaria dan Kakon langsung melaporkan ke Polsek Pugung.

“Untuk saat ini, ari-ari bayi telah dikubur. Untuk kain dan plastik telah diserakan kepada polisi,” tandasnya.

Terpantau di lokasi, pihak kepolisian telah mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan bayi yang saat ini dirawat sementara oleh warga setempat bahkan warga memberikan susu botol kepada bayi tersebut.

Hingga saat ini, terus dihimpun informasi dari pihak kepolisian, sebab Polsek Pugung masih melakukan penyelidikan mendalam terkait bayi tersebut.

“Nanti kami informasikan ya, sekarang masih proses penyelidikan,” kata Kapolsek Pugung, Iptu Ori Wiryadi.

Pada tahun lalu, warga Pekon Rantau Tijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Lampung, juga digegerkan penemuan bayi laki-laki di depan teras rumahnya, bayi itu ditemukan dalam kondisi tengah menangis.

Lisnawati yang mendengar tangisan itu langsung mendekat dan memanggil suaminya ke lokasi Bayi itu kemudian dievakuasi kerumahnya, Senin 17 Januari 2024, sekitar pukul 03.30 WIB.

Saat ditemukan, bayi yang terbungkus dalam kain tersebut lengkap dengan peralatanya, yang di bungkus dengan tas berwarna hitam dan di dalam tas tersebut ditemukan sebuah tulisan “Ahsa Marenza Delvin Al-Khawarizmi, Kamis 13 April 2023, 22 Ramadhan 1444 H 09.15″. (TOMI)

 

Lampung Utara, HD- Komisi Pemilihan Kabupaten (KPU) Lampung Utara melalui.  Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tanjung Aman menggelar Bimbingan Tehnis (Bimtek) kepada Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kegiatan bimtek tersebut berlangsung di aula Kelurahan setempat. Jumat (26/1/2024) pukul 09.00 Wib.

Hadir dalam bimtek tersebut, Anggota PPK Kecamatan Kotabumi Selatan, Ridho Wahyudi, Spd, PPS Kelurahan Tanjung Aman, dan segenap Anggota KPPS Kelurahan Tanjung aman.

Sebanyak 252 Anggota KPPS yang telah dilantik Kamis 25 Januari 2024 kemarin, mendapatkan pembekalan Bimtek oleh PPS terkait tata cara penulisan dalam penghitungan suara (Tungsura) dan penggunaan Aplikasi Sirekap oleh anggota KPPS.

Dalam sambutannya, Ketua PPS Kelurahan Tanjung aman,Anton menyampaikan, agar didalam Bimtek tersebut yang terpenting adalah fokus didalam menerima materi dan pengarahan baik dari PPK maupun PPS Divisi SDM.

Hal ini sangatlah penting agar semua materi yang disampaikan oleh PPK maupun PPS bisa diterima dan diserap dengan baik oleh anggota KPPS.”ujar Ketua PPS.

Karena didalam bimtek ini, sambung Ketua PPS, kita sama sama belajar dan belajar bersama sama , bukan bearti PPK dan PPS merasa pinter bukan, mari kita saling berbagi ilmu, bilamana ada pertanyaan nanti silahkan disampaikan kepada PPS.

Kita rileks saja agar materi bimtek yang disampaikan oleh pemateri baik dari PPK dan PPS bisa diterima dengan baik.” kata Ketua PPS.

Perlu di ketahui PPS Kelurahan Tanjung Aman membimtek 252 KPPS dari 36 TPS yang dibagi menjadi dua hari, Hari pertama dari TPS 01 sampai TPS 18 mengikuti bimtek hari Jumat 26/1/2024 pukul 09.00 Wib.

Sementara dari TPS 19 sampai TPS 36 akan mengikuti bimtek hari kedua Sabtu 27/1/2024 pukul 09.00 Wib.

Didalam bimtek ini akan dilakukan simulasi terkait tata cara penulisan C hasil Penghitungan suara (Tungsura) dan tata cara pengisian diaplikasi Sirekab Pemilu 2024.

(Silvia/Sony)