hariandiksi.com

Lampung Utara, (HD)  – Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara salurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang tertimpa bencana alam angin puting beliung yang terjadi di Desa Negara Tulang Bawang Kecamatan Bunga mayang Kabupaten setempat. Kamis (15/1/2026)

Penyerahan bansos kepada korban bencana alam angin puting beliung ini disaksikan langsung oleh Camat Bunga Mayang , Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Kepala Desa dan, perangkat desa ,TKSK dan Pendamping Desa, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Kadis Sosial Lampung Utara mewakili Pemerintah Daerah setempat, menyampaikan, dirinya mewakili Bupati Hi.Hamartoni Ahadis dan Wakil Bupati Romli untuk menyerahkan bantuan ini kepada masyarakat yang tertimpa bencana alam angin puting beliung yang terjadi di Desa Negara Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang.

” Semoga Bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa bencana alam, dengan harapan semoga bencana ini adalah yang terakhir yang terjadi di desa Negara Tulang Bawang ini.”kata Imam.

Dalam kesempatan itu, Imam Hanafi juga minta doa kepada masyarakat Negara Tulang Bawang untuk selalu mendoakan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara agar selalu dijauhkan dari marabahaya serta diberikan kesehatan sehingga kedua Pemimpin ini bisa menjalankan amanahnya dengan baik.

” Doakan Pak Bupati Hi Hamartoni Ahadis dan Wakil Bupati Romli, agar selalu di berikan kesehatan dan dijauhkan dari marabahaya.”ujar Imam.

Dalam suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan, Hi Imam Hanafi menyampaikan. Sesuai Instruksi Pak Gubernur Lampung , Rahmad Mirjani Jausal (RMD).agar setiap Hari Kamis seluruh Pemerintah Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib menggunakan dialog Bahasa Lampung, ini dilakukan guna melestarikan budaya Lampung salah satunya dengan Berbahasa Lampung.” Pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, (HD) – Prosesi Pengambilan Sumpah Dan Pengukuhan Dilaksanakan Secara Khidmat Berdasarkan Surat Keputusan Peratin Sumber Agung Nomor 001 Tahun 2026, Dipimpin Langsung Oleh Peratin Sumber Agung, Zaili, S.Pd. Yang Bertempat Di Sekretariat Balai Pekon Sumber Agung Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat, Pada Kamis, (15/01/2026).

Turut Hadir Kaur, Kasi Dan Seluruh Pemangku, Tokoh Masyarakat, Serta Pkk Se-Pekon Sumber Agung.

Adapun Daftar Perangkat Pekon Sumber Agung Yang Telah Diambil Sumpah Dan Dikukuhkan Oleh Peratin Sumber Agung Diantaranya:

1. Suma Warti sebagai Sekdes Sumber Agung.

2. Ferdian Sumba, S.H. sebagai Kasi Pemerintahan Sumber Agung.

3. Joni Dores sebagai Kasi Kesejahteraan Sumber Agung.

4. Basirun sebagai Kasi Pelayanan Sumber Agung.

5. Wayan Sri Rohayu, S.Kom. sebagai Kaur Keuangan Sumber Agung.

6. Indah Pustika sebagai Kaur Tata Usaha Dan Umum Sumber Agung.

7. Ari Julita Gustina sebagai Kaur Perencanaan Sumber Agung.

8. Wayan Aredya Sentane sebagai Pemangku Kayu Negekhi.

9. Beti Aryani, S.Sos. sebagai Pemangku Way Pekhunan.

10. Mat Biznur sebagai Pemangku Penyimbang.

11. Iswadi sebagai Pemangku Pekan Jemahat.

12. Irwansyah sebagai Pemangku Pekhunan Lam.

13. Mardiana sebagai Pemangku Kayu Khatu.

14. Hepni Rahman sebagai Pemangku Paya Makhga.

15. Komang Putra Sudame Yase sebagai Pemangku Way Ngambokh.

Dalam Sambutannya, Peratin Sumber Agung, Zaili, S.Pd. Menegaskan Bahwa Pelantikan Ini Bukan Sekadar Prosesi Seremonial, Tetapi Menjadi Awal Dari Amanah Besar Yang Harus Dijalankan Dengan Penuh Kesungguhan Serta Rasa Tanggung Jawab.

“Suasana Hari Ini Mengingatkan Kita Bahwa Waktu Terus Berjalan Dan Setiap Jabatan Memiliki Batas. Karena Itu Saya Mengajak Seluruh Perangkat Pekon Untuk Bekerja Dengan Hati, Menjaga Amanah, Dan Menjadikan Jabatan Bukan Sekadar Kedudukan,” Ungkapnya.

‘’Peratin Sumber Agung Juga Menyampaikan Harapan Agar Perangkat Pekon Yang Baru Diambil Sumpah Dan Dikukuhkan Dapat Segera Menyesuaikan Diri Dengan Tugas Dan Tanggung Jawabnya Serta Mampu Bekerja Secara Profesional, Jujur, Dan Penuh Tanggung Jawab Dalam Melayani Masyarakat. Khususnya Dalam Mendukung Kelancaran Penyelenggaraan Pemerintahan Pekon Serta Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat, Dan Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berlaku Serta Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat,” tutupnya.

(Red/AYR)

Lampung Utara, (HD) – Sejumlah warga di Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, mendatangi pabrik daur ulang kertas kardus milik PT Pula Pulpindo Mantab, karena disanyir limbah pabrik mencemari aliran sungai Way Sungkai, kecamatan setempat.

Warga mengaku geram karena dugaan air limbah yang dibuang ke sungai tersebut sudah berlangsung lama dan terkesan diabaikan.

Mereka mengancam akan menutup paksa aliran limbah jika keluhan mereka tidak ditanggapi.

Mulyadi, salah seorang warga mengaku akibat tercemarnya air sungai, berdampak pada penghasilan para nelayan tradisional di kecamatan tersebut. Sebab mereka kesulitan memperoleh ikan berukuran besar yang kerap mereka jual atau dikonsumsi sendiri.

Tak hanya itu, air sungai juga berdampak bagi kesehatan warga. Banyak dari mereka merasa gatal di kulit akibat menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

“Air sungai jadi kotor dan bau. Warga yang mencari nafkah disungai ini menjadi terganggu aktifitasnya,” ujar Mulyadi saat ditemui dilokasi pabrik, Selasa (14/1/2025).

Menurutnya, pihak perusahan terkesan abai dengan kondisi tersebut. Itu dilihat dari tidak adanya penampungan atau pengolahan limbah sesuai dengan standar, sehingga limbah yang dikeluarkan masih berwarna hitam dengan aroma tidak sedap.

Warga sejatinya tidak mempersoalkan keberadaan pabrik jika pengolahan limbah sesuai standar.

“Kami tidak melarang pabrik ini giling (beroperasi) tapi kalau masih seperti ini, kami akan tutup limbah itu,” jelasnya.

Sementara itu, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Utara, Istohadi menjelaskan secara kasat mata memang pembuangan air dari pabrik berwarna keruh bahkan kehitaman. Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah itu berbahaya atau tidak.

“Awalnya kami mendapat laporan dari warga terkait limbah pabrik ini. Memang secara kasat mata, air pembuangan dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berwarna hitam agak keruh. tapi kita belum bisa memprediksikan apakah itu berbahaya atau tidaknya. Nanti uji Laboratorium yang menentukan,” terangnya.

Mereka akan meminta pihak perusahaan untuk menghadirkan tim penguji laboratorium untuk menguji bersama masyarakat secara langsung.

Toni Sawang selaku Faktory manager, PT PPM membantah jika limbah pabrik telah mencemari sungai.

Menurut dia, pihaknya akan mengikuti proses pembuktian yang telah ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Lampung Utara.

“Nanti dibuktikan saja, proses pengolahan semua sudah kita lihat, sambil ditelusuri saja. Nanti di bantu dari DLH untuk hasil pengujian lab. Yang pasti proses nya sudah lihat ada 8 sampai 10 kolam,” jelas Toni.

(Sony/tin7)

Lampung Utara, (HD) – Kepala dinas kesehatan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Angkat bicara terkait adanya dugaan Malpraktik saat pasien melahirkan menggunting salah satu jari bayi hingga terpotong, yang di lakukan oknum bidan di kecamatan Abung Tinggi, berinisial (M).

Terlihat Suami Bilal dan istri Subaah terlihat sangat troma atas kejadian yang sudah terjadi pada tanggal 7 Januari 2026 yang lalu di rumah praktek bidan desa Rengas kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara.

Saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp Kepala  dinas kesehatan kabupaten Lampung Utara dr. Maya Natalia Manan saya sudah komunikasi kasi kepada dan Kepala puskesmas sudah  lapor dan sdh memberikan kronologisnya, tim dinkes akan turun untuk menanyakan langsung kepada bidan yang bersangkutan  serta keluarga pasien, kami berharap ada mediasi.

dr. Maya juga menekankan kami akan vel lagi dan tidak sembarangan berikan keputusan tidak se instan itu, nanti tim dinkes akan investigasi, jika terbukti nakes nya tentu ada sanksi nya. Pungkasnya.

Sementara awak media sampai saat ini  pihak bidan berinisal M belum memberikan keterangan yang sebenarnya sampai saat ini.

(Rizky A Sony)

 

JAKARTA (HD) – Tiga wali kota dan tujuh bupati berhasil mempertahankan proposalnya masing-masing di depan Dewan Juri Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat (9/1/2026). Tiga bupati diantaranya, presentasi melalui daring, karena pada saat itu yag bersangkutan tidak bisa meninggalkan daerahnya, karena harus memakamkan jenazah orang tuanya, kegiatan terkait penanganan bencana alam Sumatra, dan acara adat. Selasa (13/1/2026)

“Mereka berhak menerima Trofi Abyakta pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Banten, 9 Februari 2026 mendatang,” tutur Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono.

Penerima trofi Abyakta yang lain, adalah tiga wartawan senior dengan komunitasnya, yakni Rahmi Hidayati (mantan wartawan Bisnis Indonesia) dengan komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Seno Joko Suyono (mantan wartawan Tempo) dengan komunitas Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF), dan Nenri Nurcahyo (mantan wartawan Surabaya Post) dengan komunitas Panji.

AK-PWI Pusat 2026 ini, menambah satu kategori baru yakni wartawan dengan komunitasnya. Sebelumnya hanya kategori kepala daerah (bupati/wali kota). Hal itu, telah berlangsung sejak pertama kali pada HPN 2016 di Lombok, NTB; berlanjut empat kali, yakni pada HPN 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan; HPN 2021 di Ancol, Jakarta; HPN 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara; dan HPN 2023 di Medan, Sumatera Utara.

Yusuf Susilo Hartono menjelaskan, Wali Kota Malang, Jawa Timur Wahyu Hidayat mengangkat Malang sebagai kota kreatif sejajar dengan 59 kota di dunia versi UNESCO. Bupati Temanggung, Jawa Tengah Agus Setyawan, mengangkat kiprah kesenian Kuda Lumping Temanggung yang berusaha menembus kancah internasional.

Wali Kota Mataram, NTB, H. Mohan Roliskana mengangkat landmark dan inspirasi baru Gerbang Sangkareang. Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur H. Andi Harun, mengangkat sarung tenun, dari wastra lokal menuju pusaka nasional. Bupati Manggarai, NTT, Heribertus Geradus Laju Nabit menampilkan program revitalisasi Mbaru Gendang (rumah adat) atas gorong royong pemerintah dan masyarakat lokal.

Bupati Blora, Jawa Tengah H. Arief Rohman, mengangkat aktualiasi ajaran Samin sebagai spirit pembangunan Blora yang berkelanjutan. Bupati Lampung Utara, Lampung, Hamartoni Ahadis menampilkan tarian tradisi Cangget Bakha, sebagai sarana pertemuan muda-mudi di bawah bulan purnama.

Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Hj.Maya Hasmita, mengangkat Gema Sahabat (Gerakan Empati Masyarakarat) sebagai penguatan karakter dan budaya sejak dini. Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, H. John Kenedy Azis mengangkat revitalisasi beberapa tradisi religius dalam wajah baru Maulik Gadang. Dan Bupati Manokwari Hermus Indou menjadikan Festival Teluk Doreh sebagai penguatan harmoni sosial dan toleransi, yang amat diperlukan Papua.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur. Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga dan lahan pekarangan mengalami kerusakan.
Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Bupati Lampung Utara secara langsung menyerahkan paket bantuan kepada warga terdampak, pada Senin, 12 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Gunaido Uthama, S.IP., M.H., Kepala Dinas Sosial Imam Hanafi, M.Pd.I., serta Camat Abung Timur.

Penyaluran bantuan ini merupakan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Penyerahan bantuan dilaksanakan langsung di Desa Papan Rejo dalam suasana penuh empati dan kebersamaan. Paket bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan sandang, pangan, serta material dasar guna membantu perbaikan kerusakan ringan pada rumah warga.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh aparat desa dan perwakilan perangkat daerah terkait. Bupati Lampung Utara juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan serta kondisi di lapangan. Bupati menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi dan menegaskan bahwa penanganan pascabencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Pemulihan pascabencana harus segera dilakukan, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kondisi lingkungan,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati menginstruksikan kepada perangkat daerah terkait untuk melakukan pendataan lanjutan secara menyeluruh, agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami warga.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam membantu proses pemulihan, serta mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

(Rizky A Sony)

Lampung, (HD) – Musyawarah Cabang (Muscab) dan Pelantikan Asosasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) di propinsi Lampung menjadi momentum penting bagi Rental Indonesia untuk mengukuhkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif berbasis event serta mendorong industri event support yang profesional, aman, dan berkelanjutan.

Musyawarah Cabang dan Pelantikan ARMI Propinsi Lampung ini di adakan Huhah Cafe Resto Natar Lampung Selatan, Senin, (12/1/2026)

Ketua DPD ARMI FRANS ARDIANSAH langsung melantik 3 pengurus cabang AEMI Priode 2026-2029 NICCO PRAYOGA di Lantik menjadi Ketua DPC Bandarlampung, AJI SENO Ketua DPC Kabupaten Lampung Selatan, dan NIZAR ANDIKA RYACUDU ketua DPC kabupaten Lampung Utara.

Frans Hardiansyah mengatakan Armi adalah Asosiasi Rental Mobil Indonesia yang Tujuannya adalah sebagai wadah untuk berbagi aspirasi, mengembangkan jaringan, meningkatkan kualitas anggota, membangun standar bisnis, serta saling membantu mengatasi risiko seperti kejahatan dan modus penipuan konsumen.

Selain itu ARMI ini juga membantu Menghimpun pengusaha rental mobil untuk bersatu dan bersama-sama memajukan industri. Membangun jaringan luas antar anggota untuk ketersediaan armada dan saling membantu. Pungkasnya

Musyawarah Cabang Dan Pentikannya Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) dihadiri oleh Ketua ARMI Umum Anton S.Junaidi, Ketua DPD FRANS ARDIANSAH, Ketua DPC Bandarlampung Nicco Prayoga, dan beberapa ketua DPC Kabupaten di propinsi Lampung, serta Belasan Support dari pengusaha Rental di beberapa wilayah.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi mengikuti kegiatan Apel Bersama Awal Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan secara daring (online) pada Senin, 12 Januari 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Kotabumi. Senin (12/1/2025)

Apel bersama tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., dan diikuti oleh Pejabat Struktural Eselon IV dan V, seluruh pegawai, serta peserta magang di lingkungan Lapas Kelas IIA Kotabumi.

Kegiatan apel bersama ini dilaksanakan sebagai sarana penyampaian arahan dan penguatan komitmen seluruh jajaran dalam mengawali pelaksanaan tugas dan fungsi pada tahun 2026. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya peningkatan integritas, profesionalisme, serta sinergi antarunit kerja guna mendukung pelaksanaan program strategis di bidang hukum, hak asasi manusia, keimigrasian, dan pemasyarakatan.

Seluruh peserta apel mengikuti kegiatan dengan tertib dan khidmat hingga selesai. Melalui apel bersama awal tahun ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kotabumi dapat semakin solid, berkomitmen, dan siap melaksanakan tugas secara optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Bidan Berinisal M di Lampung Utara di duga Melakukan Malpraktik pada pasien melahirkan hingga salah satu jari tangan kiri bayi tersebut tergunting hingga putus. Jumat (9/1/2026)

Menurut Bapak bayi tersebut yang berinisial LaL, berawal dari Kebahagiaan saya menjadi kesedihan yang sangat terpukul, setelah anak saya di lahirkan di bidan inisial M.

Oplus_131072

Berawal tanggal 7 Januari 2026 istri saya hendak melahirkan di bidan inisial M di desa Rengas, kecamatan Abung Tinggi, Alhamdulillah selamat dan sehat anak dan istri saya. Akan tetapi setelah bayi lahir melihat darah pada leher bayi tetapi ternyata setelah dibuka bedong sang bayi terlihat disalah satu jari tangan sebelah kiri terputus, yang di duga  pada saat bayi akan keluar, terkena gunting. Ujarnya  LAL

Saya panik, kecewa, dan lemas saat mengetahui anak perempuan saya yang baru lahir ini tidak ada pangkal jari tengah di lengan sebelah kirinya, sampai saya tidak tega lihat nya, hingga bayi saya langsung di bawa ke RS. Medika bukit kemuning. ujarnya

Mirisnya lagi bidan tersebut tidak mengetahuinya jika bayi saya tersebut jarinya ter gunting saat hendak membantu penanganan pasca persalinan, karna Saat di cari potongan jari bayi saya tersebut Ternyata ditemukan di tempat sampah medis kemudian potongan jari tersebut saya bawa pulang. Ujarnya.

Sampai saat ini saya tidak tau harus  bagaimana dengan kondisi anak saya sampai cacat sepertinya ini akibat salah gunting oleh oknum bidan tersebut, saya cuma berharap  mendapatkan keadilan. Pungkasnya.

(Red/tim)

Jakarta, (HD)  – Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., memaparkan kekayaan budaya daerah berupa kesenian tradisional Cangget Bakha pada ajang Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026, yang digelar di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Utara Gunaido Uthama, S.IP., M.H., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Perdana Putra, S.E., M.M., perwakilan Dewan Kesenian Lampung Utara, serta Ketua PWI Provinsi Lampung, Ketua PWI Lampung Utara, dan jajaran.

Pada sesi presentasi, Bupati Hamartoni Ahadis menjelaskan bahwa Cangget Bakha merupakan salah satu kesenian tradisional khas Lampung Utara yang memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat, serta berfungsi sebagai media ekspresi sosial dan identitas budaya masyarakat setempat. Kesenian ini dinilai masih terjaga keasliannya dan terus diwariskan secara turun-temurun.

Cangget Bakha sendiri tercatat sebagai nominator penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026, karena dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah. Kesenian ini memadukan unsur tari, musik, busana adat, serta narasi budaya yang dapat dikemas secara adaptif dan inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.

Proses penjurian berlangsung di hadapan dewan juri yang terdiri dari unsur PWI Pusat, akademisi, serta praktisi budaya nasional. Dalam pemaparannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam pelestarian budaya melalui pembinaan sanggar seni, pendokumentasian budaya daerah, hingga upaya regenerasi pelaku seni agar kesenian tradisional tetap relevan dan diminati oleh generasi muda.

“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga memastikan nilai-nilai budaya tersebut hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan budaya sebagai identitas sekaligus kekuatan pembangunan daerah,” tegas Bupati Hamartoni Ahadis.

Melalui partisipasi dalam Anugerah Kebudayaan PWI Pusat ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap promosi budaya daerah dapat menjangkau tingkat nasional, sekaligus memperkuat citra Lampung Utara sebagai daerah yang konsisten menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya serta kearifan lokal.

(Silvia/red)